Tag: KCR

Dalam Batch-3, Kemhan Pesan Empat Unit KCR-60M

Setelah KRI Sampari 628, KRI Tombak 629, KRI Halasan 630 dan KRI Kerambit 627, rencananya armada Kapal Cepat Rudal (KCR)-60M, atau yang dikenal dengan sebutan KCR Sampari Class, akan bertambah. Hal tersebut seiring adanya kontrak pengadaan empat unit KCR-60M oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) kepada galangan PT PAL Indonesia. Dijadwalkan kapal perdana dari empat unit KCR-60M akan diterima TNI AL pada tahun 2021. (more…)

KCR-60M Batch-1: Setelah Rudal Anti Kapal Dilepas, Akankah Dibentuk Kelompok Kapal Perang Baru?

Diserahkannya review desain Kapal Cepat Rudal 60M (KCR-60M) batch-1 dari BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) kepada Kementerian Pertahanan RI, menyiratkan beberapa upaya penyempurnaan pada struktur dan performa kapal perang pengusung rudal anti kapal tersebut. Dari hasil evaluasi internal, KCR-60M batch-1 yang terdiri dari KRI Sampari 628, KRI Tombak 629 dan KRI Halasan 630 memang ditemui sejumlah kekurangan dan kelemahan. (more…)

Burevestnik A-220M: Terpilih Sebagai Kanon di Haluan KRI Tombak 629 dan KRI Halasan 630

Hampir lima tahun setelah diluncurkan pada 2014, KCR (Kapal Cepat Rudal) Sampari Class produksi PT PAL masih mengandalkan kanon Bofors 40 mm L/70, bekas pakai KRI Teluk Semangka 512. Adopsi kanon tersebut tentu tak kontras dengan sosok kapal perang modern berdesain modern ini. Tentu saja itu cuma sementara, kemudian pernah diwartakan bahwa senjata utama pada haluan Sampari Class akan menggunakan kanon reaksi cepat Type 730 buatan Norinco, Cina. (more…)

Jepang Rilis Konsep Multipurpose Trimaran, Ingatkan Kita Pada Sosok KRI Klewang 625

Pasca terbakarnya KRI Klewang 625 pada Oktober 2012, debut kapal perang trimaran besutan PT Lundin Industry Invest (North Sea Boats) menjadi tak menentu. Sempat ada kabar di Agustus 2014, bahwa TNI AL akan memesan empat unit KCR (Kapal Cepat Rudal) Klewang Class. Namun seiring berjalannya waktu dan pergantian pucuk pimpinan TNI AL, kabar tentang Klewang Class seolah meredup dan terlupakan. Sementara nun jauh di utara, di tahun yang sama Jepang rupanya sedang merancang kapal patroli berdesain trimaran (tiga lunas), yang sekilas punya kemiripan dengan Klewang Class.

(more…)

TNI AL dan PT PAL Lakukan First Steel Cutting Pesanan Keempat KCR Sampari Class

Anda masih ingat KCR (Kapal Cepat Rudal) Sampari Class? Tiga unit KCR tersebut telah melengkapi armada Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL sejak tahun 2014. Dan tiga tahun berselang, kapal perang yang digadang sebagai KCR produksi lokal tercanggih ini nyatanya belum juga dilengkapi sistem senjata yang ideal. Memang sudah terlihat peluncur rudal anti kapal C-705, namun senjata utama di haluan masih berupa meriam manual berkubah, Bofors 40 mm. (more…)

Puncak Latihan Armada Jaya XXXIV/2016, Uji Tembak Rudal C-705 dan Torpedo SUT “Gagal”

o_1ask1lbefoboo3h1958ebn1mmia

Mendung kelabu mungkin sedang dirasakan para awak kapal perang TNI AL, pasalnya pada puncak Latihan Armada Jaya XXXIV/2016 yang berlangsung hari ini (14/9) di Laut Jawa, rudal anti kapal C-705 buatan Cina mengalami kegagalan dalam sesi penembakkan dari KCR (Kapal Cepat Rudal) Clurit Class. Bahkan uji tembak torpedo SUT (Surface and Underwater Target) dari KRI Ajak 653 juga mengalami kegagalan dalam mengenai sasaran eks KRI Karimata 960. Padahal saat penembakkan kondisi laut sedang tenang dan cuaca cerah.

(more…)

CMS Mandhala: Sistem Manajemen Tempur Laut Kebanggaan Nasional

img-20160909-wa0004

Condongnya pengadaan alutsista TNI AL ke poros manufaktur Cina membawa pengaruh pada teknologi Combat Management System (CMS). Pasalnya meski sistem senjata modern umumnya menyajikan kompatibilitas antar vendor, namun paket integrasi alutsista yang ditawarkan bakal lebih efektif dan efisien bila berasal dari pemasok asal negara yang sama. Contohnya seperti pada jenis KCR (Kapal Cepat Rudal) Sampari Class dan Clurit Class.

(more…)