Tag: self propelled howitzer

Angkatan Darat Filipina Resmikan Batalyon Artileri Baru dengan 12 Unit SPH Atmos 2000

Angkatan Darat Filipina telah membentuk batalyon baru untuk mengoperasikan sistem senjata self propelled howitzer (SPH) beroda ban Atmos (Autonomous Truck Mounted howitzer System) 2000 yang belum lama didatangkan dari perusahaan Israel Soltam Systems (Elbit Systems). Resimen Artileri Angkatan Darat Filipina telah meresmikan unit baru, yakni Batalyon Artileri Lapangan ke-10 yang mengoperasikan 12 unit Atmos 2000. (more…)

Excalibur Army Luncurkan Morana 155/52mm – Self Propelled Howitzer dalam Platform Truk Tatra 8×8

Siapa yang tak kenal dengan Excalibur Army, manufaktur persenjataan berat asal Ceko yang menjadi mitra pemasok alutsista untuk Armed Korps Marinir TNI AL, belum lama ini telah memperkenalkan arsenal terbarunya yang diberi label Morana, yakni jenis self propelled howitzer (SPH) di kaliber 155/52 mm. Diperkenalkan dalam ajang Eurosatory 2022, Morana SPH dirancang dari pengalaman Excalibur saat membangun SPH Dana M1 dan M2 di kaliber 152/37 mm. (more…)

Perusahaan Belgia Jual Stok Self Propelled Howitzer M109A4 BE ke Ukraina, Satu Varian dengan Milik TNI AD

Nama M109A4 BE sudah tak asing bagi pemerhati alutsista di Indonesia, pasalnya inilah self propelled tracked howitzer terbaru dan tercanggih di lini artileri medan (armed) TNI AD. Label “BE” menyiratkan bahwa inilah varian M109A4 yang diproduksi oleh Belgia. Total ada 64 unit M109A4 BE yang dioperasikan Angkatan Darat Belgia, yang mana kesemuanya telah dipensiunkan AD Belgia pada tahun 2008. (more…)

Kamboja Borong Tiga Jenis Senjata Armed Berat dari Norinco Cina, Satu Diantaranya Juga Dioperasikan Korps Marinir

MLRS Norinco AR2 300 mm 8×8 (Twitter account of Jesus Roman)

Selama ini debut alutsista Kamboja nyaris tak terdengar, namun ada kabar yang menarik dari Negeri Khmer ini. Disebutkan bahwa Angkatan Darat Kamboja mengakuisisi tiga jenis sistem senjata artileri medan (armed) kelas berat dari Cina. Uniknya, ketiga jenis senjata yang diketahui terdiri dari self propelled MLRS (multiple launch rocket system) AR2 300 mm, Type 90B 122 mm dan self propelled howitzer SH15 155 mm, kesemuanya adalah produksi Norinco (North Industries Group Corporation Limited). (more…)

Iran Tampilkan Aras 4×4 dengan Howitzer M101 – Self Propelled Howitzer dengan Mobilitas Tinggi

Dikenal sebagai self propelled howitzer paling fleksibel dengan manuver tinggi, menjadikan Humvee 2-CT Hawkeye 105 mm MHS (Mobile Howitzer System) menarik untuk diadopsi dalam gelar operasi peperangan modern. Dan rupanya desain Humvee 2-CT Hawkeye 105 mm MHS menarik perhatian negeri rival Amerika Serikat, dimana Iran telah merilis sebuah light self propelled howitzer dari rantis jip Aras 4×4 yang dikawinkan dengan howitzer tarik M101 kaliber 105 mm. (more…)

Swedia Jadi Anggota NATO, Dikabarkan Bakal Kirim Archer Artillery System ke Ukraina

Merasa terancam dengan aksi Rusia, Swedia sejak awal invasi Rusia ke Ukraina telah menunjukkan dukungan penuh berupa pasokan logistik dan persenjataan ke Ukraina. Yang notabene telah menanggalkan status Swedia yang selama ini dikenal netral dalam ajang konflik bersenjata global. Bahkan kian khawatir ikut diinvasi oleh Rusia, ada kabar bahwa Swedia pada Mei 2022 akan bergabung sebagai anggota NATO. (more…)

AS90 Braveheart – Self Tracked Propelled Howitzer 155mm Inggris, Ikut Dikirim ke Ukraina

Setelah HVM (High Velocity Missile) Stormer dan rencana ‘tukang guling’ MBT Challanger 2 dengan MBT T-72A Polandia, rupanya Inggris masih akan mengirimkan persenjataan beratnya ke Ukraina. Yang tak boleh dilewatkan kali ini adalah rencana Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang akan mengirim 20 unit self tracked propelled howitzer (SPH) AS90 berikut 45.000 munisi ke Ukraina. (more…)

Self Propelled Howitzer PzH 2000 di Ukraina, Ranpur Sumbangan dari Belanda, Munisi dan Pelatihan dari Jerman

Perang di Ukraina yang belum berkeseduhan, rupanya tak menyurutkan pasokan persenjataan ke Negeri Zelenskyy, kabar terbaru Belanda akan mengirimkan alutsista beratnya, yaitu self propelled howitzer (SPH) PzH 2000 155 mm ke Ukraina. Namun, Belanda tak maju sendirian, Jerman sebagai manufaktur PzH 2000 ikut berkolaborasi dengan memberikan pasokan munisi dan pelatihan kepada personel militer Ukraina. (more…)