Tag: MEF

Belum Ada Tandingan, Armada Kapal Selam Singapura Adopsi 2 Teknologi AIP

Dengan diluncurkannya RSS Invicible pada 18 Februari lalu, menjadikan pada tahun 2021 akan ada dua tipe kapal selam di Asia Tenggara yang beroperasi menggunakan teknologi AIP (Air Independent Propulsion). Dan faktanya kedua tipe kapal selam dengan AIP di atas, adalah milik AL Singapura (RSN). Saat ini AL Singapura telah mengoperasikan dua unit Archer Class (RSS Archer dan RSS Swordsman) yang mengusung teknologi AIP Stirling Engine dari SAAB Swedia. (more…)

Asah Kemampuan Serang Permukaan, Pilot Tempur TNI AU Andalkan TGM-65G dan TGM-65K2 Maverick

TGM-65G Maverick (Foto: Instagram Skadron Udara 16)

Bicara tentang rudal udara ke permukaan, nama AGM-65 Maverick buatan Raytheon adalah ujung tombak pada armada pesawat tempur TNI AU. Selain predikatnya yang battle proven, Maverick yang kini dimiliki TNI AU dalam dua versi sudah beberapa kali dilakukan uji tembak dengan hasil memuaskan, baik dilakukan dari jet tempur F-16 Fighting Falcon atau Hawk 209. (more…)

Dibalik Misi Terbang Malam, Inilah Serba-Serbinya dari Penerbang Jet Tempur TNI AU

Foto: Instagram Skadron Udara 16

Sebagian dari Anda tentu pernah memainkan game simulator pesawat tempur, baik di PC atau smartphone. Dan salah satu tantangan yang ‘dihadapi’ adalah disorientasi saat memasuki moda misi terbang malam hari, dimana gamers kerap kesulitan menentukan batas cakrawala dan ketinggian terbang dari permukaan. Belum lagi tingkat kesulitan akan bertambah saat menjalankan misi tempur, baik berupa pemboman hingga dog fight di kegelapan malam. (more…)

Mengenal Miniature Detonating Cord, “Penyelamat” Pilot Sebelum Melontarkan Diri

MDC di Hawk 109 TNI AU (Foto: Instagram Skadron Udara 12)

Belum lama ini ada pertanyaan menarik dari netizen di akun Twitter @_TNIAU, yakni tentang apa fungsi dari garis berkelok-kelok di atas kaca kanopi pesawat tempur. Seperti telah dijelaskan oleh ‘Airmin,’ yang dimaksud sebagai garis berkelok-kelok di atas kanopi adalah MDC (Miniature Detonating Cord), persisnya MDC berupa alur kabel yang dapat meledak, yang diaktifkan saat pilot dalam keadaan darurat untuk meninggalkan pesawat, atau dalam prosedur melakukan ejection seat. (more…)

Mengintip “Rollback Engine” Jet Tempur F-16 C Skadron Udara 16 TNI AU

Foto: Instagram SkadronUdara16

Rollback engine bagi warga pangkalan udara mungkin sudah jadi pemandangan lazim, namun di mata awam penulis, aktivitas lepas pasang mesin pesawat, khususnya pada pesawat tempur menjadi pemandangan yang spesial. Meski tak semua mata berkesempatan melihat langsung proses rollback engine jet tempur, Skadron Udara 16 yang menjadi rumah dari armada F-16 C/D Block52ID di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, berbagi momen tersebut dalam akun Instagram @skadronudara16. (more…)

Aermacchi M-346FA: kandidat Jet Tempur Lapis Kedua untuk AU Malaysia

Bagi pabrikan jet tempur, pengadaan alutsista di Indonesia mungkin kini terasa sedang lesu, tapi sebaliknya ada harapan yang sedikit lebih baik di Malaysia. Setidaknya ini tergambar dari program pengadaan Light Combat Aircraft (LCA) atau Fighter Lead-in Trainer (FLIT) yang tengah digadang Kementerian Pertahanan Malaysia untuk memenuhi jet tempur terbaru lapis kedua. AU Malaysia (RMAF) mencangakan 12 unit LCA untuk tahap awal, dan 24 unit tambahan di tahun berikutnya. (more…)

Heckler & Koch MP7: Dipercaya Kopassus dan Paspampres, Inilah Submachine Gun dengan Kaliber Khusus

Di arsenal senjata perorangan TNI, ternyata bukan Uzi dan Brugger & Thormet MP9 saja sebagai Submachine Gun yang hadir dengan magasin terletak di dalam grip, ada satu senjata lain dari Jerman, persisnya produksi Heckler & Koch yang telah digunakan oleh Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Yang dimaksud disini adalah H&K MP7, jenis Submachine Gun yang menggunakan kaliber unik, 4,6 x 30 mm. (more…)

Setelah Lama Dinanti, Kemhan Resmi Akuisisi 2 Kapal Pemburu Ranjau dari Jerman

Bahwa Indonesia akan mengakuisisi dua unit kapal penyapu ranjau, jelas bukan berita baru, bahkan jenis kapal penyapu ranjau yang dipilih pun telah diketahui sejak 2016 silam, yakni Frankenthal Class buatan Jerman. Pun anggaran yang digelontorkan Kementerian Pertahanan untuk dua Mine Countermeasures Vessels (MCMV) ini telah dipatok sebesar US$204 juta. Bila pembaca cermat, mockup Frankenthal Class sempat ditampillan dalam Indo Defence 2018. (more…)