Tag: Polandia

Radwar N-22: Mobile Surveillance Radar dengan Perlindungan Lapis Baja

Sosoknya terbilang masif dengan antena menjulang, sontak wahana mobile radar dengan cat hijau ini menjadi maskot utama dalam perhelatan pameran militer terbesar dua tahunan di Indonesia. Yang dimaksud tak lain adalah Radwar N-22, jenis mobile surveillance radar yang dibawa langsung dari Polandia untuk ditawarkan kepada TNI. Meski akhirnya tak diakuisisi oleh Indonesia, namun tak pelak keberadaan N-22 menjadi identitas yang tak terlupakan dalam Indo Defence 2004 di JIE Kemayoran, Jakarta. (more…)

Lama Tak Terdengar Kabar, Rudal Grom Kembali Diuji Tembak di Pantai Sekerat

Sudah lumayan lama tak terdengar kabar tentang rudal hanud SHORAD (Short Range Air Defence) Grom. Setelah beberapa kali mengalami kegagalan dalam uji tembak, pamor Grom yang digadang sebagai pengganti rudal Rapier terasa pudar. Alih-alih justru Arhanud TNI AD melirik rudal SHORAD MANPADS (Man Portable Air Defence System) lain, seperti dari jenis Mistral dan Starstreak. Namun belum lama ini diwartakan rudal Grom kembali diuji tembak di Pantai Sekarat Bengalon, Sangatta, Kalimantan Timur. (more…)

Sola MMSR: Radar Penjejak Sasaran Pada Kobra Air Defence System Arhanud TNI AD

kobra-mmsr-radwar

Nama Kobra Air Defence System mungkin tak begitu familier dalam jagad alutsista nasional, namun sejatinya sistem pertahanan udara besutan Polandia ini yang dipercaya sebagai perisai langit Ibu Kota DKI Jakarta. Persisnya Kobra Air Defence System adalah platform yang digunakan pada Battery Command Vehicle untuk rudal Grom berpeluncur Poprad dan meriam 23mm/ZUR komposit rudal Grom. Dan seperti halnya keberadaan rudal SHORAD (Short Air Defence System) Mistral, QW-3, RBS-70, dan Starstreak, sistem rudal Grom dalam Kobra Air Defence System juga dilengkapi dengan elemen radar intai dan pengendali tembakkan. (more…)

PZL M28 Skytruck: Nyaris Jadi Pesawat Intai Maritim Taktis TNI AL

M-28_3

Disaat usia N22/N24 Nomad kian renta, Puspenerbal TNI AL harus berpikir keras untuk menghadirkan pesawat intai taktis pengganti. Saat itu di tahun 2005, pilihan telah dijatuhkan pada PZL M28 Skytruck, pesawat transport ringan bermesin turbo propeller buatan PZL (Polskie Zaklady Lotnicze) Mielec, Polandia. TNI AL dikala itu direncanakan bakal menerima 11 unit M28 Skytruck versi intai maritim. (more…)