Tag: HALE

Sambut Idul Fitri, Baykar Technologies Rilis Video Dokumenter Drone Tempur Akinci

Baykar Technologies rupanya sedang di atas angin, kesuksesan drone tempur (UCAV) Bayraktar TB2 yang dijuluki “Pantsir Killer” menjadi tonggak penting bagi perusahaan swasta asal Turki ini. Bagi Baykar Makina, masterpiece yang saat ini digarap adalah drone kombatan Akinci. Setelah prototipe pertama Akinci terbang pada Desember 2019, maka prototipe kedua akan terbang dalam waktu dekat ini. Yang menarik, dalam menyambut Ramadan Bayram (Idul Fitri), pihak pengembang untuk pertama kalinya merilis dokumen pengembangan Akinci dalam video di YouTube. (more…)

Bakal Berkolaborasi dengan Poseidon, Australia Tambah Pesanan Drone Intai MQ-4C Triton

Betapa strong-nya postur kekuatan intai Angkatan Udara Australia, selain kini ada armada pesawat intai airborne early warning and control (AEW&C) E-7A Wedgetail dan P-8A Poseidon, kekuatan intai RAAF tak lama lagi akan diperkuat dengan drone intai berkualifikasi High Altitude Long Endurance (HALE) – MQ-4C Triton. Ada yang unik dari drone yang telah bertugas di Lanud Andersen, Guam ini, pasalnya bila Jerman membatalkan pesanan empat unit MQ-4C Triton, maka sebaliknya, Australia justru akan menambah pesanan drone yang dirancang dari basis RQ-4 Global Hawk ini. (more…)

Jerman Batalkan Pesanan Drone HALE MQ-4C Triton, Inilah Alasannya!

Di luar Amerika Serikat, negara pengguna drone intai HALE (High Altitude Long Endurance) MQ-4C Triton nantinya adalah Australia dan Jerman. AU Australia (RAAF) dikabarkan mulai akan menerima MQ-4C Triton pada tahun 2023, namun lain halnya dengan Jerman, muncul kabar bahwa Pemerintah Jerman telah resmi membatalkan pesanan atas empat unit MQ-4C Triton dari Northrop Grumman senilai US$2,5 miliar. (more…)

Ungguli Spesifikasi Teknis Drone TNI, Drone Kargo Garuda Indonesia Mulai Uji Coba di Januari 2020

Entah ini kebetulan atau tidak, Beihang Unmanned Aircraft System (UAS) Technology tahun lalu telah memperkenalkan varian ekspor dari drone intai BZK-005 yang diberi kode BZK-005E. Di sisi lain, Garuda Indonesia diwartakan juga merencanakan fase uji coba 2 unit drone kargo BZK-005 pada Januari 2020 di Aceh. Dari beberapa media, Garuda Indonesia menyebut akan melangsungkan fase uji coba selama tiga bulan, dan fase operasional diharapkan dimulai pada 2021. (more…)

HAPS Masuk dalam Rencana Strategis Kemenko Polhukam, Inilah Tanggapan dari Kohanudnas

Para pembaca yang budiman tentu pernah mendengar nama seperti pesawat tanpa awak NASA Helios, Facebook Aquila, Thales Stratobus, Airbus Zephyr sampai balon udara Google Loon. Kesemuanya adalah wahana yang dirancang untuk mengangkasa di ketinggian stratosfer, yaitu di rentang 15.000 – 40.000 meter di atas permukaan bumi. Seperti telah dikupas dalam beragam literasi, peran wahana-wahana tadi adalah untuk mendukung akses komunikasi dan data, khususnya di area-area yang kurang tersentuh akses broadband dari operator. (more…)

“Altair,” Prototipe Drone Tempur HALE Rusia dengan Dua Mesin Propeller

Guna mengejar ketertinggalan dalam rancang bangun dan implementasi drone dibandingkan Amerika Serikat, maka Rusia dalam beberapa tahun belakangan begitu ambisius dalam melanjutkan riset drone yang sempat mandeg akibat krisis ekonomi. Sebagai bukti, prototipe drone tempur alias UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle) Sukhoi S-70 telah sukses uji terbang perdana pada 3 Agustus 2019. (more…)

Kejutan! Garuda Indonesia Bakal Akuisisi Drone Berkualifikasi HALE, BZK-005

Mungkin berita yang satu ini agak kedengaran aneh, pasalnya PT Garuda Indonesia diwartakan tengah memesan tiga unit drone Harbin BZK-005 dari Beihang UAS Technology Co. Ltd. Memang bukan dimaksudkan untuk mendukung operasi militer, namun jenis drone tersebut adalah yang digunakan militer Cina untuk melakukan misi pengintaian maritim di kawasan Laut Cina Selatan. Tentu ini menjadi sesuatu yang mengejutkan, ditambah lagi ukuran  BZK-005 yang tergolong tambun alias besar. (more…)

Shenyang Divine Eagle: Drone AWACS Pertama di Dunia, Mampu Terbang di Ketinggian 25 Ribu Meter

Lama tak terdengar kabar beritanya, rencana pengadaan pesawat intai dengan kualifikasi AWACS (Airborne Warning and Control System) atau AEW&C (Airborne Early Warning and Control) untuk TNI AU kembali mencuat kepermukaan, setelah KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna belum lama ini di salah satu media menyebut bahwa Saab, Airbus dan Boeing telah masuk ke dalam daftar calon pemasok pesawat AWACS yang tengah dicari TNI AU. Menurut KSAU, pengadaan pesawat AEW&C digadang untuk memenuhi target di MEF III di periode 2020 – 2024. (more…)