Seputar DSEI 2019Klik di Atas

Tag: KC-135

Boeing KC-46A Pegasus Tuntaskan Fuel On-load Certification Testing

Sosok pesawat tanker serbaguna KC-46A Pegasus belakangan menjadi bahan pembicaraan setelah muncul dalan kajian TNI AU. Seperti diketahui, KC-46A Pegaus dan KC-30A (Aibus A330 MRTT ‘berkompetisi’ sebagai kandidat pengganti pesawat tanker tua KC-130B Hercules. Dan ada kabar terbaru, bahwa KC-46A pada 4 April 2018 telah menuntaskan Fuel On-load Certification (STC Testing), suatu tahapan penting dalam operasi pengisian bahan bakar di udara, dimana pesawat tanker juga harus mampu menerima pengisian bahan bakar dari pesawat lain. (more…)

Ruang Udara ‘Terbatas,’ Singapura Justru Punya Banyak Pesawat Tanker, Inilah Alasannya!

Sesaat setelah lepas landas dari Lanud Paya Lebar, bagi jet tempur tercanggih di Asia Tenggara F-15SG, dengan kecepatan penuh hanya butuh waktu kurang dari satu menit untuk keluar dari teritori udara Singapura. Hal ini menyiratkan betapa terbatasnya ruang udara Singapura. Toh dengan kondisi keterbatasan ruang udara, komposisi interceptor Negara Kota ini sulit ditandingi negara tetangganya, selain F-15SG, masih ada F-16 C/D Block52+. Yang jika digabung, kedua jet tempur tersebut berjumlah tak kurang dari 90 unit. (more…)

KC-135 Stratotanker: Lekat dengan F-16 TNI AU, Inilah Pesawat Tanker dengan Populasi Terbesar

Selain KC-10 Extender, nama KC-135 Stratotanker juga lumayan akrab diteliga, ya pesawat tanker multirole ini selain memang layak disebut legendaris, juga beberapa kali pernah ‘menyusui’ F-16 A/B TNI AU, baik dalam misi ferry flight atau latihan bersama AU AS. Dibanding KC-10 Extender yang dicomot dari basis Douglas DC-10 (wide body), KC-135 berasal dari platform Boeing 707 yang narrow body, menjadikan kapasitas bahan bakar yang dapat dibawa KC-135 hanya setengah dari kemampuan KC-10. (more…)

Membelah Pasifik, Butuh Belasan Kali Air Refueling Untuk Hantarkan F-16 Ke Indonesia

Banyak hal yang menarik dari proses pengiriman F-16 ke Indonesia, baik pada pengiriman armada F-16 A/B Block15 di tahun 1989 dan F-16 C/D Block52ID saat ini, semuanya dilakukan lewat ferry flight, yakni diterbangkan dari Amerika Serikat ke Tanah Air dengan membelah Samudera Pasifik, yang jika ditakar bentang antara Pantai Barat AS ke Indonesia berjarak sekitar 15.000 km. Selain dibutuhkan pilot dengan kemampuan serta ketahanan ekstra, komponen lain yang tak kalah penting adalah dukungan pesawat tanker. (more…)