Tag: PT PAL

LPD plus “Kapal Rumah Sakit” KRI Semarang 594 Resmi Masuk Armada TNI AL

Setelah diluncurkan oleh PT PAL pada 3 Agustus 2018, maka Landing Platform Dock (LPD) terbaru milik TNI AL, KRI Semarang 594 melanjutkan tahap sea trial dan pemasangan beragam perangkat elektronik dan navigasi. Dan tepat pada Senin, 21 Januari 2019, LPD dengan bobot 7.200 ton ini, resmi masuk arsenal TNI AL lewat sebuah upara serah terima di galangan kapal PT. PAL Indonesia, Koarmada II Ujung, Surabaya. (more…)

Negosiasi Tengah Berlangsung, Nagapasa Class Punya Kans Terpilih (Lagi) Sebagai Kapal Selam TNI AL

Setelah melakukan sejumlah survei untuk pengadaan kapal selam untuk kebutuhan Korps Hiu Kencana, termasuk penjajakan serius dengan pihak Gölcük Naval Shipyard dari Turki yang menawarkan kapal selam Type 214 dan Naval Group dari Perancis yang menawarkan kapal selam litoral Scorpene Class 1000, namun informasi terakhir menyebutkan bahwa pilihan bakal (kembali) kepada pihak Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME), Korea Selatan, yang sudah menjadi mitra PT PAL dalam pembuatan 3 unit kapal selam Type 209/1400 – Nagapasa Class. (more…)

Dalam Batch-3, Kemhan Pesan Empat Unit KCR-60M

Setelah KRI Sampari 628, KRI Tombak 629, KRI Halasan 630 dan KRI Kerambit 627, rencananya armada Kapal Cepat Rudal (KCR)-60M, atau yang dikenal dengan sebutan KCR Sampari Class, akan bertambah. Hal tersebut seiring adanya kontrak pengadaan empat unit KCR-60M oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) kepada galangan PT PAL Indonesia. Dijadwalkan kapal perdana dari empat unit KCR-60M akan diterima TNI AL pada tahun 2021. (more…)

PT PAL Luncurkan LPD Produksi Ke-5, KRI Semarang 594

Setelah KRI Banjarmasin 592, KRI Banda Aceh 593, BRP Tarlac (LD-601) dan BRP Davao Del Sur (LD-602), pada hari Jumat, 3 Agustus 2018, PT PAL kembali meluncurkan kapal perang jenis LPD (Landing Platform Dock) pesanan Kementerian Pertahanan untuk TNI AL. Dari informasi yang bererdar, sosok LPD yang diberi nama KRI Semarang 594 akan menjadi LPD ke-5 yang nantinya dioperasikan Satuan Kapal Amfibi (Satfib). LPD pertama dan kedua adalah KRI Makassar 590 dan KRI Surabaya 592, saat itu masih dibagun di Daesun Shipbuilding dan Daewoo International Corporation, Korea Selatan. (more…)

KCR-60M Batch-1: Setelah Rudal Anti Kapal Dilepas, Akankah Dibentuk Kelompok Kapal Perang Baru?

Diserahkannya review desain Kapal Cepat Rudal 60M (KCR-60M) batch-1 dari BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) kepada Kementerian Pertahanan RI, menyiratkan beberapa upaya penyempurnaan pada struktur dan performa kapal perang pengusung rudal anti kapal tersebut. Dari hasil evaluasi internal, KCR-60M batch-1 yang terdiri dari KRI Sampari 628, KRI Tombak 629 dan KRI Halasan 630 memang ditemui sejumlah kekurangan dan kelemahan. (more…)

‘Sempurnakan’ KCR Sampari Class, BPPT Serahkan Rekomendasi Review Desain KCR-60M

Bila dirunut dari awal diluncurkannya generasi awal (batch 1) Kapal Cepat Rudal 60M (KCR-60M) pada tahun 2014, maka kini telah eksis tiga nama kapal perang, yaitu KRI Sampari 628, KRI Tombak 629 dan KRI Halasan 630. Sebagai batch-1, ditemuinya beberapa ketidaksesuaian pada struktur dan performa kapal terasa wajar adanya. PT PAL pun melakukan serangkaian modifikasi pada batch-2, yang ditandai dengan diluncurkannya KRI Kerambit 627 pada Februari 2018. (more…)

Damen Enforcer 10000: Tawaran Belanda Untuk Landing Platform Dock Malaysia

Setelah Singapura, Indonesia dan Filipina, kini Malaysia juga menginginkan angkatan lautnya diperkuat dengan kehadiran kapal jenis Landing Platform Dock (LPD). Setidaknya tiga negara tengah dipertimbangkan dalam tender sebagai pemasok, yakni Indonesia, Belanda, dan Cina. Dari Indonesia ada Makassar Class produksi PT PAL, sementara dari Cina ada Type 071, dan dari Belanda ditawarkan Enforcer 10000. Dari ketiga jenis LPD yang disebut, Enforcer 10000 terbilang asing di telinga, meski galangan pengusungnya lekat di Indonesia, yaitu Damen Schelde, nama besar dibalik PKR (Perusak Kawal Rudal) Martadinata Class. (more…)

Burevestnik A-220M: Terpilih Sebagai Kanon di Haluan KRI Tombak 629 dan KRI Halasan 630

Hampir lima tahun setelah diluncurkan pada 2014, KCR (Kapal Cepat Rudal) Sampari Class produksi PT PAL masih mengandalkan kanon Bofors 40 mm L/70, bekas pakai KRI Teluk Semangka 512. Adopsi kanon tersebut tentu tak kontras dengan sosok kapal perang modern berdesain modern ini. Tentu saja itu cuma sementara, kemudian pernah diwartakan bahwa senjata utama pada haluan Sampari Class akan menggunakan kanon reaksi cepat Type 730 buatan Norinco, Cina. (more…)