Tag: Kemhan

Inilah “Jalak,” Target Drone Lansiran PT Sari Bahari

Di Indo Defence 2016, pihak PT Sari Bahari telah mengalihfungsikan prototipe rudal Petir sebagai target drone. Dan satu tahun berselang, ada kabar bahwa sosok yang awalnya dibesut sebagai rudal permukaan ke permukaan ini telah berganti nama menjadi “Jalak.” Tentu perubahan nama ini ada maksudnya, sementara pengembangan Petir sebagai rudal permukaan ke permukaan terus dilanjutkan dengan desain dan spesifikasi yang baru. (more…)

14 Februari 2018, Kontrak Pembelian Sukhoi Su-35 Telah Dilakukan di Jakarta

Berita pengadaan jet tempur Sukhoi Su-35 Super Flanker kembali menjadi trending topic hari ini. Meski belum ada konferesi pers resmi, namun setelah pertanyaan dari pihak media kepada Kementerian Pertahanan dalam acara Coffee Morning hari Kamis (15/2/2018) ini, terungkap bahwa kontrak pengadaan Sukhoi Su-35 untuk TNI AU ternyata telah dilakukan kemarin, hari Rabu (14/2/2018) di Jakarta. (more…)

Pentingnya Satelit Militer di Slot Orbit 123BT, “Karena Ruang Angkasa Adalah Zona Tanpa Kedaulatan”

Bila ruang udara (airspace) di Bumi adalah bagian dari kedaulatan suatu negara, maka berbeda dengan hukum di ruang angkasa (outer space), disitu tidak ada kedaulatan negara atas suatu wilayah di ruang angkasa. Siapa yang lebih dulu dan bisa ‘memanfaatkan’ akan memetik nilai strategis yang tak terhingga. Maka eksplorasi ruang angkasa, termasuk pengerahan satelit untuk berbagai misi seolah menjadi ajang lomba kepentingan bagi setiap negara. (more…)

Duh! Setelah KFX/IFX, Kini Giliran Pengadaan Satelit Militer Indonesia Dinilai ‘Bermasalah’

Setelah kabar proyek jet tempur KFX/IFX yang bikin geger beberapa hari lalu, warganet pemerhati alutsista kembali dibuat heboh dengan pemberitaan di salah satu harian nasional, poinnya mirip meski tidak sama, yakni terkait soal keterlambatan pembayaran, diwartakan bahwa Indonesia tak kunjung melakukan pembayaran uang muka untuk proyek pengadaan satelit militer dari Airbus Defence and Space (ADS). (more…)

UAVOS UVH-29E Drone Copter: Ditawarkan Untuk Instansi Sipil dan Militer Indonesia

Adopsi drone copter (rotary wing) masih terbilang baru di Indonesia, dimana unit dan kesatuan pengguna masih terbatas, sementara memang terlihat ada kebutuhan penggelaran drone copter, khususnya dalam misi SAR dan surveillance. Berangkat dari peluang tersebut, belum lama ini UAVOS Inc dari Mountain View, California, Amerika Serikat, memperkenalkan produk drone copter berukuran mini, UVH-29E, kepada pihak Badan SAR Nasional (BASARNAS), Badan Nasional Pemberantasan Terorisme (BNPT), Badan Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPB) dan perwakilan dari pasukan khusus TNI. (more…)

Final Pengadaan Sukhoi Su-35, Indonesia Sukses Dorong Rusia Untuk Imbal Beli Hingga 50%

Sesuai undangan konferensi pers dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Kementerian Perindustrian pada 21 Agustus, maka hari ini menjadi momen yang penting sebagai ujung dari lika-liku pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II. Dalam Konferensi Pers Bersama antar dua Kementerian hari ini (22/8/2017) di Aula Bhinneka Tunggal Ika, disebutkan skema imbal beli terkait proses pembelian sebelas unit Su-35 Super Flanker dari Rusia.

(more…)

Elang Laut 25: Telah Resmi Dioperasikan Direktorat Topografi TNI AD

Elang Laut 25, UAV (Unmanned Aerial Vehicle) produksi PT Carita Boat Indonesia, menjadi salah satu drone lansiran Dalam Negeri yang beruntung. Perusahan swasta nasional yang bermitra dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) ini telah meluluskan Elang Laut 25, bukan sekedar prototipe, tapi Elang Laut 25 telah meraih order dan dioperasikan secara penuh oleh Direktorat Topografi TNI AD (Dittopad). (more…)

[Polling] CH-47 Chinook: Helikopter Angkut Berat Paling Ideal Untuk TNI AD

Dalam polling ke-18 yang digelar Indomiliter.com pada periode 3 Mei – 3 Juni 2017, suara mayoritas netizen telah mendapuk CH-47 Chinook sebagai helikopter angkut berat yang paling cocok digunakan oleh Puspenerbad TNI AD. Chinook produksi Boeing Rotorcraft Systems dipilih oleh 1.555 responden (54,91%), mengungguli rivalnya dari Rusia, Mil Mi-26 buatan Rostvertol yang dipilih 1.277 responden (45,09%). Lewat nama besarnya yang telah mendunia di beragam palagan, menjadikan helikopter twin engine ini dipilih sebagian besar responden untuk mendukung misi mobil udara , berguna saat operasi tempur dan mampu berperan banyak untuk misi SAR dan tanggap bencana. (more…)

Satu Tahap Lagi, Proses Pengadaan Sukhoi Su-35 Masih Tersandera

Pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II boleh dikata sebagai program pengadaan alutsista yang paling penuh liku. Setelah serangkaian pembicaraan yang melelahkan dan akhirnya sudah ‘dipastikan’ yang bakal dibeli adalah Sukhoi Su-35 Super Flanker, toh hingga kini belum ada juga kontrak pembelian yang dinanti-nanti, penantian panjang publik kini masuk babak baru (lagi) dengan tersanderanya pengadaan karena faktor offset (imbal beli) dan ToT (Transfer of Technology) yang masih belum disepakati antar Rusia dan Indonesia. (more…)