
Jagad radar pada kapal kombatan TNI AL akan diramaikan dengan merek baru dari Jerman, yakni TRS-4D, jenis radar AESA (Active Electronically Scanned Array) buatan Hensoldt, Jerman. TRS-4D disebut akan melengkapi ‘mata indra’ bagi korvet/OPV (Offshore Patrol Vessel) 90M “Baby SIGMA” Raja Haji Fisabilillah class yang saat ini sedang menjalani melaksanakan SAT (Sea Acceptance Test). (more…)

Meski Turki berstatus anggota NATO dan ikut memasok persenjataan ke Ukraina, tapi itu bukan berarti Turki bebas dari sorotan rekan-rekan negara Barat. Pada satu sisi, Turki sejalan dengan kepentingan Barat dan NATO di Ukraina, tapi disisi lain, Turki mendapat kecaman dari negara-negara Barat terkait hak asasi manusia, khususnya pada keterlibatan militer Turki dalam serangan udara kepada kelompok Kurdi, serta dukungan militer Turki di Irak dan Suriah. (more…)

Pada masanya di dekade 80-an, kapal pemburu ranjau TNI AL yang dibeli dari Belanda, KRI Pulau Rengat 711 dan KRI Pulau Rupat 712 – Tripartite class, adalah salah satu yang tercanggih di kelas kapal pemburu ranjau dunia. Namun, seiring perjalanan waktu, fitur dan teknologi pada Tripartite class telah usang dan ketinggilan zaman. (more…)