Ambisi Korea Selatan untuk mendominasi pasar alutsista global kembali membuahkan hasil nyata. Tepat hari ini, Rabu, 8 April 2026, Korean Air (KAL) menggelar upacara peluncuran (rollout) unit produksi massal pertama dari Medium Altitude Reconnaissance Unmanned Aerial Vehicle (MUAV), yang secara teknis dikenal sebagai KUS-FS. (more…)
Di tengah dentuman konflik yang mengguncang kawasan Teluk sebagai akibat dari Operasi Epic Fury, sebuah sistem pertahanan udara asal Asia Timur tiba-tiba mencuri perhatian dunia. Bukan Patriot dari Amerika Serikat atau S-400 buatan Rusia yang menjadi bintangnya, melainkan Cheongung-II (KM-SAM II) buatan Korea Selatan. (more…)
Pada tanggal 5 Agustus 2025, dari fasilitas riset Hanwha Systems di Yongin, Korea Selatan, digelar upacara dimulainya produksi massal tahap pertama radar AESA (Active Electronically Scanned Array) “Yangsan”. Peluncuran ini menandai tonggak penting bagi kemandirian teknologi pertahanan Korea Selatan, memperkuat kapabilitas KF-21 dalam misi multi-domain dan siap bersaing secara global. (more…)
Seperti halnya Israel, Korea Selatan meski telah menggelar sistem pertahanan udara (hanud) yang rapat, termasuk mengoperasikan rudal hanud MIM-104 Patriot, namun masih dibayang-bayangi akan serangan udara masif dalam waktu singkat yang membuat sistem hanud yang ada kewalahan. (more…)
Meski tak sekondang Tacticos dari Thales atau Aegis dari Lockheed Martin, namun Korea Selatan lewat Hanwha Systems juga memproduksi CMS (Combat Management System) yang diberi brand “Naval Shield”. Dan belum lama ini Hanwha Systems diwartakan akan memasok CMS untuk OPV (Offshore Patrol Vessel) pesanan Angkatan Laut Filipina. (more…)
Mengikuti langkah Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi, Irak dikabarkan juga akan mengakuisisi sistem rudal pertahanan udara (hanud) jarak sedang KM-SAM Block II dari Korea Selatan. Menurut Defense Arabic pada 9 September 2024, Menteri Pertahanan Irak Thabet Al-Abbasi mengumumkan bahwa kontrak untuk sistem rudal KM-SAM Block II (Cheongung II) telah dirampungkan dan akan ditandatangani minggu depan. (more…)
Hanwha Systems, perusahaan pertahanan terkemuka dari Korea Selatan, mengumumkan pada 9 Juli 2024, bahwa mereka akan memasok versi modifikasi dari Multi-Function Radar (MFR) untuk mendukung sistem baterai rudal pertahanan udara (hanud) Cheongung II atau Korean Medium-range Surface-to-Air Missile (KM-SAM) Block II, yang dipesan oleh Arab Saudi. (more…)
Terdesak pada kondisi untuk harus siap untuk berperang dengan Korea Utara, mendorong Korea Selatan mengembangkan beragam alutsista secara progresif. Di antara yang tidak bisa dilupakan adalah kemampuan Korea Selatan dalam menghadapi peperangan bawah air, yang lebih spesifik pada pengembangan sistem deteksi ranjau bawah air. (more…)