Tag: triple gun

Ssst… Ada Kanon Triple Gun di Kapal Patroli Milik PolAir

Kanon M-55 Triple Gun sejak dekade 60-an telah identik sebagai senjata hanud khas Korps Paskhas, bahkan saat peran Triple Gun telah digantikan oleh kanon CIWS Oerlikon Skyshield, nama Triple Gun yang legendaris masih saja lekat pada kenangan sejarah Korps Baret Jingga. Tapi ada yang cukup unik, nampak sosok yang diduga sebagai Triple Gun terpasang pada kapal patroli Sat Polair. (more…)

Oerlikon Skyshield 35mm: Perisai Reaksi Cepat Pangkalan Udara TNI AU

NBS C-RAM Proof of Concept (POC) im Januar 2008 in Karapinar, TŸrkei

Bila tak ada aral melintang, dijadwalkan pada tahun ini juga TNI AU, khususnya Korps Pasukan Khas (Paskhas) akan kedatangan alutsista anyar. Alutsista yang dimaksud adalah sistem senjata untuk pertahanan pangkalan udara (lanud). Setelah sebelumnya korps baret jingga ini menerima rudal MANPADS (man portable air defence system) QW-3 buatan Cina, maka sista yang segera hadir kali ini dari jenis kanon reaksi cepat, yaitu Oerlikon Skyshield laras tunggal kaliber 35 mm. (more…)

Oerlikon 20mm/70 MK4: Biar Lawas Tetap Jadi Andalan Satrol TNI AL

Setiap kapal perang keluaran terbaru umumnya sudah dibekali dengan update persenjataan yang juga terbilang anyar dipasaran. Ambil contoh korvet SIGMA TNI AL, hadir dengan sista rudal Exocet MM40, kanon super rapid OTO Melara, dan rudal Mistral Tetral. Tapi dalam pakem kebutuhan militer, apa saja bisa dikreasikan sesuai tuntutan operasi dan tentunya ketersediaan anggaran. Dalam tulisan kali ini, kami ingin sedikit mencermati armada Satrol (Satuan Patroli) TNI AL yang banyak menggunakan kapal buatan dalam negeri, terutama dari tipe PC (Patroli Cepat) 36 dan PC40. (more…)

Triple Gun : Alutsista “Khas” Korps Paskhas TNI AU

Tripe Gun dipasang pada truk Reo, kanon ini menjadi sosok senjata mobile yang mematikan.

Selain warna baret jingga dan corak loreng pada seragam tempurnya, apa yang benar-benar khas dari Korps Paskhas TNI AU? Jawabannya adalah kanon triple gun 20mm, pasalnya sosok kanon dengan 3 laras ini begitu melekat pada tugas utama Paskhas dalam menjaga dan mempertahankan pangkalan udara serta instalasi vital lainnya. (more…)

Awas! Black Flight di Atas Lanud El Tari

Pada 16 September 1999 di Lanud El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, disiapkan 2 pesawat tempur Hawk 209, 1 Hawk 109, dan 3 pesawat tempur propeler OV-10 Bronco. Kegiatan berjalan seperti biasa pada hari itu, penerbang Hawk dipersiapkan untuk menggelar Combat Air Patrol (CAP) sebagai inti Operasi Pertahanan Udara “Elang Jaya”. (Dikutip dari Majalah Commando edisi Juli – Agustus 2004) (more…)