Tag: Samudera Hindia

AL India Luncurkan INS Dhruv, Kapal Pelacak Satelit dan Rudal Balistik Pertama Karya Anak Bangsa

India kini mensejajarkan diri dengan Amerika Serikat, Cina, Rusia, Inggris dan Perancis, yakni sebagai negara pengguna kapal pelacak satelit dan rudal balistik. Pada hari Jumat, 10 September 2021, Angkatan Laut India secara resmi meluncurkan INS Dhruv yang diberi kode VC-11184, yakni kapal dengan tonase 10.000 ton yang mampu memberikan peringatan dini bila terjadi serangan rudal balistik yang diluncurkan oleh Pakistan dan Cina. (more…)

Kapal Induk Nuklir USS Theodore Roosevelt Lintasi ALKI II, Ini Alur Lintasannya

Dengan bobot 117 ribu ton, sebuah kapal induk nuklir milik Angkatan Laut Amerika Serikat belum lama ini telah melintasi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Dimulai masuk wilayah Laut Sulawesi pada 7 Maret, berlanjut ke Selat Makassar, Laut Flores dan Selat Lombok, USS Theodore Roosevelt (CVN-71), pada 10 Maret 2021, telah keluar dari Perairan Indonesia dengan menuju Samudera Hindia. (more…)

Lawan Pengaruh Cina, Jadi Alasan India Hibahkan Kapal Selam Kilo Class ke Myanmar

(asia.nikkei.com)

Aliansi pertahanan kerap memberikan angin segar bagi peningkatan kemampuan alutsista, seperti belum lama ini dirasakan oleh AL Myanmar, yang pada 24 Desember lalu, bertepatan dengan HUT AL ke-73, lewat sebuah upacara di Dermaga AL Yangon, resmi mengoperasikan kapal selam diesel listrik Kilo Class, dimana kapal selam tersebut merupakan hasil hibah (pinjam) dari India. (more…)

Respon ‘Kedekatan’ India dan Amerika Serikat, Cina-Pakistan Tegaskan Komitmen Strategis dalam Pertahanan

Bahwa antara Cina dan Pakistan punya hubungan erat tentu sudah dipahami sejak lama, pun dalam bidang persenjataan, apa yang dimiliki Pakistan kebanyakan berasal dari Cina, atau paling tidak merupakan produksi hasil dari transfer of technology asal Negeri Tirai Bambu. Namun melihat ekskalasi yang meningkat di wilayah Asia Selatan, rupanya pertalian Cina-Pakistan perlu ditingkatkan. (more…)

Tingkatkan Kehadiran Militer di Samudera Hindia, AL AS Bakal Aktifkan Armada Pertama yang Bermarkas di Singapura

USS Coronado (LCS-4) di Lanal Changi (Foto: news.usni.org)

Sebagai sekutu Amerika Serikat, maka lazim bila ada kapal perang AL AS sandar di wilayah Singapura, entah untuk keperluan perbaikan atau bekal ulang. Namun, boleh jadi kedepan, intensitas dan jumlah kapal perang AL AS akan semakin banyak di Singapura, yang otomatis akan terkait pada lalu lintas di Selat Malaka. (more…)

Armada Kapal Perang Cina dalam 36th Naval Escort Taskforce Lintasi Selat Malaka

Tak berapa lama setelah kunjungan Menteri Pertahanan Cina Wei Fenghe ke Jakarta pada 8 September lalu, ada kabar bahwa armada kapal perang AL Cina – People’s Liberation Army Navy (PLA Navy) baru saja melintasi Selat Malaka. Armada kapal perang yang tergabung dalam Chinese 36th Naval Escort Taskforce diketahui sebelumnya telah bertolak dari pangkalan angkatan laut di Qingdao pada 3 September 2020. Komposisi task force tersebut terdiri dari kapal perusak DDG Guiyang 119, frigat FFG Zaozhuang 542 dan kapal tanker/logistik Dongpinghu 960. (more…)

Bukan Lewat Selat Malaka atau Selat Sunda, Kapal Selam Nuklir Cina Mungkin Pilih Lintasi Selat Lombok

Meski belum banyak penampakan kapal selam AL Cina di Samudera Hindia, namun, cepat atau lambat, munculnya armada kapal selam Sang Naga tinggal menunggu waktu saja. Indikasi tersebut sudah terlihat, semisal dari pembangunan pangkalan angkatan laut Cina di Gwadar, Pakistan dan aktvitas Lanal AL Cina di Djibouti, Afrika Timur. Bahkan, seperti memagari Samudera Hidia, Cina pun tengah membangun basis militer dari Pulau Feydhoo Finolhu di Maladewa yang disewa oleh Cina senilai US$4 miliar. (more…)

KRI Hiu 805 – Jejak Kapal Pemburu Kapal Selam yang Berakhir di Samudera Hindia

KRI Hiu pada tahun 1980 (Foto: Wolfgang Stöhr)

Sosok kapal perang ini menjadi menarik untuk dikupas, lantaran KRI Hiu dengan nomer lambung 805 menjadi eks kapal perang TNI AL yang riwayatnya ‘berakhir’ sebagai sasaran tembak rudal Harpoon dan Sidewinder pada Latihan Gabungan Laut (Latgabla) II di tahun 1989. Generasi masa kini, boleh jadi lebih mengenal sosok KRI Hiu 634 sebagai Kapal Cepat Rudal (KCR) dari kelompok FPB-57. Dan tanpa kegiatan di Latgabla tahun 1989, boleh jadi nama KRI Hiu 805 seolah terlupakan. (more…)

Terobsesi di Samudera Hindia, Cina Berpotensi Buka Basis Militer Laut di Pakistan

Setelah membangun pangkalan militer di Djibouti, Afrika, rumor internasional kini sedang hangat dengan pembangunan basis pangkalan laut Cina di Pakistan. Pangkalan baru itu kabarnya akan berada di Jiwani, sekitar 80 kilometer di sebelah barat Pelabuhan Gwadar di Baluchistan. Lokasinya terbilang strategis, lantaran dekat cukup dekat dengan Pelabuhan Chahabar Iran yang berada di Teluk Oman. Chahabar sendiri dikembangkan bersama oleh Iran, India, dan Afghanistan. (more…)