Tag: NBO-105

Bumblebee-001: Helikopter Serbu dari Basis NBO-105

Mimpi setinggi langit tentu sah-sah saja, bahkan kadang perlu dilakukan untuk memberikan motivasi. Misalnya dalam jagad industri alutsista, mampu memproduksi helikopter serbu juga sudah dicanangkan, maklum sejatinya kebutuhan helikopter serbu alias gunship cukup besar untuk mendukung pergerakan militer di luasnya wilayah Indonesia. Selain desain Gandiwa yang pernah membuat heboh pada tahun 2014, jauh sebelumnya ternyata sudah ada Bumblebee-001. (more…)

Terkait Performa, TNI AL Hentikan Operasional NBO-105 dalam Misi UNIFIL

Di tengah keterbatasan alutsista, sejak 2009 Indonesia secara rutin mengirimkan kapal perangnya yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF) UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). Secara bergantian korvet-korvet TNI AL bergabung dengan kapal perang dari Bangladesh, Brazil, Jerman, Turki dan Yunani dalam MTF UNIFIL. Dan menedukung kehadiran elemen kapal perang, setiap misi korvet TNI AL selalu didukung dengan satu unit helikopter. (more…)

Airbus Helicopters H145M: Performa Unggul Helikopter Ringan Multirole Twin Engine

Tak ada yang keliru dengan pengadaan AS05/AS555 Fennec untuk Puspenerbad TNI AD, namun jika Fennec dimaksudkan sebagai generasi penerus armada NBO-105, maka ada satu fitur khas di NBO-105 yang memang tidak ada di Fennec, yakni clamshell doors pada bagian belakang. Justru masih di segmen yang sama dengan NBO-105 dan berasal dari produsen yang sama dengan Fennec, ada H145M yang disebut Airbus Helicopters sebagai light battlefield support dengan kemampuan multirole. (more…)

Helikopter NBO-105 TNI AL Lakukan Pendaratan di USS Fort Worth LCS-3

1635015_-_main

Untuk pertama kalinya, helikopter Puspenerbal TNI AL NBO-105 dengan nomer NV-409, sukses melakukan pendaratan di helipad USS Fort Worth LCS-3. Hal ini menjadi agenda dalam latihan militer CARAT (Cooperation Afloat Readiness and Training) Indonesia 2015 yang berlangsung di perairan Bali. Operasi pendaratan helikopter secara langsung menyiratkan peningkatan interoperabilitas antara kekuatan TNI AL dan AL AS. (more…)

FN HMP250: Senjata Pamungkas Heli Serbu NBO-105 Penerbad

FN HMP250
FN HMP250

Sebelum datangnya helikopter Mi-35P di tahun 2003, praktis TNI dan khususnya TNI AD belum pernah memiliki heli serbu yang dedicated. Peran heli serbu, sebelum hadirnya Mi-35P dipasrahkan pada sosok helikopter ringan atau helikopter sedang yang dipersenjatai. Dimana aslinya adalah heli angkut sipil yang kemudian dimunculkan kembali dalam versi militer. Diantara tipe-tipe yang populer seperti Bell 205 A-1, NBell-412, dan NBO-105 yang telah memperkuat kavaleri udara TNI AD selama tiga dekade belakangan. (more…)

NBell-412 SP/HP/EP: Tulang Punggung Kavaleri Udara TNI AD

cek2

Jawara helikopter angkut taktis multi peran di kavaleri udara TNI AD kini disandang heli jenis Mil Mi-17-V5. Dengan ukurannya yang bongsor, Mi-17-V5 menjadi andalan Puspenerbad, dalam sekali terbang bisa membawa kapasitas angkut di kabin hingga 4,07 ton dan kapasitas angkut di luar kabin mencapai 5 ton. Namun, karena populasi Mi-17-V5 Skadron 31 yang hanya 12 unit, membuat heli ini belum bisa menjadi tulang punggung aktivitas kavaleri udara, khususnya dalam operasi mobil udara. (more…)

Gandiwa: Konsep Helikopter Tempur “Gado-Gado” AH-64 Apache dan AH-1 Cobra

Gandiwa

Di MEF (Minimum Essential Force) Tahap I, pengadaan alutsista di lini helikopter tempur punya perhatian tersendiri, dibuktikan dengan langkah TNI untuk ‘out of the box’ dengan membeli helikopter berkualifikasi full kombatan Mi-35P Hind dan berlanjut ke order pengadaan AH-64E Apache Guardian. Seperti diketahui, porsi kekuatan helikopter pemukul Puspenerbad sejak lama hanya bertempu pada heli transpor multirole yang dipersenjatai secara terbatas, seperti NBO-105, Bell 205 A1, NBell 412, dan Mil Mi-17 V5. (more…)

Eurocopter AS550 Fennec: Generasi Anyar Helikopter Serbu Ringan TNI AD

as550fennec_3

Bila Puspenerbal TNI AL mendapatkan ‘kado’ AS 565 MB Panther untuk melengkapi sistem senjata pada kapal perang, maka di matra udara dan darat pun turut kebagian jatah modernisasi di lini helikopter. Di lingkungan TNI AD, Puspenerbad seperti banyak diwartakan, bakal menerima heli serbu AH-64 Apache yang akan datang mulai tahun 2015 hingga 2017. Selain itu, korps kavaleri udara ini juga mendapatkan heli tempur serbaguna NBell-412EP buatan PT Dirgantara Indonesia (DI). (more…)