Tag: Skadron Udara 5

Latma Camar Indopura 2019, Tampilkan Fokker F50 MPA, Pesawat Intai Maritim Tercanggih di Asia Tenggara

Latihan militer bilateral Camar Indopura 2019 antara TNI AU dan AU Singapura (RSAF) baru saja tuntas (29/8) setelah resmi dibuka pada 26 Agustus lalu di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Latihan dengan sandi Air Manuver Exercise (AMX) Latma Camar Indopura ke 16 ini melibatkan dua pesawat intai maritim andalan dari kedua negara. Dari TNI AU, dikerahkan satu unit Boeing 737-200 Surveillance dengan nomer AI-7303 dari Skadron Udara 5 dan dari RSAF satu unit Fokker F50 MPA (Maritime Patrol Aircraft). (more…)

Boeing 737-200 Surveillance A-7301 TNI AU Jalani “Cek D,” Apakah Maksudnya?

Sejak tiba di Indonesia dan dioperasikan TNI AU pada 20 Mei 1982, maka pengabdian pesawat intai strategis Boeing 737-200 atau 2X9 Surveillance dengan nomer A-7301 sudah menapaki usia 37 tahun. Usia pengabdian yang panjang tentunya, dan karenanya serangakaian kegiatan pemeliharan rutin menjadi kunci agar pesawat narrow body yang usianya tak muda lagi ini dapat beroperasi optimal. Seperti yang berlangsung saat ini, Boeing 737-200 A-7301 sedang dilakukan pelaksanaan “Cek D” di Sathar 14, Depohar 10 Bandung. (more…)

Meski Motorola SLAMMR Out of Service, Boeing 737 2X9 Intai Strategis TNI AU Masih Punya Taji

Meski sudah tergolong tua, Keberadaan radar intai Motorola SLAMMR (Side Looking Airborne Modular Multi Mission Radar) pada tiga unit Boeing 737 2X9 Skadron Udara 5, nyatanya masih membuat negara lain penasaran. Kabarnya pihak AU Australia (RAAF) getol mencari tahu seperti apa kemampuan SLAMMR yang sesungguhnya. Antara Indonesia dan Australia pernah menggelar Latma (Latihan Bersama) Albatros Ausindo pada 2012 di Lanud Darwin. Jika RAAF mengerahkan pesawat intai AP-3C Orion, maka dari TNI AU yang dikerahkan adalah pesawat intai strategis Boeing 737 2X9. (more…)

Pengadaan Pesawat Intai Strategis, Jika Tak Jadi Prioritas, Sepuluh Tahun Lagi Bakal Ada Masalah Serius!

Boeing 737-200 Surveillance AI-7302

Kilas balik ke awal dekade 80-an, jagad pesawat intai maritim strategis di Indonesia pernah mengalami momen keemasan, betapa tidak, pada periode 1982-1983, TNI AU dengan bangga menjadi operator pesawat intai strategis yang tergolong paling canggih di Asia Tenggara. Ya, keberadaan tiga unit Boeing 737-2X9 dengan radar Motorola SLAMMR (Side Looking Airborne Modular Multi Mission Radar) adalah salah satu yang terbaik pada jamannya. Menjadikan kekuatan intai strategis Indonesia cukup disegani di kawasan. (more…)

Adakah Sensor MAD di Ekor CN-235 MPA TNI AU?

Awal bulan Mei ini, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) kembali menyerahkan satu unit pesawat intai maritim CN-235 220 MPA kepada TNI AU, yang kemudian akan memperkuat Skadron Udara 5. Meski penyerahan CN-235 MPA oleh PT DI kepada TNI AU dan TNI AL sudah dilakukan beberapa kali, namun ada yang menarik dari penyerahan unit terakhir CN-235 MPA untuk TNI AU, pasalnya beberapa portal media nasional menyebut bahwa CN-235 MPA keluaran PT DI yang terbaru telah dilengkapi kemampuan ASW (Anti Submarine Warfare). (more…)

SC-130J Sea Hercules: Menanti Kebangkitan Sang Putra Dewa Pengintai Samudera

Di awal dekade 80-an, Indonesia begitu memperhatikan pembangunan kekuatan intai maritim dari udara. Dan satu periode dengan pengadaan tiga unit Boeing 737-2X9 SLAMMR (Side Looking Airborne Modular Multi Mission Radar), Skadron Udara 5 TNI AU kala itu juga sempat mengoperasikan pesawat intai maritim dengan kemampuan long endurance, tak lain adalah C-130H MP (Maritime Patrol). (more…)

Grumman G-21 Goose: Pesawat Intai Amfibi Ringan TNI AU, Pernah Jadi Arsenal Skadron Udara 5

Bila saat ini kita tengah berharap agar bisa kembali mengoperasikan pesawat angkut/intai amfibi, maka di masa lalu TNI AU setidaknya sudah pernah merasakan menjadi operator PBY-5A Catalina dan Grumman UF-2 Albatross. Keberadaan dua tipe pesawat amfibi tersebut menyiratkan perhatian serius pemerintah pada gelar pesawat berkemampuan amfibi, khususnya dalam mendukung operasi di perbatasan. Namun, apakah hanya Catalina dan Albatross yang menjadi arsenal pesawat amfibi TNI AU? (more…)

Radar CP-SAR Profesor Josaphat Berhasil Diuji Coba di Boeing 737-200 Surveillance TNI AU

Dalam lawatannya ke Tanah Air, Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, profesor ahli radar dari Universitas Chiba di Jepang, telah mengumumkan akan melangsungkan uji coba Hinotori (Firebird)-C1 mission, yakni penempatan perdana CP-SAR (Circularly Polarized-Synthetic Aperture Radar) pada pesawat jenis Cessna 182. Tak itu saja, Josaphat ternyata telah berhasil melangsungkan flight test radar CP-SAR dalam misi Hinotori-X1, dimana radar canggih tersebut dipasang pada pesawat intai maritim Boeing 737-200 Surveillance Skadron Udara 5 TNI AU. (more…)

WESCAM MX-20HD: Dongkrak Kemampuan Boeing 737 Patmar TNI AU ‘Setara’ Poseidon

Usianya tergolong sepuh untuk kelas alutsista strategis, pengadaannya boleh dikata seumuran F-5 E/F Tiger II yang kini sudah di grounded oleh TNI AU. Meski sudah hadir sejak awal tahun 80-an, pesawat Intai Maritim Boeing 737-200 (2X9) Camar Emas Skadron Udara 5 TNI AU faktanya masih terus dioperasikan, kesaktian pesawat yang terkenal dengan teknologi SLAMMR (Side Looking Airborne Modular Multi Mission Radar) justru mendapat peningkatan kemampuan yang signifikan, bahkan sensor terbaru yang dipasang membuatnya punya kehandalan setara pesawat intai maritim tercanggih, Boeing P-8 Poseidon. (more…)