Tag: Korea Aerospace Industries

Raih Lisensi 100%, Hanwha Aerospace Bangun Pabrik Mesin untuk Jet Tempur KF-21 Boramae di Korea Selatan

(Zhang Hui/VCG via Getty Images)

Lantaran kerap mengikat kontrak dalam jumlah besar, maka tak heran bila Negeri Ginseng sukses mendapatkan manfaat alih teknologi (transfer of technology) maksimal di industri pertahanan. Seperti dalam program KF-21 Boramae, jet tempur hasil rancangan Korea Selatan – Indonesia ini sejak awal dipersiapkan untuk menggunakan dua mesin jet F414-GE-400K produksi General Electric untuik tiap pesawatnya. Dan dengan kontrak produksi ratusan unit KF-21 untuk Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF), maka sudah barang tentu Seoul akan meminta alih teknologi yang signifikan dari General Electric (GE) Aviation. (more…)

Korea Selatan Revisi Jumlah Kontrak Produksi Awal KF-21 Boramae, Jadi Hanya 20 Unit Tahun Ini

Menjelang tahap produksi awal jet tempur KF-21 Boramae yang akan dilakukan pada tahun ini, serangkaian persiapan dilakukan, sebut saja pihak pabrikan Korea Aerospace Industries (KAI) yang akan mengalokasikan dana US$178 juta untuk penyiapan pra sarana dan pendukung untuk produksi 40 unit KF-21. Nah, menjelang produski tahap awal, ternyata ada update yang disampaikan Defense Acquisition Program Administration (DAPA), bahwa produksi KF-21 yang akan dimulai tahun ini berkurang jadi 20 unit. (more…)

Jelang Produksi Tahap Awal KF-21 Boramae, KAI Alokasikan Anggaran US$178 Juta

Di tengah dugaan kasus spionase dan ketidakpastian sisa biaya pengembangan yang harus dilunasi oleh pemerintah Indonesia. Agenda Korea Selatan untuk memulai produksi jet tempur KF-21 Boramae pada tahun ini tetap dimantapkan, mengingat pada tahun 2026 dijawalkan unit perdana KF-21 sudah harus diserahkan kepada Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF). Dimulai pada tahun ini, produksi awal KF-21 ditetapkan sebanyak 40 unit. (more…)

Serius Kembangkan Jet Tempur Ringan Single Seat F-50, KAI Rilis Nilai Investasi yang Disiapkan

(aviacionline.com)

Meneruskan pernyataan dari CEO Korea Aerospace Industries (KAI) pada Oktober 2023, yang menyebut pengembangan masa depan jet tempur ringan FA-50 Fighting Falcon, adalah dengan mewujudkan versi pesawat tempur ringan satu kursi (single seat) F-50. Dan belum lama ini, rencana tersebut kabarnya sudah semakin serius. Selain desain, juga telah disebut jumlah biaya pengembagan yang akan diinvestasikan. (more…)

Malaysia Persiapkan Kontrak Akuisisi Tahap Kedua 18 Unit FA-50 Block 20 Fighting Eagle

Setelah menuntaskan kontrak pengadaan 18 jet tempur serang ringan FA-50 Fighting Eagle senilai 1,2 triliun won (US$920 juta) pada akhir Februari 2023, Kementerian Pertahanan Malaysia dibakarkan tengah mempersiapkan kontrak berikutnya untuk pengadaan 18 unit FA-50 tambahan, menjadikan nantinya Angkatan Udara Malaysia (TUDM/RMAF) secara keseluruhan akan mengoperasikan 36 unit FA-50 Block 20, yang diklaim sebagai varian Fighting Eagle paling canggih. (more…)

Korea Selatan Produksi Massal Rudal Anti Tank Hanwha Taipers, Anti Jamming dengan Algoritma Kecerdasan Buatan

Meski dikenal dengan predikat battle proven, namun usia rudal anti tank BGM-71 TOW (Tube-launched, Optically tracked, Wire-guided) terbilang uzur, lantaran sudah mulai digunakan sejak awal dekade 70-an. Dan Korea Selatan sebagai salah satu pengguna rudal TOW berencana untuk menggantikannya dengan rudal anti tank produksi dalam negeri yang disebut Taipers (Tank Snipers). (more…)