Tag: self propelled howitzer

Resmi! Malaysia Kontrak 18 Unit SPH CAESAR 155mm Plus Alih Teknologi, Ikuti Langkah Indonesia

Eurosatory 2026 di Perancis menorehkan dinamika baru dalam konstelasi kekuatan artileri medan di kawasan Asia Tenggara. Pabrikan pertahanan raksasa Eropa, KNDS (KMW+Nexter Defense Systems), secara resmi mengumumkan bahwa Kementerian Pertahanan Malaysia telah menandatangani kontrak pengadaan awal untuk 18 unit Self-Propelled Howitzer (SPH) CAESAR 155mm pada Selasa, 16 Juni 2026. (more…)

Angkatan Darat Turki Terima Perdana T-155 TTA Panter: Self Propelled Howitzer Beroda Ban 8×8 Produksi Dalam Negeri

Kemampuan Shoot-and-Scoot, yakni mampu menembakkan amunisi pertama dalam waktu kurang dari 30 detik dan dapat segera bergerak untuk menghindari tembakan balasan (counter-battery fire), menjadi ciri khas dari self propelled howitzer (SPH) beroda ban seperti CAESAR (Perancis) dan Archer (Swedia). Berangkat dari keunggulan kemampuan tersebut, Turki pun punya solusi tersendiri yang dapat dipenuhi oleh industri pertahanan dalam negeri. (more…)

Intip Nora B52 155mm, Self Propelled Howitzer dari Serbia

Sejak era MEF (Minimum Essential Force) tahap I, pengadaan alutsista di lini artileri medan TNI AD mendapat perhatian serius dari pemerintah. Lebih mengerucut lagi pada hadirnya SPH (Self Propelled Howitzer) jenis TRF-1 CAESAR kaliber 155 mm buatan Nexter GIAT, Perancis. Kemhan pun tak ‘pelit,’ 37 unit CAESAR resmi didatangkan ke Indonesia untuk memperkuat dua batalyon armed (artileri medan).
(more…)

‘Self Propelled Howitzer Rawan Rontok’, Norinco WMZ-551 6×6 Dipasangi Howitzer Tarik D-30 Kaliber 122mm

Lantaran punya efek hentakan (tolak balik) yang terbilang kuat, maka lazimnya self propelled howitzer atau howitzer swagerak dipasang pada platform kendaraan berat, seperti dari basis heavy truck atau tank. Sekalipun ada yang menggunakan platform rantis model jip 4×4, itu pun dibatasi pada adopsi kaliber 105 mm. Namun, Angkatan Darat Ethiopia melakukan modifikasi yang terbilang kontroversial. (more…)