Tag: Rafael

Pasukan Israel Mengaku Terkena Kanker Akibat Radiasi Radar Pada Sistem Hanud Iron Dome

Radar ELM-2084

Sistem hanud Iron Dome selama ini dikenal sebagai salah satu alutsista hanud terbaik di dunia. Dikembangkan oleh perusahaan Israel, Rafael Advance Defence System, Iron Dome juga telah diadopsi oleh Angkatan Darat Amerika Serikat dan Singapura. Namun, siapa sangka, di balik kecanggihan sistem hanud tersebut, rupanya telah mengundang komplain dari para mantan awaknya. (more…)

Rafael Israel Perkenalkan Bom Pintar dengan Micro Turbojet, SPICE-250 ER

Setelah sukses digunakan oleh India saat melakukan serangan ke basis militan Jaish-e-Mohammed (JeM) di Balakot, Pakistan pada 2019, pamor bom pintar (smart bomb) Rafael SPICE-2000 ikut terdongkrak. Betapa tidak amunisi stand-off tersebut diluncurkan secara presisi dari jarak 60 km Line of Control (garis batas wilayah) Pakistan dan India. Dan, ada kabar terbaru dari keluarga SPICE, yakni telah diperkenalkan varian anyar SPICE-250 Extended Range (ER). (more…)

Dipandang Lebih Efisien dari Javelin, AD AS Tertarik Pada Rudal Anti Tank Spike SR

Setelah resmi mengakuisisi dua baterai sistem hanud Iron Dome, rupanya Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) dalam Army Expeditionary Warrior Experiment program, kepincut jenis senjata lain buatan Israel. Dikabarkan pasca melakukan latihan penggunaan rudal anti tank, pasukan AD AS tertarik pada rudal anti tank yang dipanggul jenis Spike SR buatan Rafael Advanced Defence Systems Ltd. (more…)

Angkatan Darat AS Terima Baterai Kedua Sistem Hanud Iron Dome dari Israel

(Times of Israel)

Sebagai dua negara yang bersekutu abadi, Amerika Serikat dengan kemampuan adidaya, lazimnya yang memasok sistem persenjataan ke Israel. Namun, rupanya ada yang berbeda dalam kasus rudal hanud (pertahanan udara), dimana Angkatan Darat AS (US Army) justru menjatuhkan pilihan untuk mengakuisisi Iron Dome besutan Israel. Meski sebatas mendatangkan dua baterai (kompi), adopsi Iron Dome untuk operasional US Army adalah sebuah loncatan dan kecepercayaan besar bagi industri militer Negeri Yahudi. (more…)

Ikuti Jejak Singapura, Filipina Pastikan Akuisisi Sistem Hanud Spyder

Setiap negara punya pilihan tersendiri atas sistem pertahanan udara (hanud) yang menjadi tumpuannya. Bila Indonesia telah menjatuhkan pilihan pada sistem hanud NASAMS sebagai perisai wilayah Jakarta, maka Filipina rupanya ingin mengikuti jejak Singapura, yaitu mengadopsi sistem hanud Spyder (Surface-to-air PYthon and DERby) buatan Rafael dan Israel Aircraft Industries (IAI). Pilihan atas Spyder pun telah mendapatkan pengesahan oleh Departemen Pertahanan Filipina dengan anggaran senilai US$48,4 juta. (more…)

Israel Sukses Uji Senjata Laser Anti Drone dalam Berbagai Skenario

Sejak serangan drone atas fasilitas kilang minyak Aramco dan bandara komersial di Arab Saudi, mata dunia menjadi terbuka atas seriusnya serangan oleh kawanan drone. TNI AU dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Intelijen TNI AU 2020 di Mabesau, Cilangkap (10/2/2020) juga telah menganggap drone sebagai ancaman yang signifikan dan masif. Drone terbukti telah dimanfaatkan untuk melakukan serangan udara terhadap sasaran terpilih dan bernilai strategis. Upaya penangkal serangan drone tentu juga sudah menjadi agenda yang disiapkan, utamanya dalam melindungi obyek vital nasional. (more…)

Rafael SPICE-2000: Bom Pintar Dibalik Serangan India ke Pakistan

Tepat sehari sebelum meletusnya duel udara di langit Kashmir, sejatinya ada peristiwa yang tak kalah menarik untuk disimak. Pada 26 Februari lalu, di pagi buta 12 unit jet tempur Mirage-2000 AU India melancarkan serangan secara presisi ke wilayah Pakistan. Yang disasar tentu bukan sembarang target, melainkan ke basis pelatihan militan Jaish-e-Mohammed (JeM) di Balakot, yang lokasinya berada 60 km dari Line of Control (garis batas wilayah) Pakistan dan India. (more…)

Tomcar TE 4×4: Rantis Serbu Mungil Pengusung Delapan Rudal Spike-NLoS

Kendaraan taktis (rantis) serbu model buggy 4×4 rasanya begitu banyak ragamnya di Indonesia. Dalam hal desain jelas tak kalah dari merek luar negeri. Hanya sayangnya, di Indonesia bekal senjata pada rantis segala medan yang menggunakan rollbar ini ‘mentok’ pada penggunaan senapan mesin kaliber 7,62 mm atau pelontar granat otomatis AGL-40. (more…)