Tag: Parchim Class

TNI AL Sebar Korvet Parchim Class Untuk Komando Armada III

Seiring dengan pembentukan Komando Armada III (Koarmada III) di Sorong, Papua Barat yang diresmikan pada 11 Mei 2018, maka secara langsung diikuti pula dengan reorganisasi struktur kekuatan tempur dan alutsista yang menyertai. Selain kekuatan Marinir setingkat divisi dalam Pasmar (Pasukan Marinir) III, dari unsur laut juga mulai dipersiapkan penempatan kapal perang sebagai kekuatan organik Koarmada III. Seperti salah satu kabar yang beredar adalah ‘pendistribusian’ korvet Parchim Class (aka – Kapitan Pattimura Class) untuk Koarmada III. (more…)

Setelah Insiden Belawan, Akhirnya Korvet KRI Pati Unus 384 Resmi Dipensiunkan

Setelah mengalami musibah akibat menabrak bangkai kapal pada 13 Mei 2016, nasib korvet Parchim Class KRI Pati Unus 384 kian redup. Berbagai upaya telah dilakukan untuk melakukan penyelamatan dan perbaikan, namun karena biaya untuk perbaikan kapal buatan Jerman Timur ini dianggap terlalu besar, sementara usia kapal juga telah menua, maka kabar terakhir menyebut TNI AL telah melepas KRI Pati Unus 384, alias decommissioned dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmabar. (more…)

Awak Korvet Parchim Class Koarmabar Matangkan Latihan VBSS

TNI AL belum lama ini punya pengalaman yang kurang menyenangkan terkait aksi VBSS (Visit Board Search and Seizure), pasalnya hingga kini empat awak KCR (Kapal Cepat Rudal) FPB-57 Nav V KRI Layang 635 yang melaksanakan misi VBSS belum juga ditemukan. Sejak Desember 2016, empat awak KRI Layang 635 yang melakukan inspeksi dan pengawalan Kapal Filipina Nurhana di Perairan Talaud, Sulawesi Utara belum ada kabar pastinya. Ditengah rumor yang berseliweran atas nasib awak KRI Layang, mendorong TNI AL untuk meningkatkan latihan tim VBSS yang ada di setiap kapal perang. (more…)

Korvet Parchim Class TNI AL Kini Dilengkapi Kanon Vektor G12

KRI Silas Papare 386, satu dari enam belas unit korvet Parchim Class TNI AL, kini telah dibekali sistem senjata kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) Vektor G12 kaliber 20 mm. Dengan bekal kanon ini, maka letalitas korvet besutan Jerman Timur ini bakal tambah mumpuni, terutama untuk menghadapi sasaran di permukaan dan udara jarak pendek. (more…)

CMS Mandhala: Sistem Manajemen Tempur Laut Kebanggaan Nasional

img-20160909-wa0004

Condongnya pengadaan alutsista TNI AL ke poros manufaktur Cina membawa pengaruh pada teknologi Combat Management System (CMS). Pasalnya meski sistem senjata modern umumnya menyajikan kompatibilitas antar vendor, namun paket integrasi alutsista yang ditawarkan bakal lebih efektif dan efisien bila berasal dari pemasok asal negara yang sama. Contohnya seperti pada jenis KCR (Kapal Cepat Rudal) Sampari Class dan Clurit Class.

(more…)

KRI Silas Papare 386: Jadi Korvet Parchim Kedua Pengguna Kanon CIWS Type 730

Silas-papare-2

Banyak pemerhati alutsista yang bertanya-tanya, setelah KRI Sultan Thaha Syaifuddin 376, siapa lagi diantara armada korvet Parchim Class TNI AL yang akan dipasangi kanon CIWS (Close In Weapon System) Type 730 kaliber 30 mm? Maklum saja, jumlah Parchim Class total ada 16 unit dan sejak akhir tahun 2014 sampai saat ini, baru satu unit yang telah menggunakan kanon Type 730. Mengingat keuangan negara yang terbatas dan antrian jadwal docking kapal perang, proses instalasi pun nyatanya tetap berjalan secara bertahap.

(more…)

Haijing 3303: Senjata Kelas Kapal Patroli, Performa Kelas Korvet

IMG-20160621-WA0011

Dalam beberapa hari ini identitas China Coast Guard (CCG) menjadi trending topic di Tanah Air. Pasalnya beberapa kali armada kapal CCG (Penjaga Pantai Cina) dilaporkan terus membayang-bayangi aksi penegakan hukum yang dilakukan kapal perang TNI AL atas illegal fishing yang dilakukan kapal nelayan Cina. Tak satu dua kali pula, kapal CCG berani menghalangi upaya penangkapan yang dilakukan aparat Indonesia. (more…)

Tinjauan Insiden Korvet KRI Pati Unus 384, Dimana Peran Sonar MG323 Bullhorn?

510891_620

Secara kodrat, korvet Parchim TNI AL punya kemampuan melaksanakan misi AKS (Anti Kapal Selam). Bila dijabarkan lebih detail, tugas korvet buatan Jerman Timur ini tak sekedar memburu, melainkan juga menghancurkan target bawah air. Maka tak heran korvet ini dibekali torpedo, bom laut (depth charge), roket anti kapal selam RBU-6000, dan tentunya perangkat sonar. Namun, musibah yang menimpa KRI Pati Unus 384 di Perairan Belawan sontak mengagetkan kita tentang sosok pemburu kapal selam era Perang Dingin ini.

(more…)

Video: Penembakkan Kanon CIWS Type 730 dan Chaff dari KRI Sultan Thaha Syaifuddin 376

parchim_1

Momen puncak HUT TNI Ke-70 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten memang spektakuler. Dengan penekanan atraksi pada keunggulan matra laut dan udara, ada banyak sajian menarik bagi publik. Di matra laut, TNI AL diantaranya menampilkan demo kebolehan armada korvet Parchim Class dalam menembakkan roket AKS (anti kapal selam) RBU-6000 dan yang paling baru, tembakkan dari kanon CIWS (Close In Weapon System) tujuh laras Type 730. (more…)