Tag: Kongsberg Defence Systems

Gantikan Rudal Harpoon, AL Belanda Resmi Pilih Rudal Anti Kapal NSM dari Kongsberg

Setelah Angkatan Laut Inggris memilih NSM (Naval Strike Missile) sebagai pengganti rudal anti kapal Harpoon di kapal perusak (destroyer) Type 45 dan frigat Type 23, yang akan berakhir masa aktifnya pada tahun 2023. Rupanya, langkah serupa diikuti oleh Angkatan Laut Belanda, yang secara resmi juga telah memilih NSM untuk menggantikan rudal Harpoon yang saat ini terpasang di frigat De Zeven Provincien Class. (more…)

Thales dan Kongsberg Luncurkan StrikeMaster Coastal Defence System, Berharap Menang Tender dari Departemen Pertahanan Australia

Setelah beberapa bulan lalu diperlihatkan prototipenya, kini StrikeMaster, yakni varian rantis Bushmaster dengan peluncur rudal anti kapal NSM (Naval Strike Missile), telah resmi diluncurkan oleh Thales Australia dan Kongsberg Defence Australia dalam ajang Land Forces 2022 (4 – 6 Oktober) International Defence Exhibition di Brisbane. (more…)

Gelombang Perdana Peluncur NASAMS Tiba di Australia

Seperti halnya Indonesia, Australia juga mempercayakan sistem hanudnya pada NASAMS (National/Norwegian Advanced Surface to Air Missile System) besutan Kongsberg Defence & Aerospace dan Raytheon Missiles & Defense. Meski Indonesia lebih dulu dalam hal implementasi baterai NASAMS, namun NASAMS yang diakuisisi Australia adalah varian yang lebih baru, yakni NASAMS 3. (more…)

Buka Blokade Laut Hitam, Washington Pertimbangkan Kirim Rudal Anti Kapal ke Ukraina, Pilihan antara Harpoon atau NSM

Ilustrasi Harpoon Coastal Defense System.

Gedung Putih kini tengah mempertimbangkan usaha pengiriman rudal anti kapal untuk Ukraina. Hal tersebut terkait dengan upaya Amerika Serikat dan NATO untuk membuka blokade pelabuhan laut Ukraina dari Armada Laut Hitam Rusia. Seperti diketahui, Ukraina saat ini tidak dapat melakukan pengiriman produk pertanian, terutana gandum ke luar negeri. Sekitar 20 unit kapal perang Rusia, termasuk kapal selam, berada di zona operasional Laut Hitam. (more…)

Thales dan Kongsberg Hadirkan StrikeMaster – Varian Bushmaster dengan Peluncur Rudal Anti Kapal NSM

Seperti halnya Indonesia, Australia juga telah memproyeksikan untuk menggunakan rudal anti kapal NSM (Naval Strike Missile) produksi Kongsberg. Bagi Australia, NSM kelak akan dipasang pada armada kapal permukaan Angkatan Laut Australia (RAN), persisnya NSM dipersiapkan untuk menggantikan rudal Harpoon yang kini terpasang di frigat ANZAC Class dan kapal perusak Hobart Class. (more…)

Kongsberg Luncurkan Hugin Endurance, Drone Bawah Laut yang Bisa Beroperasi 15 Hari dan Menyelam Hingga 6.000 Meter

Ada beragam fitur yang menjadikan KRI Rigel 933 dan KRI Spica 934 layak disebut sebagai kapal hidro oseanografi canggih, salah satunya berkat adanya drone bawah laut jenis Hugin 1000. Wahana yang masuk kategori AUV (Autonomous Underwater Vehicle) ini, menjadikan misi survei bawah laut mampu merekam data-data kelautan, bahkan sampai kedalaman 3.000 meter. Dan, ada kabar dari pihak pabrikan, yakni Kongsberg Maritime telah meluncurkan varian terbaru yang diberi label Hugin Endurance. (more…)

Kongsberg Sea Protector MK50, Lengkapi Sistem Senjata di KMC 38M TNI AD

Melanjutkan program pengadaan Kapal Motor Cepat (KMC), TNI AD dikabarkan akan kembali mendapatkan kapal patroli terbaru buatan PT Tesco Indomaritim. Hal tersebut terlampir dalam video di YouTube yang memperliatkan kegiatan sea trial dan firing test dari kapal yang disebut sebagai KMC 38M. Desain Kapal dengan nomer lambung AD-64 ini nampak tak beda jauh dengan kapal patroli peronda Lantamal yang dikenal sebagai KAL. Namun justru perhatian netizen pemerhati dunia alutsista tertarik pada sosok senjata yang disematkan persis di depan anjungan. (more…)

Raytheon AN/MPQ-64 F1 Sentinel, Radar Intai Pada Sistem Hanud NASAMS

Dalam kontrak pengadaan dua baterai sistem hanud NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System) pada tahun 2017, dipastikan Indonesia nantinya akan juga mendapatkan unit radar AN/MPQ-64 F1 Sentinel X band 3D. Radar tersebut nantinya akan ditempatkan dalam kendaran taktis 4×4 dan akan melekat langsung pada penggelaran sistem NASAMS yang nantinya bakal dioperasikan Detasemen Pertahanan Udara Paskhas TNI AU. Radar buatan Raytheon ini mengandalkan resolusi tinggi dan pancaran sinyal tiga dimensi. (more…)