Tag: Kopassus

Mamba dan Bushmaster – Dua Rantis MRAP yang Mejeng di Victory Park Moskow, Sejenis yang Digunakan Kopassus

Bushmaster

Warga Moskow tengah mendapat tontonan baru, yakni digelarnya pameran alutsista rampasan dari perang Ukraina “War Trophies”, yang berlangsung selama satu bulan di Victory Park. Sekitar 30 kendaraan tempur (ranpur) dan kendaraan taktis (rantis) dari 12 negara donatur Ukraina, dipamerkan dalam kondisi mulai dari rusak ringan sampai rusak berat. (more…)

Pindad AM1 – Senapan Serbu Terbaru dari Desain AR15/M4, Punya Bobot Lebih Ringan dari SS2

Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan saat menjajal senapan serbu AM1. (Foto:Pindad)

Meniggalkan desain SS1 dan SS2 yang telah mencetak sukses, kini PT Pindad merilis senapan serbu terbarunya yang sepintas mirip dengan senapan serbu besutan Jerman, Heckler & Koch (H&K) HK416. Yang dimaksud adalah senapan serbu Pindad AM1 yang pada awal Januari lalu diperkenalkan oleh BUMN Strategis asal Bandung tersebut. (more…)

Ukraina Terima Rantis Lapis Baja Alvis Mamba 4×4, Sejenis yang Digunakan Kopassus

Untuk ukuran rantis lapis baja dengan kemampuan MRAP (Mine Resistant Ambush Protected), Alvis Mamba 4×4 terbilang unik, lantaran sasis rantis ini terbilang pendek, yang mengesankan Mamba tampil imut. Dan dari ajang Perang di Ukraina yang belum juga redup, ada kabar bahwa Mamba ikut diterjunkan di medan perang, persisnya rantis 4×4 ini dihibahkan oleh Estonia kepada militer Ukuraina. (more…)

Untuk Kebutuhan Pasukan Perdamaian PBB, Australia Hibahkan 15 Unit Rantis Bushmaster ke Indonesia

Bushmaster milik Kopassus TNI AD.

Rantis lapis baja produksi Thales Australia, yakni Bushmaster 4×4 bukan jenis arsenal baru di lingkup TNI AD, rantis dengan kualifikasi Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP) ini, dalam jumlah kecil sudah sejak tahun 2014 dioperasikan oleh Satgultor 81/Kopassus. Bahkan PT Pindad di tahun 2016 sempat mengembangkan Bushmaster versi Indonesia yang diberi label “Sanca”. (more…)

Ganti Senapan Serbu FAMAS dengan HK416, Inilah Alasan yang Diambil oleh Militer Perancis

(nationalinterest.org)

Meski Heckler & Koch (H&K) dibuat kecewa atas keputusan Bundeswehr (angkatan bersenjata Jerman) yang lebih memilih Haenel MK 556 sebagai senapan serbu HK G36, namun ada proyek besar yang mampu membuat bangga nama manufaktur senjata asal Negeri Bavaria tersebut, dimana produk andalan H&K justru dipercaya sebagai senapan serbu untuk angkatan bersenjata Perancis. (more…)

Wessex Saker – Rantis Buggy Bermesin VW Andalan Pasukan Elite SAS di Medan Gurun

Rantis dengan model buggy tubular sejak lama dikenal sebagai ‘sahabat’ pasukan elite. Sebut saja Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD yang mengoperasikan Flyer 4×4 dan P6-ATAV. Pun model rantis buggy juga dipercaya sebagai wahana andalan oleh pasukan elite Inggris, Special Air Service (SAS) yang pada dekade 80/90-an menggunakan Saker, jenis rantis Light Rapid Deployment Vehicle (LRDV) atau Light Strike Vehicle (LSV). (more…)

Heckler & Koch MP7: Dipercaya Kopassus dan Paspampres, Inilah Submachine Gun dengan Kaliber Khusus

Di arsenal senjata perorangan TNI, ternyata bukan Uzi dan Brugger & Thormet MP9 saja sebagai Submachine Gun yang hadir dengan magasin terletak di dalam grip, ada satu senjata lain dari Jerman, persisnya produksi Heckler & Koch yang telah digunakan oleh Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Yang dimaksud disini adalah H&K MP7, jenis Submachine Gun yang menggunakan kaliber unik, 4,6 x 30 mm. (more…)

Konsep Pengamanan di Perbatasan, Inilah Kendaraan Tempur Bawah Air Buatan Dalam Negeri

Yang disebut Kendaraan Tempur Bawah Air (KTBA) sudah bukan hal baru dalam definisi peperangan bawah permukaan. Menjadi kepanjangan peran kapal selam, KTBA atau SDV (Seal Delivery Vehicle) menjadi kunci daya gerak bagi satuan elite dengan spesialis peperangan bawah laut, seperti Kopaska (Komando Pasukan Katak) TNI AL. Tak hanya di lingkup TNI AL, satuan elite lain seperti Kopassus (Komando Pasukan Khusus) juga mempunyai KTBA, meski dalam dimensi yang lebih kecil. (more…)

Searcher UAV, ‘Sosok’ Terlupakan di Balik Operasi Pembebasan Sandera Mependuma

130 hari merupakan waktu yang panjang dalam sebuah drama penyanderaan di Mapenduma, Papua. Sebelas peneliti dari Ekspedisi Lorentz 95 mengalami tragedi yang tak terlupakan saat disandera Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Kelly Kwalik pada 8 Januari 1996. Lewat perjuangan dan lika liku upaya pembebasan, aksi militer yang dikenal sebagai Operasi Pembebasan Sandera Mapenduma baru berakhir pada 9 Mei 1996. (more…)