Kemajuan industri pertahanan Turki dalam beberapa tahun terakhir memang patut diacungi jempol. Di bawah proyek ambisius bernama “Steel Dome”, Ankara telah berhasil meluncurkan berbagai varian rudal pertahanan udara domestik. Namun, di balik rasa percaya diri yang ditunjukkan melalui peresmian fasilitas produksi rudal senilai US$3 miliar oleh Presiden Erdogan baru-baru ini, sebuah anomali muncul. (more…)
Setelah popularitas Iron Dome milik Israel dan Steel Dome dari Turki, raksasa pertahanan Italia, Leonardo, secara resmi memperkenalkan solusi pertahanan udara terintegrasi terbaru mereka yang dinamakan Michelangelo. Menariknya, sistem yang digadang-gadang sebagai pelindung masa depan Eropa ini tidak hanya akan diuji di laboratorium, melainkan akan menjalani baptisan api (combat proven) langsung di medan perang Ukraina. (more…)
Dua raksasa pertahanan Turki, Aselsan dan Roketsan, secara resmi mengumumkan keberhasilan uji penerimaan akhir untuk pengiriman baterai sistem pertahanan udara (hanud) dan rudal jarak jauh Siper Product-1. Pengujian krusial ini dilaksanakan di Pusat Pengujian Sinop, Turki bagian utara, dan menjadi bukti kesiapan operasional sistem hanud asli buatan dalam negeri tersebut. (more…)
Setelah Iron Dome (Israel) dan Steel Dome (Turki), nama “Golden Dome” baru-baru ini mencuat, merujuk pada sebuah proposal kerangka arsitektur pertahanan rudal dan udara terintegrasi yang ambisius, yang ditujukan untuk memperkuat keamanan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, terutama dalam menghadapi ancaman rudal balistik, jelajah, dan hipersonik dari Cina, Rusia dan Korea Utara. (more…)
Mengikuti langkah Israel, Presiden Taiwan, Lai Ching-te, secara resmi mengumumkan dan memperkenalkan nama “T-Dome” dalam pidatonya pada Hari Nasional (Double Ten Day) Taiwan pada tanggal 10 Oktober 2025. (more…)
Menuju integrasi sebagai bagian dari sistem senjata pada fregat TCG Istanbul (F-515) – Istanbul/Istif class, pengembangan rudal pertahanan udara jarak jauh, Siper-1D (naval/sea based) terus digeber Turki. (more…)
Aselsan, perusahaan pertahanan terbesar Turki, pada 27 Agustus 2025, mengumumkan dimulainya investasi industri pertahanan untuk memperkuat infrastruktur produksi massal bagi teknologi inovatif. Merayakan hari jadinya yang ke-50 tahun, Aselsam merayakan tonggak bersejarah dengan upacara peletakan batu pertama Oğulbey Technology Base, pembukaan sejumlah fasilitas produksi dan riset baru, serta pengiriman perdana sistem hanud (pertahanan udara) Steel Dome. (more…)
Kabar yang satu ini boleh jadi akan membuat banyak orang bingung, pasalnya dengan pencapaian dan kemajuan sistem pertahanan udara (hanud) yang diraih oleh industri pertahanan Turki, bahkan dengan tawaran ekspor ke Indonesia, namun Turki rupanya masih menantikan persetujuan dari Perancis untuk bisa mendapatkan sistem rudal hanud jarak menengah SAMP/T. (more…)
Presiden Prabowo Subianto dan Ahmet Akyol, President and CEO of Aselsan (kanan).
Pada tanggal 12 Juni 2025, Indomiliter.com mendapat kesempatan untuk mewawancarai Ahmet Akyol, President and CEO of Aselsan. Aselsan adalah perusahaan pertahanan dan elektronik ternama dari Turki, yang dalam Indo Defence 2024, Aselsan menawarkan beragam solusi dan kerja sama dengan pemerintah dan otoritas pertahanan di Indonesia. (more…)
Dengan sikap keras Turki yang menentang invasi Israel di Jalur Gaza, maka bukan tidak mungkin Negeri Ottoman akan terseret konflik di Timur Tengah. Meski tidak terkait langsung dengan kegaduhan tersebut, ada kabar terbaru bahwa Turki telah meluncurkan sistem pertahanan udara berlapis yang disebut “Steel Dome.” (more…)