Tag: Jerman

TNI AL Pilih Jerman Sebagai Pemasok Kapal Penyapu Ranjau Terbaru

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi pada Februari 2015 pernah mengungkapkan rencana pengadaan dua unit kapal penyapu ranjau jenis baru untuk memperkuat Satuan Kapal Ranjau (Satran), rencana pengadaan ini tentu wajar adanya, mengingat sudah tiga dekade Satran tak mendapatkan modernisasi alutsista. Sampai saat ini kapal penyapu ranjau andalan Satran adalah dua unit Tripartite Class hasil pengadaan tahun 1988. (more…)

Jejak U-Boat Di Indonesia (2): Penuh Tantangan, Beginilah Cara Kapal Selam Jerman Sampai di Nusantara

Butuh waktu sekitar dua bulan untuk melayarkan kapal selam Type 209 (Cakra Class) TNI AL dari Jerman ke Indonesia. Waktu tersebut diambil dengan melintasi Terusan Suez, dan tentunya lewat transit di beberapa pelabuhan untuk pengisian bahan bakar dan bekal ulang. Jika diukur, jarak yang ditempuh mencapai 8.819 nautical mile, dan menjadi jalur tersingkat yang bisa ditempuh kapal selam dari Jerman ke Indonesia. Namun, bagaimana dengan armada U-Boat NAZI Jerman yang berlayar ke Nusantara di awal tahun 1943? (more…)

Jejak U-Boat di Indonesia (1): Karam di Perairan Karimunjawa, U-168 atau U-183?

Dikenal sebagai palagan pertempuran laut besar dalam Perang Dunia II, Laut Jawa juga dikebal sebagai ‘kuburan’ bagi beragam kapal perang sekutu, Jepang dan Jerman. Khusus yang disebut terakhir, tidak ada catatan resmi dalam sejarah bahwa pasukan atau kapal perang Jerman telah hadir di Nusantara. Namun fakta yang telah terungkap, bahwa di Laut Jawa, tepatnya di Perairan Karimunjawa berhasil diidentifikasi sosok kapal selam U-Boat (Unterseeboot) AL NAZI Jerman (Kriegsmarine). (more…)

Raytheon Anschütz Pasok Teknologi 3D Steering and Submarine Control Untuk Kapal Selam Nagapasa Class TNI AL

Meski kapal selam pesanan TNI AL, Nagapasa Class (Type 209/1400) dibangun di Korea Selatan, namun sentuhan Jerman tak bisa dilepaskan atas kehadiran kapal selam diesel listrik ini. Selain teknologi hardware berupa elektrik motor dan periskop yang mengacu ke pemasok dari Jerman, sistem aplikasi alias perangkat lunak pun masih mengacu pada negara asal Type 209. Merujuk ke siaran pers (13/7/2017) yang dikeluarkan Raytheon Anschütz, penyedia sistem navigasi dan kendali kapal yang berbasis di Kiel, Jerman ini mengumumkan telah berhasil melalui tahapan Sea Acceptance Test onboard pada Nagapasa Class (aka – Changbogo Class) TNI AL. (more…)

Pertanda Kapal Selam Baru TNI AL Bakal Dipasok Turki Kian Menguat

Meski belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia, namun tanda-tanda Turki yang akan dipilih sebagai mitra pengadaan kapal selam baru untuk TNI AL kian menguat. Seperti dikutip Indomiliter.com dari siaran pers (17/5) Sekretariat Industri Pertahanan Turki (SSM), disebutkan bahwa Savunma Teknolojileri Mühendislik ve Ticaret A.Ş (STM) telah melakukan penandatangan perjanjian dengan manufaktur pertahanan asal Jerman ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) untuk proyek kapal selam baru TNI AL. (more…)

Dengan Type 218SG, Kekuatan Siluman Bawah Air Singapura Kian Sempurna

Singapura seolah tak rela melihat peningkatan kemampuan kapal selam Indonesia. Tak lama setelah Indonesia meneken kontrak pengadaan tiga unit kapal selam Changbogo Class di Desember 2011, maka Singapura di tahun 2013 langsung meneken kontrak pengadaan dua unit kapal selam mutakhir Type 218 yang masih berwujud konsep. Bahkan sebagai negara pengorder pertama, pihak manufaktur dari Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems memberi label ‘kehormatan’ kapal selam ini sebagai Type 218SG. Dan menjelang tibanya kapal selam baru TNI AL, KRI Nagapasa 403 (aka – Changbogo Class) dari Korea Selatan, Singapura pada 16 Mei 2017 telah menambah pesanan dua unit Type 218SG, hingga AL Singapura bakal memiliki total empat unit Type 218SG. (more…)

Turki Tawarkan Kapal Selam Reis Class (Type 214) Untuk TNI AL

Target pengadaan kapal selam selam hingga 12 unit pada tahun 2024 jelas menjadikan Indonesia sebagai pasar yang strategis bagi manufaktur kapal selam. Betapa tidak, saat ini yang sudah jelas ‘terlihat’ baru ada lima unit kapal selam milik Korps Hiu Kencana, yakni dua unit Cakra Class (Type 209) dan tiga Nagapasa Class (aka – Changbogo Class) yang masih dalam proses pengiriman. Sisanya masih ada tujuh unit kapal selam yang masih harus dicari. Dan nampaknya TNI AL memang membuka peluang bagi jenis kapal selam lain, diluar Nagapasa Class. (more…)

Paket Pengiriman Tuntas, Indonesia Kini Punya 61 Unit MBT Leopard 2 Ri

On Time Delivery, menjadi kalimat yang pas untuk menggambarkan proses pengiriman MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 Revolution atau Leopard Ri (Republic of Indonesia). Seperti telah diwartakan sebelumnya, disebut bahwa pengiriman MBT Leopard 2A4 Revolution bakal tuntas pada Maret 2017. Dan sebelum bulan ini berakhir, pada Senin 27 Maret lalu telah tiba gelombang terakhir dari total pengadaan 61 unit MBT asal Jerman ini. (more…)

Setelah Drive Training Vehicle, Kini Kavaleri TNI AD Operasikan Simulator MBT Leopard 2A4

Setelah Pusat Pendidikan Kavaleri TNI AD (Pusdikkav) dilengkapi Drive Training Vehicle (DVT) berupa Leopard 2 Fahrschulpanzer, kini guna meningkatkan kinerja pelatihan awak ranpur MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 telah hadir fasilitas simulator untuk MBT tersebut. Dipasok oleh Rheinmetall Defence Electronics, unit yang didatangkan adalah Leopard gunnery skills trainer (LGST) dan driver training simulator (DTS). Sebelum ini, Rheinmetall juga telah melakukan instalasi simulator kapal selam untuk pelatihan awak kapal selam TNI AL. (more…)