Tag: Satkat

Ada yang Spesial dari Kanon Rheinmetall Rh202 di KRI Barakuda 633

Di mata perompak dan penyelundup, sosok peluncur rudal anti kapal mungkin tak membuat mereka gentar, perompak yang cermat menyadari bahwa rudal anti kapal dengan harga belasan miliar tak bakalan diluncurkan untuk menghadapi sasaran dengan intensitas rendah alias low priority. Namun, sebaliknya perompak bersenjata akan berpikir dua kali untuk menghadapi kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) yang terpasang di kapal patroli. Pasalnya jika tahapan peringatan tak diindahkan, kanon PSU yang juga garang untuk melibas sasaran di permukaan tak segan-segam untuk mengumbar proyektil, semua dilakukan demi penegakan hukum laut di teritorial NKRI. (more…)

KRI Barakuda 633: Dari Eksistensi Kapal Kepresidenan Hingga Kapal Cepat Andalan TNI AL

Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018, tak berapa lama lagi akan digelar di Perairan Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pada periode 4 – 9 Mei 2018, sekitar 5.000 tentara dan 60 kapal perang dari 35 negara akan berpartisipasi dalam latihan kerjasama penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan. Hajatan besar yang digelar ketiga kalinya ini akan diawali dengan kegiatan inspeksi armada kapal perang peserta oleh pimpinan TNI AL dan VIP lainnya. (more…)

Begini Cara Frankenthal Class Melakukan Identifikasi dan Eliminasi Pada Ranjau Laut

Meski tengah menunggu kontrak pengadaan, dua unit kapal penyapu ranjau Frankenthal Class buatan Lurssen Defence telah dipinang TNI AL untuk memperkuat armada Satran (Satuan Kapal Ranjau). Nilai pengadaan untuk kedua kapal penyapu ranjau tersebut pun telah dipatok senilai US$204 juta. Meski belum diketahui kapan persisnya realisasi Frankenthal Class, namun menarik dicermati adalah bagaimana cara kapal ini menetralisir ancaman ranjau di lautan. (more…)

Replenishment at Sea: Proses Isi Bahan Bakar di Lautan Yang Penuh Tantangan

Berlangsung di Selat Bangka, pada 25 Januari lalu korvet KRI Sultan Iskandar Muda (SIM) 367 melaksanakan latihan RAS (Replenishment at Sea) dalam perjalanan menuju Pelabuhan Belawan Medan. Kapal perang ini dijadwalkan untuk mengikuti Latihan Bersama Multinasional AMAN 2017 di Karachi, Pakistan. Latihan RAS sendiri bukan sesuatu yang baru di elemen Satuan Kapal Eskorta (Satkor), Satkat (Satuan Kapal Cepat) dan Satuan Kapal Bantu (Satban), pasalnya kerjasama isi bahan bakar sembari kapal terus melaju sudah jamak dilakukan dalam mendukung jalannya operasi. (more…)

Lurssen VSV 15: Kapal Interceptor dengan Kecepatan Maksimum 50 Knot!

1

Mungkin banyak orang mengira bahwa kapal patroli tercepat ada di armada TNI AL, pasalnya di TNI AL ada Satuan Kapal Cepat (Satkat) yang menaungi jenis KCR (Kapal Cepat Rudal) dan KCT (Kapal Cepat Torpedo). Ditambah lagi Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) punya X38 Combat Boat. Namun fakta sebenarnya kapal patroli tercepat justru ada di Satuan Bea Cukai Kementerian Keuangan. (more…)

Jelang Latihan Armada Jaya 2016, KRI Ajak 653 Siap Uji Tembak Torpedo SUT 533mm

KRI653AJAK08

Lama tak terdengar kabar, Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmatim TNI AL dikabarkan pada minggu ketiga bulan Agustus ini bakal melangsungkan uji fungsi penembakan torpedo jenis SUT (Surface and Underwater) dari KCT (Kapal Cepat Torpedo) KRI Ajak 653. Uji penembakan ini dilakukan untuk mengukur kesiapan tempur sebelum dilangsungkannya latihan bersakala besar Armada Jaya XXXIV/2016 yang akan digelar pada Agustus – September 2016. (more…)

TR-47C: Mengenal Kemampuan Radar Pengendali Tembakan di KCR Clurit Class TNI AL

image0001

Clurit Class tentu punya kesan tersendiri dalam jagad alutsista nasional, pasalnya inilah jenis KCR (Kapal Cepat Rudal) dari Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL yang pertama kali dipasangi kanon CIWS (Close In Weapon System), maklum adopsi CIWS hingga kini masih jadi ‘barang langka’ di arsenal kapal perang TNI AL. Selain kanon CIWS enam laras, senjata utama pada Clurit Class adalah dua peluncur rudal anti kapal C-705. (more…)

Dibekali Combat Management System dari Cina, PT PAL Mulai Garap Empat KCR 60 Terbaru

KRI Tombak 629
KRI Tombak 629

Jumlah KCR (Kapal Cepat Rudal) 60 Sampari Class TNI AL kedepannya akan bertambah empat unit lagi setelah kini ada tiga unit kapal yang telah diluncurkan. Keempat Sampari Class dikabarkan akan dibekali CMS (Combat Management System) besutan Cina, mengingat bekal sistem senjata utama di KCR 60 memang empat rudal anti kapal C-705 buatan China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC). (more…)

KRI Bima Samudera – Kisah Jetfoil TNI AL Yang Terlupakan

habibie_mir_0029

Meski punya identitas kapal perang TNI AL (KRI), tapi Bima Samudera tak diberi label nomer lambung. Padahal tugas yang diemban mencakup patroli wilayah pesisir, angkut pasukan, dan pengamanan obyek vital lepas pantai. Bahkan Bima Samudera sempat dipasangi kanon Bofors 40 mm. Hebatnya inilah kapal patroli tercepat yang pernah dipunyai TNI AL, Bima Samudera sanggup melesat hingga 80 km per jam!

(more…)

Tiga Kapal Perang TNI AL Jalani “Mutasi”

Ternyata mutasi tak hanya dialami oleh personel, di lini alutsista kapal perang pun terjadi mutasi alias perpindahan penugasan. Seperti baru-baru ini, tiga kapal perang dari Satrol (Satuan Kapal Patroli) Komando Armada Barat (Koarmabar), yakni KRI Boa 807, KRI Viper 820, dan KRI Tarihu 829, telah beralih status dari KRI menjadi KAL (Kapal Angkatan Laut). Dengan ubah status ini, lingkup operasi ketiga kapal hanya akan dibatasi pada pengamanan di sekitar pangkalan angkatan laut, dalam hal ini dipercayakan untuk Lantamal I Belawan, Sumatera Utara. (more…)