Tag: US Navy

Drone Tanker MQ-25A Stingray Sukses Uji Air Refueling dengan E-2D Advanced Hawkeye

Naval Air Systems Command (NAVAIR) dan Boeing membuat kemajuan pesat dalam waktu yang relatif singkat. Setelah 4 Juni lalu berhasil melakukan uji coba pengisian bahan bakar di udara (air refueling) kepada jet tempur F/A-18F Super Hornet, kini kabar terbaru menyebutkan, bahwa drone tanker MQ-25A Stingray berhasil melakukan uji air refueling perdana pada pesawat intai – Airborne Early Warning and Control (AEW&C) E-2D Advanced Hawkeye. (more…)

Kapal Induk USS Gerald R. Ford Jalani Uji Efek Ledakan Setara Gempa 3,9 Skala Richter

Pengujian yang satu ini rasanya tidak sembarang bisa dilakukan oleh setiap negara kala mempersiapkan kehadiran kapal perang barunya. Persisnya uji yang dimaksud adalah shock trial, alias pengujian untuk mengukur imbas akibat efek ledakan pada struktur kapal. Pada 18 Juni 2021, kapal induk nuklir USS Gerald R. Ford (CVN-78) telah merampungkan sesi pertama Full Ship Shock Trials yang dilakukan 100 mil dari Lapas Pantai Florida. (more…)

F-5N “Aggressor” – Bukti Kecintaan Amerika Serikat pada Keluarga F-5 Tiger

Selain Brasil, Thailand, Korea Selatan dam Taiwan, Amerika Serikat ternyata masih gigih untuk mempertahankan operasional jet tempur legendaris F-5 Tiger. Tentunya bukan sebagai jet tempur utama, melainkan sampai saat ini keberadaan F-5 masih terus dipertahankan sebagai pesawat latih bagi Angkatan Laut dan Korps Marinir Amerika Serikat. Pesawat produksi Northrop Grumman ini pun mendapat tempat ‘abadi’ sebagai pesawat lawan (aggressor) dalam latihan tempur udara. (more…)

Dikerahkan dalam Misi SAR KRI Nanggala 402, Inilah Teknologi yang Digunakan P-8A Poseidon

Dalam misi SAR terhadap hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402 di Perairan Utara Bali, Amerika Serikat diwartakan akan memberikan bantuan, yaitu dengan mengirimkan pesawat intai maritim tercanggih di dunia, Boeing P-8A Poseidon. Punya kemampuan menjalankan misi anti kapal selam (AKS), kali ini dalam misi SAR, kemapuan AKS Poseidon akan dimanfaatkan untuk mencari keberadaan KRI Nanggala 402. (more…)

Setelah Insiden di Udara Mediterania, Kini Dua Kapal Perang AS dan Rusia Nyaris Bertabrakan di Laut Cina Timur

Hanya berselang 3 hari dari insiden intercept P-8A Poseidon AL AS oleh Sukhoi Su-35 Rusia di atas Laut Mediterania, hari Jumat (7/6/2019) ketegangan antara Washington dan Moskow kembali terjadi, kali ini mengambil lokasi di Laut Cina Timur, dua kapal perang AS dan Rusia dilaporkan nyaris bertabrakan. Insiden di perairan internasional ini melibatkan USS Chancellorsville (CG-62), yaitu kapal penjelajah Ticonderoga Class dengan kapal perusak Admiral Vinogradov (Udaloy Class). (more…)

Terbang Mengarah Ke Suriah, P-8A Poseidon AS ‘Terpaksa’ Di-intercept Sukhoi Su-35 Rusia

Entah mungkin karena sedang sepi promosi dan butuh sensasi, pada 4 Juni 2019 terjadi ketegangan di langit Laut Mediterania. Pangkal musababnya adalah sebuah pesawat intai maritim P-8A Poseidon yang beroperasi di bawah komando Armada ke-6 AL Amerika Serikat, di intercept oleh sebuah Sukhoi Su-35C Super Flanker. Tidak tanggung-tanggung, pencegatan dilaporkan hingga 3x dalam waktu 175 menit. Sontak insiden ini mendapat respon keras dari pihak AS, terutama Armada Ke-6 US Navy. Selain penuh provokasi di wilayah internasional, apa yang dilakukan Su-35 mengancam keselamatan penerbangan. (more…)

Flashing Light to Text Converter: Komunikasi Antar Kapal Perang Saat Jalankan “Radio Silent”

Betapa pun canggihnya perangkat komunikasi pada kapal perang modern, tapi mutlak tersedia sistem komunikasi khusus untuk kondisi darurat. Disebut darurat bila sistem komunikasi berbasis radio di kapal mengalami gangguan, bahkan jika sistem GPS (Global Positioning System) mengalami down, maka harus ada yang efektif difungsikan, paling tidak untuk komunikasi antar kapal perang dalam suatu formasi tempur. Merujuk ke kondisi yang disebutkan, maka solusinya mengarah pada peran lampu sinyal (signal lamp) yang mengirimkan kode morse antar kapal perang.

(more…)

USS Carl Vinson (CVN-70): Kian Eksis di Perairan Indonesia

Nama kapal induk USS Carl Vinson (CVN-70) dan jet tempur F/A-18 Hornet sepertinya kian lekat dalam ingatan orang Indonesia. Setelah indisen Bawean pada tahun 2003 yang melibatkan F-16 Skadron Udara 3 TNI AU, belum lama berselang pada 21 April lalu, pihak US Navy menerbitkan kabar bahwa sebuah jet tempur F/A-18E Super Hornet yang berbasis di kapal induk USS Carl Vinson jatuh di Laut Sulawesi, wilayah perbatasan antara Indonesia dan selatan Filipina. Pesawat kelompok Carrier Air Wing 2 ini jatuh saat melakukan pendekatan final sebelum mendarat di dek kapal induk tersebut. Pilot selamat setelah melontarkan diri (eject). (more…)