Korea Selatan resmi menaikkan tempo dalam penguatan benteng udaranya. Defense Acquisition Program Administration (DAPA) baru saja menyetujui revisi strategi proyek dan rencana pengembangan sistem Low Altitude Missile Defense (LAMD) dalam rapat komite terbaru. (more…)
Nama Volkswagen (VW) kini tengah menjadi perbincangan hangat di panggung geopolitik dan industri pertahanan global. Produsen mobil terbesar kedua di dunia ini dikabarkan sedang menjajaki langkah radikal, yakni beralih dari memproduksi mobil keluarga ke pembuatan komponen sistem pertahanan udara (hanud) Iron Dome. (more…)
Memasuki pekan ketiga Maret 2026, Teheran meluncurkan taktik baru yang membuat baterai Iron Dome dan Arrow bekerja ekstra keras, yaitu penggunaan rudal balistik dengan hulu ledak klaster (cluster munitions). Laporan terbaru menyebutkan bahwa hulu ledak ini berhasil menembus zona pemukiman padat di Tel Aviv hingga kawasan reaktor nuklir Dimona. (more…)
Setelah Leonardo dari Italia yang mengumkan kehadiran ‘Michelangelo’, kini giliran raksasa teknologi Perancis, Thales, meluncurkan SkyDefender sebagai sistem pertahanan udara berlapis dan terintegrasi untuk Eropa. Sistem ini hadir bukan sekadar sebagai perangkat militer baru, melainkan sebagai rival langsung bagi program Golden Dome yang diusung Amerika Serikat yang ambisius. (more…)
Setelah popularitas Iron Dome milik Israel dan Steel Dome dari Turki, raksasa pertahanan Italia, Leonardo, secara resmi memperkenalkan solusi pertahanan udara terintegrasi terbaru mereka yang dinamakan Michelangelo. Menariknya, sistem yang digadang-gadang sebagai pelindung masa depan Eropa ini tidak hanya akan diuji di laboratorium, melainkan akan menjalani baptisan api (combat proven) langsung di medan perang Ukraina. (more…)
Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Ondas Holdings, dikabarkan tengah dalam proses negosiasi serius untuk mengakuisisi mPrest, perusahaan perangkat lunak asal Israel yang dikenal sebagai “otak” di balik sistem pertahanan rudal Iron Dome. Kesepakatan yang diperkirakan bernilai US$200 juta (sekitar Rp3,1 triliun) ini menjadi sorotan tajam, mengingat peran krusial mPrest dalam arsitektur keamanan Israel dan adopsi sistem serupa oleh militer Amerika Serikat. (more…)
Setelah Iron Dome (Israel) dan Steel Dome (Turki), nama “Golden Dome” baru-baru ini mencuat, merujuk pada sebuah proposal kerangka arsitektur pertahanan rudal dan udara terintegrasi yang ambisius, yang ditujukan untuk memperkuat keamanan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, terutama dalam menghadapi ancaman rudal balistik, jelajah, dan hipersonik dari Cina, Rusia dan Korea Utara. (more…)
Mengikuti langkah Israel, Presiden Taiwan, Lai Ching-te, secara resmi mengumumkan dan memperkenalkan nama “T-Dome” dalam pidatonya pada Hari Nasional (Double Ten Day) Taiwan pada tanggal 10 Oktober 2025. (more…)
Rumania belum lama ini mengumumkan bakal menjadi negara Eropa pertama yang menggunakan sistem pertahanan udara (hanud) Iron Dome. Hal tersebut diumumkan Menteri Pertahanan Rumania, Ionuț Moșteanu, yang menyebut akuisisi sistem hanud Iron Dome sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk meningkatkan keamanan nasional. (more…)
Seperti halnya Israel, Korea Selatan meski telah menggelar sistem pertahanan udara (hanud) yang rapat, termasuk mengoperasikan rudal hanud MIM-104 Patriot, namun masih dibayang-bayangi akan serangan udara masif dalam waktu singkat yang membuat sistem hanud yang ada kewalahan. (more…)