Tag: kapal perang tni al

Pilah-pilih Tipe Kanon RCWS untuk Kapal Patroli PC-40M TNI AL

Secara bertahap TNI AL terus menambah unit kapal patroli kelas PC-40M, hingga nantinya terpenuhi target 42 unit kapal patroli yang akan memperkuat unsur Lantamal (Pangkalan Utama Angkatan Laut). Seperti yang terbaru adalah KRI Karotang 872 dan KRI Mata Bongsang 873 yang diresmikan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono di Galangan PT Karimun Anugrah Sejati, Batam, Kepulauan Riau, Senin (24/08/2020). Meski tidak dirancang untuk dipasangi rudal anti kapal, namun setiap unit PC-40M pada dasarnya dipersiapkan untuk dipasangi kanon RCWS (Remote Control Weapon System) pada bagian haluannya. (more…)

KAL Anakonda: Adopsi Desain Stealth, Sekilas Mirip Korvet Visby Class

Persisnya sejak Juli 2015 kapal milik TNI AL ini tak lagi berstatus sebagai kapal perang (KRI), lewat upacara penurunan ular-ular perang pada 29 September 2015 di Pangkalan Utama TNI AL IV (Lantamal IV) Tanjungpinang, menandakan berakhirnya perjalanan sejarah pengabdian suatu KRI sebagai unsur kekuatan TNI Angkatan Laut. Dari yang tadinya berstatus KRI Anakonda 868 kini menjadi KAL Anakonda II-4-61. (more…)

Pernah Menarik Perhatian, Apa Kabar Rudal Sea Cat Dislitbangal?

Nama dan fungsinya sama, yakni sebagai rudal hanud (pertahanan udara) jarak pendek SHORAD (Short Range Air Defence) dengan label Sea Cat. Namun ada dua jenis Sea Cat yang dilansir dalam waktu berbeda. Yang pertama adalah rudal Sea Cat legendaris lansiran Short Brothers, Inggris, sementara yang satunya lagi adalah Sea Cat dalam wujud baru (Next Generation) hasil rancangan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AL (Dislitbangal) bersama Laboratorium Otomasi dan Robotika ITB (Institut Teknologi Bandung). (more…)

Knebworth Corvus: Sistem Pengecoh Serangan Rudal di Korvet Fatahillah Class

Usia pengabdiannya tak lagi dibilang muda, maklum korvet Fatahillah Class telah berdinas 37 tahun di Satuan Kapal Eskorta TNI AL. Meski pamornya tergeser Sang Junior seperti korvet Diponegoro Class, Bung Tomo Class, dan Perusak Kawal Rudal (PKR) RE Martadinata Class, namun identitas Fatahillah Class masih dianggap strategis bagi kekuatan tempur TNI AL. Dengan Bofors 120 mm pada anjungan, Fatahillah Class sampai saat ini menjadi jenis kapal perang TNI AL yang mempunyai kaliber meriam terbesar, dan tentunya dianggap paling afdol untuk melalukan operasi bantuan tembakkan. (more…)

Siap Dikirim Ke Indonesia! Saab Skeldar V-200, Drone Helikopter Untuk Misi Intai Maritim

Setelah awal tahun lalu Bakamla (Badan Keamanan Laut) RI memesan tiga unit drone helikopter Rajawali 350, kini drone/UAV (Unmanned Aerial Vehicle) helikopter dengan kemampuan real time intai maritim dari tipe yang lebih canggih dikabarkan bakal segera hadir di Indonesia. Yang dimaksud drone VTOL (Vertical Take Off and Landing) Saab Skeldar V-200 yang telah merampungkan masa uji dan performa pada kuartal keempat tahun 2016. Dan kini Skeldar V-200 dalam status siap dikirmkan ke Indonesia. (more…)

Korvet Parchim Class TNI AL Kini Dilengkapi Kanon Vektor G12

KRI Silas Papare 386, satu dari enam belas unit korvet Parchim Class TNI AL, kini telah dibekali sistem senjata kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) Vektor G12 kaliber 20 mm. Dengan bekal kanon ini, maka letalitas korvet besutan Jerman Timur ini bakal tambah mumpuni, terutama untuk menghadapi sasaran di permukaan dan udara jarak pendek. (more…)

Jelang Serah Terima KRI RE Martadina 331, Proses Negosiasi Pengadaan Senjata Tengah Berlangsung

img-20160619-wa0007

Menjelang serah terima PKR (Perusak Kawal Rudal) KRI Raden Eddy (RE) Martadinata 331 kepada TNI AL pada akhir Januari 2017, serangkaian proses tengah dikejar agar saat diserahterimakan kapal perang dalam kondisi benar-benar full armament. Nah, kabar terbaru menyebut Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) tengah dalam proses negosiasi dengan beberapa pemasok untuk pengadaan paket senjata dan peralatan tempur pendukung, tidak hanya untuk KRI RE Martadinata 331, tapi juga untuk kapal kedua KRI I Gusti Ngurah Rai 332. (more…)

PT Karimun Anugrah Sejati Luncurkan Dua Kapal Patroli PC-40 untuk Satrol Koarmabar

peluncuran-kri-torani-860-dan-kri-lepu-861-1

Selain PT Palindo Marine Shipyard yang namanya telah berkibar sebagai galangan swasta yang dipercaya membangun kapal patroli untuk TNI AL, di Batam, Kepulauan Riau masih ada perusahaan swasta lain yang juga dipercaya TNI AL untuk membangun kapal patroli di kelas PC-40. Adalah PT Karimun Anugrah Sejati yang pada 31 Oktober lalu telah meluncurkan dua kapal untuk Satrol (Satuan Kapal Patroli) Komando Armada Barat, yakni KRI Torani 860 dan KRI Lepu 861. (more…)

Indra dan Navantia Menangkan Kontrak US$18 Juta Untuk Modernisasi KRI Malahayati 362

kri-malahayati-362

Ajang Euronaval 2016 yang berlangsung di Paris, Perancis 17 – 21 Oktober nampak punya arti khusus dalam pengembangan teknologi maritim di Indonesia. Selain Terma yang mengumumkan kontrak pengadaan radar SCANTER 6000 oleh Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan RI, di Euronaval 2016 dua perusahaan asal Spanyol, Indra dan Navantia juga mengumumkan telah memenangkan kontrak senilai US$18 juta (Euro 15,7 juta) untuk kelanjutan program mid-life modernization (MLM) di frigat Fatahillah Class. (more…)