Tag: RM70

Pasmar 3 Sorong Terima Dua Unit RM70 Grad MLRS

Topik bahasan seputar MLRS (Multiple Launcher Rocket System) kini sedang trending, khususnya pasca ‘hujan’ roket oleh pejuang Hamas Palestina ke wilayah Israel beberapa waktu lalu, yang sempat membuat sistem hanud Iron Dome kewalahan. Dan, dari Tanah Air, baru-baru ini ada kabar dari Sorong, Papua Barat. (more…)

Mulai Tahun ini, MLRS RM70 Vampire Akan Diproduksi di Batam

Rupanya ada kabar segar dari ajang IDEX 2021 yang baru saja dihelat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yaitu telah dilangsungkan penandatanganan kerja sama antara Excalibur Army dengan perusahaan swasta nasional PT Republik Defensindo, untuk memproduksi bersama (joint production) sistem peluncur roket multi laras (MLRS) RM70 Vampire kaliber 122 mm di Indonesia pada tahun ini. (more…)

516 Jiujiang – Frigat ‘Spesialis’ Peluncur Roket MLRS

Dikenal punya daya hancur besar dengan jangkauan yang jauh, menjadikan MLRS (Multiple Launch Rocket System) bukan hanya digunakan pada platform di darat. Sebut saja, TNI AL yang pernah sukses melakukan uji penembakan MLRS RM70 Grad dari atas kapal perang KRI Teluk Sampit 515. Dan, serupa tapi tidak sama, AL Cina rupanya telah melakoni doktrin penggelaran MLRS kaliber 122 mm di atas kapal perang, namun yang diadopsi AL Cina jauh berbeda dengan apa yang dilakukan TNI AL. (more…)

Integrasi KAPA dengan Peluncur MLRS, Solusi Alutsista Batalyon Roket Korps Marinir

Dalam operasi amfibi berskala besar, elemen senjata roket menjadi begitu penting, utamanya sebagai bantuan tembakan bagi satuan infanteri dan kavaleri yang akan merangsek masuk jauh ke daratan pasca garis pantai dikuasai. Lantaran dianggap punya penting, Korps Marinir (d/h KKO AL) telah memulai debut penggunaan roket MLRS (Multiple Launch Rocket System) sejak era Operasi Trikora di dekade 60-an. Kala itu, Korps Baret Ungu mengandalkan BM (Boyevaya Mashina)-14/17 buatan Uni Soviet. (more…)

RM70 Grad Korps Marinir Kini Jadi Senjata Penggebuk dari Tengah Laut

Sampai saat ini belum ada arsenal alutsista yang punya daya hancur semasif MLRS (Multiple Launch Rocket System), sebagai contoh MLRS RM70 yang dioperasikan Batalyon Roket Resimen Artileri Korps Marinir. Dalam satu kali tembakkan salvo penuh (40 roket kontinyu), maka area seluas tiga hektar bisa luluh lantak. Dalam doktrin gelaran MLRS Marinir, alutsista ini baru digelar setelah kendaraan pengusung didaratkan ke bibir pantai. Tapi doktrin gelaran alutsista kadang harus disesuaikan bila ada kesempatan untuk melakukan inovasi yang spektakuler. Seperti belum lama ini, MLRS RM70 Grad 122mm justru berhasil diperankan sebagai senjata bantuan tembakan ke darat. (more…)

Lihat Dari Dekat Aligator CPV, Sang Pengendali Tembakkan RM70 Vampire Korps Marinir

Dalam skenario pertempuran, unit infanteri dan kavaleri dapat meminta bantuan tembakkan artileri medan dari baterai MLRS RM70 Vampire Korps Marinir. Mungkin jadi pertanyaan bagi sebagian orang, bagaimana jalur komunikasi yang dilakukan dalam ‘meminta’ bantuan tembakkan tersebut? RM70 Vampire yang bergerak dalam sistem baterai (kompi) dirancang untuk beroperasi secara terintegrasi dengan Command Post Vehicle (CPV), yakni berupa ransus (kendaraan khsusus) Aligator (bukan Alligator-red) 4×4 produksi Kerametal, manufaktur persenjataan dari Slovakia. Aligator CPV inilah yang menjadi hub komunikasi antara unit yang meminta bantuan tembakkan dan unit pucuk RM70 Vampire. (more…)

Intip Detail, MLRS RM70 Vampire Batalyon Roket 2 Korps Marinir

Untuk urusan daya gempur artileri medan, Korps Marinir TNI AL memang tak tanggung-tanggung, setelah diperkuat Howitzer LG-1 MKII kaliber 105 mm, Resimen Artileri Korps Baret Ungu ini masih punya senjata yang lebih lethal, yakni MLRS (Multiple Launch Rocket System). Jenis alutsista yang satu pucuknya mampu membuat hancur lebur area seluas 3 hektar ini, telah dimiliki versi terbarunya yang didatangkan dari Ceko tahun 2016 lalu. Inilah RM70 Vampire, MLRS kaliber 122 mm yang sistem kendalinya sudah mengusung komputerisasi. Dan di serial “Lady Lara Croft Indonesia” kali ini, Indomiliter.com bersama host Baby Margaretha diberi kesempatan untuk mengenal lebih dekat RM70 Vampire, senjata pamungkas di Batalyon Roket 2 Resimen Artileri Korps Marinir. (more…)