Tag: PT PAL

Menanti Peluncuran KCR-60M Kelima, Kapal Perang TNI AL Pertama dengan Meriam Bofors 57 MK.3

(Foto: Istimewa)

Sudah bukan rahasia, bila Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M produksi PT PAL Indonesia sebagian akan dipasangi meriam Bofors 57 MK.3. Pihak BAE Systems, selaku produsen merilis kabar itu pada Agustus 2019, bahwa telah mendapatkan kontrak pengadaan empat unit Bofors 57 mm MK.3 untuk KCR-60M. Dan dari foto-foto yang beredar di jagad media sosial, diketahui PT PAL Indonesia telah memasang Bofors 57 MK.3 pada KCR-60M terbaru. (more…)

KRI Cakra 401 Lakukan Commodore Inspection, Sukses Menyelam Sampai Kedalaman 200 Meter

PT PAL Indonesia pada 22 November lalu melakukan Commodore Inspection pada kapal selam KRI Cakra 401 di Panarukan, yang dipimpin oleh Waasops Kasal – Laksma TNI Wasis Priyono. Setelah dilaksanakannya serangkaian uji coba (HAT & SAT), dilakukan Commodore Inspection dalam rangka meninjau kesesuaian dan kelaikan hasil dari overhaul (OVH) atau perbaikan menyeluruh pada kapal selam KRI Cakra-401 sesuai yang diamanatkan dalam kontrak. (more…)

Lakukan Sea Trial RHIB dan LCVP, Pembangunan KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991 Mencapai 96 Persen

Setelah diluncurkan PT PAL Indonesia pada 7 Januari 2021, tentu masih ada beberapa tahap hingga KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo 991 pada akhirnya dapat diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan untuk kebutuhan TNI AL. Dan ada kabar terbaru dari PT PAL Indonesia, bahwa Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) tersebut telah menyelesaikan tahapan final docking dan akan berlanjut ke tahapan Harbour Acceptance Test. (more…)

Kapal Selam KRI Cakra 401 Laksanakan Uji Nominal Diving Depth, Apakah itu?

Sebagai bagian dari tahapan overhaul, kapal selam diesel listrik Type 209 pertama milik TNI AL, KRI Cakra 401, sejak 10 Oktober lalu melaksanakan Nominal Diving Depth (NDD) di Perairan Panarukan Situbondo. Diawki oleh awak uji sebanyak 10 personel, pada 14 Oktober 2021, kapal selam buatan Howaldtswerke-Deutsche Werft, Jerman itu telah tiba kembali ke Dermaga Fasilitas Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero) untuk melanjutkan penyelesaian akhir program overhaul. (more…)

Babcock Lakukan First Steel Cutting Pembangunan Unit Perdana Frigat Arrowhead 140 (Type 31)

Nama frigat Arrowhead 140 dalam beberapa hari ini menjadi buah bibir di Tanah Air, pasalnya PT PAL Indonesia telah mengantongi Licence Agreement dari Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock), untuk dua unit frigat Arrowhead 140 yang akan dibangun di fasilitas produksi PT PAL Indonesia di Surabaya. Dan masih terkait sensasi frigat buatan Inggris tersebut, rupanya hari Kamis (23/9/2021) menjadi momen bersejarah bagi debut frigat Arrowhead 140. (more…)

Dibangun dalam Waktu 69 Bulan, Inilah Alasan PT PAL Indonesia Pilih Desain Frigat Arrowhead 140 dari Babcock

(Humas PT PAL Indonesia)

Meski belum dijelaskan kapan waktu dimulainya pembangunan unit perdana frigat Arrowhead 140, namun pihak PT PAL Indonesia menyebut unit perdana frigat pesanan Kementerian Pertahanan untuk kebutuhan TNI AL itu akan dibangun dalam waktu 69 bulan. Dalam penandatangan Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock), nantinya ada dua unit frigat Arrowhead 140 yang akan dibangun di fasilitas produksi PT PAL Indonesia di Surabaya. (more…)

PT PAL Indonesia Raih Lisensi Pembangunan Dua Frigat Arrowhead 140 Bercita Rasa Lokal

Mencermati pengadaan alutsista di matra laut, khususnya untuk kelas heavy fregate seperti membuat bingung warganet. Belum ada kejelasan atas kelanjutan dari satu kesepatakan yang sudah dibuat, sudah ada kesepatakan lain yang bernada serupa. Tidak masalah memang, namun bila melihat realita anggaran pertahanan yang terbatas, kadang manuver rencana pengadaan kapal perang di lini frigat membuat sejumlah tanda tanya, terlebih melihat potensi ancaman yang ada di depan mata. (more…)

KRI Tombak 629 Telah Dipasangi Meriam A-220M 57mm Buatan Rusia

Meriam A-220M di haluan KRI Tombak 629 (Foto: Istimewa)

Mungkin karena beragam alasan, paket persenjataan pada KCR (Kapal Cepat Rudal) 60M tidak sama satu dengan yang lainnya. Bila pada batch ketiga, yaitu unit ke-5 dan ke-6, KCR 60M akan dipasangkan senjata pada haluan berupa meriam Bofors MK.3 kaliber 57 mm, maka pada kapal KCR 60M batch pertama, terlihat belum lama ini sudah dipasangkan meriam kaliber 57 mm, namun bukan lansiran BAE Systems Bofors AB, Swedia. (more…)

Meluncur Desember 2021, Inilah Progres Pembangunan Kapal Bantu Rumah Sakit Kedua untuk TNI AL

Progres pembangunan kapal BRS kedua (Foto-foto: PT PAL)

Di tengah kegaduhan soal anggaran pertahanan yang mencapai ribuan triliun, ada kabar terbaru dari BUMN Pertahanan, yakni PT PAL Indonesia, dimana tengah berlangsung proses pembangunan Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) unit kedua pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk kebutuhan TNI AL. Bila merujuk ke jadwal saat keel laying pada 21 Januari 2020, dijadwalkan kapal BRS kedua akan diluncurkan pada Desember 2021. (more…)