Tag: PT Len Industri

PT Len Industri Pasok Dua Jenis Radio Komunikasi di Tank Boat Antasena

(PT Len)

Berita tentang Tank Boat Antasena kini sedang trending, pasalnya alutsista rancangan dan produksi dalam negeri ini, telah berhasil menjalani tahapan sea trial dan firing test. Dan masih terkait Antasena, salah satu anggota konsorsium yang terlibat dalam prototipe tank boat ini, yaitu PT Len Industri (Persero), mewartakan jenis dukungannya pada program alutsista prestis ini. (more…)

Oto Melara 76mm Gunnery Firing Range di Paiton, Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara

Oto Melara 76 mm bisa diibaratkan sebagai meriam ‘sejuta umat,’ lantaran populasinya begitu banyak digunakan pada beragam jenis kapal perang manca negara. Namun, dari sekian banyak Oto Melara 76 mm yang beredar, tak banyak yang dijadikan sebagai simulator sistem senjata. Rupanya di Asia Tenggara, baru Indonesia yang sukses mengintegrasikan Oto Melara dengan GFR (Gunnery Firing Range). (more…)

Thales STIR EO Mk2 – Radar Pengendali Tembakan dengan Dual Sensor di Frigat Martadinata Class

Berbentuk laksana tameng milik Kapten America dan ditempatkan berada di atas anjungan, inilah perangkat elektronik yang punya fungsi khusus di frigat Martadinata Class. Perangkat yang diberi label STIR (Signaal Tracking and Illumination Radar) EO Mk2 ini, nantinya juga akan dipasang pada salah satu korvet Bung Tomo Class, yaitu KRI Usman Harun 359 dalam program mid life modernisation. (more…)

Thales dan PT Len Raih Kontrak Upgrade KRI Usman Harun 359, Kemampuan Bakal Setara Frigat Martadinata Class

Kilas balik ke artikel di Februari 2019, saat itu disebutkan TNI AL akan melakukan program peningkatan kemampuan dalam mid life modernisation (MLM) pada beberapa kapal perang utama secara bertahap, menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Modernisasi rupanya juga menyentuh pada armada korvet Bung Tomo Class, yang usianya sejak diluncurkan dari galangan Scotstoun – BAE System Marine telah mencapai 19 tahun. (more…)

Thales DA05 – Radar Intai Udara Sekunder di KRI Karel Satsuit Tubun 356

Bagi Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional), keberadaan radar intai udara di armada kapal perang frigat dan korvet TNI AL juga berperan sebagai gap filler dan mendukung jangkauan radar intai eksisting yang ada di daratan. Seperti dalam operasi pengamanan di kawasan Natuna, selain ada Satuan Radar 212 di Ranai, pengintaian ruang udara TNI mendapat perkuatan dari radar-radar udara yang melekat di kapal kombatan TNI AL. (more…)

Terbang Perdana di 2020, PT DI Tampilkan Prototipe Drone MALE di Bandung

Kabar bahwa PT Dirgantara Indonesia berencana mengembangkan drone MALE bukan rahasia lagi, berkolaborasi dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), PT Len Industri, Dislitbang AU dan ITB (Institut Teknologi Bandung), sejak pertengahan 2018 telah dirilis desain drone MALE (Medium Altitude Long Endurance) untuk pertama kalinya. Bahkan tersiar kabar lanjutan, bila PT DI bersama Turkish Aerospace Industries (TAI) sepakat mengembangkan drone MALE dari basis Anka-B. (more…)

Kohanudnas Bakal Diperkuat Radar Baru Leonardo RAT-31 DL/M, Ini Spesifikasinya!

Ada kabar baik dari dunia alutsista Tanah Air, pasalnya Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) bakal kedatangan sistem radar baru. Persisnya Satuan Radar (Satrad) 221 Ngliyep, Jawa Timur, yang selama ini menggunakan radar AWS-2 buatan Plessey, Inggris, akan digantikan oleh radar RAT-31 DL/M buatan Leonardo S.p.A. dari Italia. Radar AWS-2 sendiri sudah tergolong tua, lantaran merupakan pengadaan era tahun 60-an. (more…)

Jelang Purna Tugas, Oto Melara 76mm di KRI Slamet Riyadi 352 Beralih Peran

Sembari menunggu kesiapan tempur optimal dari frigat RE Martadinata Class, debut frigat Ahmad Yani Class (aka – Van Speijk Class) masih sebisa mungkin dipertahankan. Pihak TNI AL sendiri sebenarnya telah mencanangkan pada tahun 2017 untuk memensiunkan secara bertahap 6 unit Van Speijk Class. Bahkan ditargetkan keenam frigat yang pernah menjadi flagship Satuan Kapal Eskorta (Satkor) akan pensiun penuh pada tahun 2022. (more…)