Seputar DSEI 2019Klik di Atas

Tag: Kolinlamil

LST Eks Perang Dunia II, KRI Teluk Ratai 509 dan KRI Teluk Bone 511 Telah Resmi Dipensiunkan

Dua kapal perang TNI AL eks Perang Dunia Kedua, yakni KRI Teluk Ratai 509 dan KRI Teluk Bone 511 yang masuk dalam Landing Ship Tank (LST) 542 Class, secara resmi telah dipensiunkan dari arsenal armada TNI AL. Kedua LST yang telah memperkuat TNI AL sejak dekade 60/70-an ini merupakan saksi sejarah peperangan besar, lantaran LST 542 Class terlibat dalam operasi pendaratan pasukan Sekutu di Pantai Normandia, Perancis. (more…)

KRI Teluk Amboina 503: Dibeli dari Jepang, Inilah Landing Ship Tank ‘Retro’ Perang Dunia II

Pada akhirnya alutsista tua akan dipensiunkan secara bertahap, tapi karena dinilai masih mumpuni, tak semuanya masuk dalam daftar yang akan masuk masa purna tugas. Di lini armada TNI AL, ada dua kapal perang buatan Jepang yang usianya sudah tak muda, diluncurkan pada tahun yang sama dan sampai kini masih aktif digunakan dalam beragam operasi. Yang dimaksud adalah kapal markas KRI Multatuli 561 buatan galangan Ishikawajima Harima, Tokyo, dan kapal pendarat KRI Teluk Amboina 503 buatan Sasebo Heavy Industries. (more…)

Pernah Digunakan Kriegsmarine dan Kapal Angkut Haji, Inilah Sejarah KRI Tanjung Pandan 971

Melanjutkan kisah tentang KRI Tanjung Oisina 972 yang dahulunya adalah kapal angkut Haji di dekade 60/70-an, maka pada periode yang sama, juga ada kapal perang TNI AL lain yang menyandang predikat eks kapal angkut Haji. Masih dengan awalan “Tanjung,” inilah KRI Tanjung Pandan, yang dalam pengabdiannya pernah diberi nomer lambung 931 dan 971. Tak kalah dengan KRI Tanjung Oisina 972, KRI Tanjung Pandan sebelumnya juga punya jejak sejarah yang panjang, melintasi rentang zaman. (more…)

‘Tertunda’ Satu Tahun, Akhirnya Eks KRI Karimata 960 Karam Dihantam Rudal C-705 dan Torpedo SUT

Seharusnya eks KRI Karimata 960 sudah ‘dikaramkan’ dalam sesi uji tembak rudal anti kapal dan torpedo SUT (Surface and Underwater Target) pada 14 September 2016 di Laut Jawa. Dihadiri langsung oleh Presiden Jokowi dalam puncak Latihan Armada Jaya XXXIV/2016, pun dalam kondisi cuaca cerah, uji coba penembakkan rudal anti kapal C-705 dari KRI Clurit 641 dan torpedo SUT 533 mm dari KRI Ajak 653 pada sasaran eks KRI Karimata 960 dinyatakan gagal mengenai sasaran. (more…)

BRG Sierra Madre: Bukti Kenekatan Filipina di Laut Cina Selatan

ok-2

Filipina serasa tak punya modal untuk membangun instalasi militer di teritorinya yang masuk ke pusaran konflik Laut Cina Selatan, pun menghadirkan kapal patroli, Negeri pimpinan Presiden Rodrigo Duterte ini sudah kepayahan, padahal yang dihadapi adalah sang Naga Laut dari Cina. Namun dengan semangat ala bonek, Filipina justru berani menggelar sea basing di kawasan rawan konflik tersebut. Sea basing milik Filipina ini amat unik, tapi jangan bandingkan dengan sea basing yang ada di Malaysia. (more…)

KRI Karimata 960: Setelah Terbakar Hebat, Kini Resmi Pensiun dari Kolinlamil TNI AL

KRI Karimata 960

Setelah mengalami musibah kebakaran pada bulan Mei 2016, akhirnya kapal perang KRI Karimata 960 dari Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) TNI AL resmi dipensiunkan pada 15 Agustus lalu. Lewat sebuah upacara “Penurunan Ular-Ular Perang” maka berakhirlah pengabdian 51 tahun dari jenis kapal angkut logistik ini. Dengan pensiunnya KRI Karimata 960 menandai berkurangnya sisa-sisa kapal perang TNI AL eks Operasi Trikora. (more…)

KRI Tanjung Kambani 971: Ini Dia! Kapal Feri Yang Dipersenjatai

kolinlamil-sub1

Keberadaan kapal feri jamak untuk memenuhi kebutuhan transportasi sipil. Contoh seperti ratusan armada kapal feri yang dikelola BUMN PT ASDP Indonesia Ferry. Sebagai negara kepulauan, keberadaan kapal feri amat vital sebagai penunjang urat nadi perekonomian, bisa dibayangkan apa jadinya bila akses transportasi Jawa – Sumatera tanpa keberadaan kapal feri. (more…)

TNI AD Terima 2 Unit Landing Craft Tank Terbaru

1529743_-_main

Meski ada wadah Kolinlamil (Komando Lintas Laut Militer) TNI AL yang mengurusi pergeseran pasukan dan material tempur/non tempur TNI dalam jumlah besar, namun TNI AD sebagai matra dengan kekuatan kavaleri terbesar di Indonesia, masih memerlukan dukungan wahana lain untuk tujuan angkut logistik tempur.

(more…)

KRI Teluk Bone 511: Terlibat Dua Momen Pendaratan Amfibi Bersejarah

Genderang program MEF (minimum essential force) telah berkumandang, kemudian diwujudkan dengan update beragam alutsista baru, tapi pada kenyataan bukan berarti alat perang tua langsung disingkirkan. Sepanjang esensi dan fungsionalitas alat perang masih aman, beberapa masih terus di lestarikan. Di lini armada LST (landing ship tank), masih ada kapal yang tergolong amat sepuh, bila ditakar usianya sudah jauh lebih tua dari anggota TNI AL aktif paling senior sekalipun. (more…)