Tag: hanud

Tangkal Serangan Rudal Balistik, Swedia Resmi Jadi Pengguna Sistem Hanud Patriot

Sebagai salah satu negara maju di Eropa, Swedia terbilang jarang mengakuisisi alutsista dari negara lain, sebagian besar kebutuhan persenjataan negara Skandinavia non NATO ini, dapat ditopang oleh industri dalam negeri. Termasuk untuk urusan alutsista hanud (pertahanan udara), selama ini ini Swedia telah mengandalkan sistem hanud VSHORAD RBS-70 dan SHORAD BAMSE yang diproduksi oleh Saab Bofos Dynamics. (more…)

Pasukan Israel Mengaku Terkena Kanker Akibat Radiasi Radar Pada Sistem Hanud Iron Dome

Radar ELM-2084

Sistem hanud Iron Dome selama ini dikenal sebagai salah satu alutsista hanud terbaik di dunia. Dikembangkan oleh perusahaan Israel, Rafael Advance Defence System, Iron Dome juga telah diadopsi oleh Angkatan Darat Amerika Serikat dan Singapura. Namun, siapa sangka, di balik kecanggihan sistem hanud tersebut, rupanya telah mengundang komplain dari para mantan awaknya. (more…)

Jadi Senjata Pertahanan Pantai, Sistem Hanud Pantsir Sukses Uji Tembak Sasaran di Permukaan

Sistem senjata hanud (pertahanan udara) digunakan untuk menghadapi sasaran di permukaan, rasanya bukan sesuatu yang aneh, terlebih dengan kaliber yang besar, kanon hanud yang elevasi larasnya disesuaikan ke arah horisontal, maka dapat menjadi senjata bantu infanteri yang mematikan. Seolah luput dari tangkapan media global, rupanya sistem hanud Pantsir besutan Rusia juga berhasil menjalankan moda tembakan ke sasaran di permukaan. (more…)

Ikuti Jejak Singapura, Filipina Pastikan Akuisisi Sistem Hanud Spyder

Setiap negara punya pilihan tersendiri atas sistem pertahanan udara (hanud) yang menjadi tumpuannya. Bila Indonesia telah menjatuhkan pilihan pada sistem hanud NASAMS sebagai perisai wilayah Jakarta, maka Filipina rupanya ingin mengikuti jejak Singapura, yaitu mengadopsi sistem hanud Spyder (Surface-to-air PYthon and DERby) buatan Rafael dan Israel Aircraft Industries (IAI). Pilihan atas Spyder pun telah mendapatkan pengesahan oleh Departemen Pertahanan Filipina dengan anggaran senilai US$48,4 juta. (more…)

Menakar Plus Minus Skenario Serangan Udara F-111C Aardvark ke Jakarta

Di tengah meningginya tensi politik antara Indonesia dan Australia, Benny Moerdani yang menjabat Menteri Pertahanan RI periode 1988 – 1993, pernah mengatakan dalam suatu rapat kabinet, “Apakah Anda sadar bahwa Australia memiliki pesawat pembom yang dapat ‘meletakkan’ bom melalui jendela untuk meja di depan kita?” Tidak diketahui persis tema yang menjadi dasar meningginya hubungan Indonesia dan Australia saat itu. Namun pada tahun 1992, Duta Besar RI untuk Australia Sabam Siagian pernah menanyakan apa maksud dari rencana penambahan 18 unit F-111 Aardvark. (more…)

Jadi yang Pertama, Sistem Hanud NASAMS Qatar Menggunakan Rudal AMRAAM-ER

Sebagai salah satu negara terkaya di Dunia yang punya potensi konflik tinggi dengan negara lain di Timur Tengah, adalah wajar bila Qatar menggenjot pengadaan alutsitanya sedimikian pesat. Seperti berita terbaru yang menyebutkan Qatar didapuk sebagai pengguna pertama rudal AIM-120 Air-to-Air Missile-Extended Range (AMRAAM-ER). Hal tersebut dinyatakan secara resmi oleh manufaktur AMRAAM-ER, yaitu Raytheon pada 10 Juli lalu. (more…)

Akhirnya! Gelombang Pertama Sistem Rudal S-400 Telah Tiba di Turki

Presiden Recep Tayyip Erdogan telah membuktikan keteguhan sikapnya atas tekanan Amerika Serikat. Setelah sebelumnya diwartakan batch pertama sistem rudal hanud S-400 tengah dalam proses dikirim ke Turki, berita terbaru dari Kementerian Pertahanan Turki telah memastikan kehadiran gelombang perdana paket rudal S-400 di salah satu basis militer dekat kota Ankara. (more…)

Aselsan Gokdeniz – Kanon CIWS Laras Ganda untuk Hanud di Kapal Perang

Beberapa waktu lalu jagad alutsista nasional diramaikan dengan kabar instalasi kanon reaksi cepat – CIose In Weapon System (CIWS) Oerlikon Millennium Naval Gun 35 mm di frigat KRI RE Martadinata 331. Dan nun jauh di utara Indonesia, tepatnya di International Defence Industry Fair (IDEF) 2019, Negara Ottoman resmi merilis kanon serupa dengan kemampuan serupa Millennium Gun, yaitu Aselsan Gokdeniz, berupa kanon reaksi cepat laras ganda kaliber 35 mm yang digadang untuk penempatan di kapal perang. (more…)

Ketika GlobalEye Memonitor Ruang Udara Indonesia

GlobalEye

Kecepatan respon pada tiap potensi ancaman udara menjadi poin penting dalam sistem pertahanan udara nasional. Semakin cepat lawan bisa diidentifikasi, maka semakin cepat pula ancaman yang datang bisa dinetralisir oleh hanud titik dan hanud terminal. Hal inilah yang menjadi dasar, betapa penting hadirnya pesawat berkemampuan AEW&C (Airborne Early Warning and Control) dalam struktur alutsista. (more…)