Tag: Pindad

Prototipe Kendaraan Peluncur Roket Balitbang Kemhan Sukses Luncurkan Roket R-Han 122B

Sejak kemunculannya, sosok prototipe peluncur roket RHan-122 milimeter ini terbukti mampu menyedot perhatian, terutama dari rancangan desainnya yang unik, seolah merupakan hasil kawin silang antara panser Anoa dengan M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System). Lantaran desainnya yang tak ‘lazim,’ tak sedikit netizen yang skeptis pada kemampuan self propelled Multiple Launch Rocket System buatan PT Prafir Jaya Abadi ini. (more…)

Pindad (SS-3) Bullpup: Debut Senapan Serbu Bullpup yang Terlupakan

PT Pindad secara resmi belum pernah menyebut seri Senapan Serbu (SS-3) hingga Juni 2016 silam. Kala itu, Pindad di Gedung Kementerian Pertahanan RI barulah resmi meluncurkan sosok SS-3 sebagai Designated Marksman Rifle yang mengusung kaliber NATO 7,62 x 51 mm. Namun sebelumnya, kebanyakan orang kadung mempersepsikan SS-3 sebagai senapan serbu bullpup. (more…)

IAG Jaws 4×4: Opsi Baru Rantis Lapis Baja Unit Anti Teror Mabes Polri

Toyota mestinya patut berbangga telah merilis seri Land Cruiser dan Hilux, selain kondang di jagad kendaraan off road sipil. Kehandalan Toyota Land Cruiser rupanya juga menarik minat pengembang industri karoseri pertahanan untuk menciptakan rantis (kendaraan taktis) dari basis Toyota Land Cruiser dan Hilux. Entah yang ‘diambil’ adalah sasis atau mesinnya, di pasaran kini terwujud sosok rantis tangguh yang beberapa dioperasikan untuk kebutuhan pasukan khusus. (more…)

Tahun 2017 PT Pindad Mulai Produksi Teropong Bidik Optronics

cdr2jhxw8aexvbb

Salah satu poin pencapaian suatu eksibisi adalah tercapainya kontrak bisnis, dan masih terkait dengan hajatan Indo Defence 2016 yang berlangsung 2 – 5 November lalu, BUMN Strategis PT Pindad telah mencapai kesepakatan kerjasama produksi dengan Theon Sensors, manufaktur perangkat optronics (optical electronics) dari Yunani. Sebagai pemasok perangkat teropong bidik untuk TNI, Theon Sensors telah memulai kemitraan dengan PT Pindad sejak tahun 2015. (more…)

Pindad SP-3: Indonesian Light Squad Automatic Weapon

image1139

Diakhir tahun 60-an sudah ada niatan serius untuk memproduksi senapan serbu untuk standar pasukan TNI. Dan sebagai mitra kerjasama saat itu terpilih manufaktur senjata asal Italia, Beretta. Sebagai terobosan pertama maka PT Pindad mulai memproduksi senjata secara lisensi, dimulai dari seri SP-1, SP-2 hingga SP-3. Ketiga senjata tersebut dibangun dari seri Beretta BM59 kaliber 7,62×51 mm NATO. Diantara ketiganya, SP-3 terbilang unik karena dirancang sebagai light squad automatic weapon. (more…)

Pindad SP-1: Beraksi di Babak Awal Operasi Seroja, Ini Dia M14 Versi Indonesia

hl

Meski tak bisa disebut sebagai produk yang berhasil dipasaran, namun senapan laras panjang pertama produksi PT Pindad, SP-1, juga tak bisa disebut produk yang gagal total. Sampai saat ini SP (Senapan Panjang)-1 kaliber 7,62×51 mm NATO masih digunakan oleh lembaga pendidikan di tingkat Secaba (Sekolah Calon Bintara) dan Secata (Sekolah Calon Tamtama). Meski debutnya berlangsung singkat, SP-1 yang sejatinya adalah varian lisensi BM59 dari Berreta, menorehkan jejak sejarah yang tak terlupakan dalam usaha kemandirian alutsista nasional. (more…)

SRAMS 120mm: Benchmark Prototipe Super Rapid Mortir Litbang TNI AD

img-20160903-wa0001

Mungkin maksud hati ingin mencontoh Super Rapid Advanced Mortar System (SRAMS) keluaran ST Kinetics, Singapura. Meski masih berupa prototipe yang belum tuntas, Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad) pernah membuat terobosan mortir otomatis yang mirip-mirip dengan SRAMS. Bila SRAMS mengusung mortir kaliber 120 mm, maka mortir jenis mekatronik inovasi Litbang TNI AD mengusung mortir kaliber 81 mm, kaliber mortir yang juga masif digunakan sebagai senjata bantu infanteri (senbanif). (more…)

Pindad APR-1V: Jejak Rantis Lapis Baja Battle Proven di Bumi Rencong

images

Urusan merancang dan produksi rantis (kendaraan taktis) lapis baja beroda ban sudah dikuasai industri di dalam negeri, tebaran jenis rantis, mulai dari sebatas prototipe sampai yang sudah operasional ragamnya lumayan banyak di kesatuan TNI dan Polri. Namun dari sekian nama-nama rantis lapis baja, tak banyak yang lahir karena tuntutan dalam operasi militer yang sesungguhnya. Dan bila bicara rantis lapis baja yang ‘born to fight,’ maka tak bisa dilupakan sosok APR-1V buatan PT Pindad. (more…)