Persaingan dalam Canadian Patrol Submarine Project (CPSP) semakin memanas. ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), raksasa galangan kapal asal Jerman, dilaporkan tidak tinggal diam menghadapi tawaran masif dari Korea Selatan. Untuk memenangkan kontrak pengadaan 12 kapal selam senilai US$12 miliar (sekitar Rp190 triliun), TKMS kini meluncurkan strategi yang disebut sebagai “paket ekonomi luas” yang melampaui sekadar penjualan alutsista. (more…)
Hanwha Ocean (d/h Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering/DSME) bersama raksasa pertahanan asal Inggris, Babcock International, secara resmi mengusulkan model kerja sama trilateral antara Korea Selatan, Inggris, dan Kanada. Tawaran ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk memenangkan kontrak raksasa Canadian Patrol Submarine Project (CPSP) senilai 60 miliar dolar Kanada atau sekitar US$43 miliar (Rp675 triliun). (more…)
Sebagai sebuah sistem yang kompleks, kapal selam dibangun dari berbagai macam perangkat elektronik dan navigasi, yang dipasok oleh beberapa perusahaan. Salah satu informasi yang menarik, kapal selam tercanggih produksi Korea Selatan, KSS-III (Jangbogo III), ternyata mengadopsi sistem kendali dan navigasi inti dari perusahaan asal Perancis. (more…)
Lewat KSS-III (Dosan Ahn Chang-ho class/Jang Bogo class), Korea Selatan telah memulai mengembangkan kapal selam dengan teknologi vertical launching system (VLS), yang tak lain digunakan untuk meluncurkan rudal balistik taktis atau submarine launched ballistic missile (SLBM). Namun, dengan peluncuran “Hero Kim Gun-ok” oleh Korea Utara, yakni kapal selam diesel listrik yang juga mampu meluncurkan rudal balistik, maka Seoul berusaha mendongkrak kemampuan VLS pada arsenal kapal selam diesel listrik KSS-III. (more…)
Bagi Korea Selatan, Polandia adalah kunci untuk meraih sukses dalam pemasaran alutsista di pasar Eropa. Setelah pada tahun 2022 sukses meraih kontrak pengadaan beragam alutsista senilai lebih dari US$14,5 miliar dari Polandia, maka Negeri Ginseng kian percaya diri untuk menawarkan jenis alutsista lain yang belum pernah dilakukan untuk pasar eropa, yakni kapal selam diesel listrik dengan teknologi Air Independent Propulsion (AIP). (more…)
Mitra kerja sama PT PAL dalam pembangunan kapal selam Nagapasa class, Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering’s (DSME), pada hari Kamis kemarin (30/3/2023) melakukan seremoni di Okpo untuk pembangunan kapal selam diesel listrik generasi terbaru untuk Angkatan Laut Korea Selatan, yakni peletakan lunas (keel laying) kapal selam KSS-III Batch II pertama, atau yang akan dikenal sebagai Jang Bogo class. (more…)
Setelah meraih sukses dalam tender Protected Mobile Fires (Program LAND 8116 Phase 3), dimana Hawnha Defence meraih kontrak US$1 Miliar untuk memasok 30 Unit AS9 Huntsman Self Tracked Propelled Howitzer (SPH) dan 15 Unit AS10 Armored Amunition Resupply Vehicle (AARV), dan kini tenga berkompetisi dalam tender IFV (Infantry Fighting Vehicle) Redback beroda rantai. Ada kabar bahwa Korea Selatan saat ini tengah merayu Australia untuk membeli kapal selan konvensional, yakni sebagai pengisi gap (celah) saat kapal selam Collins Class pensiun. (more…)