Tag: mortir

PT Pindad Tampilkan “Ruppell” – Drone Hybrid VTOL Peluncur Mortir Kaliber 60/81mm

Walau butuh waktu panjang untuk mencapai tahap produksi, namun, bukan berarti kreator alutsista di dalam negeri menjadi lemah dalam berinovasi. Seperti di pameran pertahanan Indo Defence 2022, PT Pindad dan manufaktur drone asal Bandung, PT Bentara Tabang Nusantara, secara perdana memperkenalkan drone Hybrid VTOL (Vertical Take-off Landing) Ruppell yang digadang dapat meluncurkan mortir. (more…)

Revolver 860 – Drone Quadcopter “Pembom” Mortir, Mimpi Buruk Buat Infanteri Lawan

Drone quadcopter yang satu ini dimensinya nampak biasa saja, namun bila melihat payload dan daya hancurnya, maka drone quadcopter yang diberi label Revolver 860 jelas bukan sembarang drone. Revolver 860 masuk kelas UCAV (Unmmaned Combat Aerial Vehicle) memang punya daya hancur menakutkan, pasalnya drone ini dapat membawa ‘drum’ yang dapat meluncurkan delapan mortir dengan mekanisme revolver, menjadikan drone mini ini dapat memporak-porandakan perkubuan infanteri. (more…)

Malaysia Tampilkan AV8 Gempita 8×8 Varian Armoured Mortar Carrier

(Foto: Istimewa)

Netizen di Indonesia tentu kenal dengan AV8 Gempita 8×8, inilah keluarga ranpur (panser) berpenggerak delapan roda yang menjadi kebanggaan Angkatan Bersenjata Malaysia. Dan ada kabar terbaru terkait debut AV8 Gempita, dimana pada ajang Defence Services Asia (DSA) 2022 pada akhir Maret lalu, telah diperlihatkan varia terbaru dari Gempita, yakni armoured mortar carrier (AMC) – alias varian pembawa mortir. (more…)

Uni Emirat Arab Kembangkan Mortir Jadi “Smart Bomb”

(armyrecognition.com)

Mortir selama ini dikenal sebagai bagian dari senjata bantu infanteri yang legendaris. Saking populernya, adopsi mortir telah banyak dikembangkan, seperti Batalyon Infanteri Mekanis TNI AD yang menempatkan peluncur mortir di ranpur Anoa, sampai pembuatan peluncur mortir mekatronik yang dibuat oleh Dislitbangad dan PT Pindad. Namun, pengembangan yang dilakukan belum menyentuh pada elemen amunisi, yaitu proyektil mortir itu sendiri. (more…)

SRAMS 120mm: Benchmark Prototipe Super Rapid Mortir Litbang TNI AD

img-20160903-wa0001

Mungkin maksud hati ingin mencontoh Super Rapid Advanced Mortar System (SRAMS) keluaran ST Kinetics, Singapura. Meski masih berupa prototipe yang belum tuntas, Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad) pernah membuat terobosan mortir otomatis yang mirip-mirip dengan SRAMS. Bila SRAMS mengusung mortir kaliber 120 mm, maka mortir jenis mekatronik inovasi Litbang TNI AD mengusung mortir kaliber 81 mm, kaliber mortir yang juga masif digunakan sebagai senjata bantu infanteri (senbanif). (more…)

M43 120mm: Mortir Kaliber Besar Era Operasi Trikora

13-pasmar1-apel-khusus

Keberadaan mortir memang tak bisa dilepaskan dari pergerakan tempur pasukan infanteri. Karena dinamika yang terjadi dalam pertempuran, mortir yang bertindak sebagai ‘artileri mandiri’ pada unit infanteri juga membutuhkan kaliber mortir yang memadai. Selain standar digunakan kaliber 40 mm, 60 mm, dan 81 mm, TNI juga pernah menggunakan mortir heavy barrel (kaliber besar) 120 mm yang ukuran kalibernya melampaui kaliber Howitzer TNI kebanyakan. (more…)

RPG-7: Simple & Deadly – Andalan Senjata Bantu Infanteri Korps Marinir TNI AL

denjaka_weapon2

Selain senapan serbu AK-47, granat berpeluncur roket RPG -7 layak dinobatkan sebagai senjata perorangan besutan Uni Soviet yang legendaris melintasi batas jaman dan telah digunakan banyak negara. Sejak dioperasikan AD Soviet pada tahun 1961, kini 73 negara telah mengoperasikan RPG-7, dan seperti halnya AK-47, RPG-7 juga banyak diproduksi oleh negara lain. Meski agak belakangan, Indonesia akhirnya ikut bergabung sebagai pengguna resmi RPG-7. (more…)