Tag: linud

Vespa 150 TAP – Skuter Tempur dengan Senjata Tanpa Tolak Balik

Modifikasi pada skuter Vespa klasik sudah lazim dilakukan dimana-mana, namun, sepertinya belum ada modifikasi Vespa yang serevolusioner yang dilakukan untuk kebutuhan pasukan lintas udara (linud) Perancis. Meski bukan alutsista baru, Vespa dua tak klasik ternyata dapat dimodif sebagai kendaraan peluncur senjata tanpa tolak balik (recoilless rifle). (more…)

Dukung Infiltrasi Senyap, Rusia Luncurkan Parasut dengan Kemampuan ‘Stealth’

Mengandalkan kegelapan malam dan teknik HALO (high altitude low opening), adalah sebagian dari jurus pasukan elite untuk melaksanakan operasi terjun tempur (junpur) dalam misi infiltrasi dan sabotase. Meski begitu, ada beragam risiko yang harus ditanggung oleh prajurit, di antaranya adalah payung parasut yang sedari awal telah terdeteksi oleh pasukan lawan di darat. Walau dalam kepekatan malam, faktanya parasut yang mengembang dapat dilihat jelas oleh lawan yang menggunakan night-vision goggles (NVG). (more…)

VDV K-4386 4×4 “Typhoon Airborne” – Ranpur MRAP Spesialis Pasukan Lintas Udara

Meski sempat diwarnai insiden mogok dan terbakarnya mesin panser VPK-7829 Bumerang 8×8 di parade Victory Day pada 24 Juni lalu, namun, secara umum defile militer terbesar di dunia tersebut telah berlangsung meriah dan sukses. Walau bukan termasuk maskot, namun lini persenjataan lintas udara AD Rusia menampilkan ranpur barunya yang diberi label Tayfun (Typhoon) VDV K-4386 4×4, yakni jenis ranpur berkualifikasi Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP) yang dibekali kanon 30 mm dan dirancang mudah untuk diterjunkan lewat parasut. (more…)

Airbus A400M Atlas Lulus Sertifikasi, Kini Dapat Terjunkan 116 Pasukan Linud Secara Statik

Bagi kebanyakan orang, pesawat angkut yang membawa pasukan lintas udara (linud) terlihat dengan mudahnya ‘melepas’ puluhan hingga ratusan penerjun dalam satu kali sortie. Dalam operasi linud, kelompok prajurit penerjun dilepas lewat pintu samping di belakang pesawat lewat metode terjun statik, dimana payung otomatis langsung mengembang sesaat prajurit keluar dari pesawat. Tapi, tahukah Anda, bahwa pesawat yang digunakan untuk terjun statik perlu mendapatkan sertifikasi? (more…)

Norinco VN3 4×4 – Punya Desain Mirip Panhard VBL, Inilah Rantis Lapis Baja Terbaru Pasukan Lintas Udara Cina

Yang satu ini bukan alutsista dengan efek deterens, namun yang satu ini adalah rantis lapis baja 4×4 yang notabene profilnya tak jauh beda dengan rantis-rantis lapis baja milik TNI pada umumnya. Tapi yang menarik, media Cina menyebut rantis di capture adalah batch pertama dari rantis lapis baja amfibi pesanan pasukan lintas udara (airborne troops) AU Cina. Disebutkan pula, rantis ini punya kemampuan untuk diterjunkan dari udara (air droppable). (more…)

Steyr Puch Haflinger 700AP: Rantis Pendukung Operasi Lintas Udara TNI Era 60-an

Puch-1

Bentuknya mungil dan jauh dari kesan sangar, tapi inilah Puch Haflinger, rantis (kendaraan taktis) era 60-an yang pernah digunakan satuan elit TNI. Tercatat mulai dari pasukan pengawal Presiden Soekarno Cakrabirawa dan RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat) – sekarang Kopassus, pernah memakai rantis ringan 4×4 ini untuk tugas operasional. Pada masanya, Puch terkenal bandel, meski bobotnya hanya setengah ton tapi mampu melahap medan off road yang lumayan berat. (more…)

Airbus A400M Atlas: Next Generation, Pesawat Angkut Berat Strategis TNI AU

800x600_1334772551_A400M_In

PPRC (Pasukan Pemukul Reaksi Cepat) menjadi ujung tombak TNI dalam gelaran unsur pemukul infanteri secara massif yang dapat dihadirkan dalam tempo singkat lewat platform lintas udara (linud) atau kondang dengan istilah airborne. Karena sifatnya yang reaksi cepat, elemen Batalyon Infanteri Linud diharuskan mampu diterjunkan di setiap titik wilayah Tanah Air sejak 24 jam perintah operasi dikeluarkan oleh Panglima TNI. (more…)

C-295M: Pesawat Angkut Taktis Lapis Kedua TNI AU

Rangkaian aksi pencarian dan evakuasi korban penumpang pesawat Air Asia QZ8501 secara langsung juga menampilkan performa armada pesawat angkut taktis milik TNI AU. Selain yang utama pesawat angkut berat C-130 Hercules Skadron Udara 31, misi SAR dan transportasi udara selama operasi terkait Air Asia QZ8501 juga menghadirkan keluarga baru TNI AU, yakni C-295M, pesawat taktis angkut sedang dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma. (more…)