Tag: F/A-18 Hornet

Hari Ini, 17 Tahun Lalu, F-16 TNI AU Nyaris “Dogfight” dengan F/A-18 Hornet di Atas Bawean

Di tengah kirik pikuk berita di seputaran Laut Cina Selatan, mungkin netizen lupa, bahwa tepat pada tanggal ini, 3 Juli, pada 17 tahun lalu telah terjadi peristiwa bersejarah di jagad dirgantara pertahanan udara nasional. Persisnya pada 3 Juli 2003, nyaris terjadi duel udara antara dua tipe jet tempur, yaitu F-16 dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, dengan kelompok terbang F/A-18 Hornet dari kapal induk nuklir di USS Carl Vinson (CVN-70). (more…)

Enclosed Weapons Pod – Bikin F/A-18 Super Hornet Punya Kemampuan Semi Stealth

Bagi AL Amerika Serikat, F/A-18 Super Hornet telah diputuskan sebagai backbone dari superioritas kekuatan udara di laut Negeri Paman Sam, setidaknya hingga proyeksi di tahun 2040. Boeing selaku manufaktur pun paham betul atas peluang tersebut, dan telah menyempurnakan Super Hornet dalam varian F/A-18 Super Hornet Block III. Dengan label Block III, Super Hornet tampil lebih perkasa dengan adopsi tangki bahan bakar konformal (CFT/Conformal Fuel Tanks) yang dipasang di atas fuselage dan built-in IRST (infrared search and track) yang disematkan di bawah hidung. (more…)

Tim Aerobatik Blue Angels Terima Unit Perdana F/A-18 Super Hornet

Bila tim aerobatik AU AS Thunderbirs identik dengan jet tempur F-16 Fighting Falcon, maka kubu AL AS punya tim aerobatik yang tak kalah kondang, yaitu Blue Angels yang identik dengan jet tempur F/A-18 Hornet. Dan ada kabar terbaru terkait Blue Angels, bahwa tim aerobatik yang bermarkas di Florida ini telah mendapatkan pesawat baru. Seolah meneruskan tradisi, jet tempur baru Blue Angels adalah turuna terbaru dari keluarga Hornet, yaitu F/A-18 E/F Super Hornet besutan Boeing. (more…)

Mahathir Mohamad: F/A-18D Hornet Hanya ‘Bebas’ Diterbangkan Saat Parade Udara

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad belum lama ini membuat pernyataan yang menghebohkan, meski inti yang dimaksud sudah menjadi rahasia umum, namun ini pertama kali tokoh Negeri Jiran mengungkapkan keluh kesahnya pada jet tempur buatan Amerika Serikat. Yang dimaksud Mahathir adalah F/A-18D Hornet, jet tempur yang dioperasikan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) itu memang disebut cukup tangguh, namun syarat dan ketentuan operasional yang terlalu ‘ditentukan’ oleh kebijakan AS yang menjadi masalah. (more…)

Bakal Dilengkapi Conformal Fuel Tank dan Buil-In IRST, Boeing Luncurkan Jet Uji F/A-18 Super Hornet Block III

Meski divisi pesawat komersialnya dibuat babak belur akibat dampak Covid-19, rupanya divisi pesawat militer Boeing masih menggeliat. Setelah pada 14 April lalu sukses melakukan penerbangan perdana F-15QA Advanced Eagle pesanan Qatar, masih dari fasilitas Boeing di St. Louis, Missouri, manufaktur dirgantara tersebut kembali meluncurkan unit perdana jet tempur F/A-18 Super Hornet Block III. (more…)

AU Australia Rayakan 10 Tahun Pengabdian F/A-18F Super Hornet

Ada yang spesial hari ini (26/3/2020) bagi AU Australia (Royal Australian Air Force/RAAF), pasalnya angkatan udara Negeri Kangguru tersebut tepat hari ini merayakan 10 tahun pengoperasian jet tempur F/A-18F Super Hornet. Merujuk dari sejarahnya, unit perdana F/A-18F Super Hornet tiba di Australia pada 26 Maret 2010. Dan sampai saat ini, AU Austalia telah mengoperasikan 24 unit Super Hornet yang ditempatkan di No.1 Squadron di Lanud Amberley. (more…)

Armada Classic Hornet Australia Bakal Menjadi Pesawat ‘Agresor’ di Amerika Serikat

Di dekade 90-an, saat kekuatan udara Indonesia mengandalkan pada F-16 A/B Block15 OCU Fighting Falcon, maka di belahan selatan, yaitu Australia mengoperasikan ‘rival’ F-16, yaitu F-18 A/B Hornet. Sayang kepak F-16 di Indonesia sempat terganjal embargo dari Amerika Serikat pada periode 1998 – 2006, sebaliknya F-18 Australia terus terbang mulus. Bahkan bila ada yang ingat tentang insiden 16 September 1999 di atas udara Nusa Tenggara Timur, saat itu ‘pelakunya’ diduga adalah F/A-18 AU Australia (RAAF). (more…)

Australia Pesan AGM-158C LRASM – Rudal Anti Kapal Jarak Jauh dengan Artificial Intelligence

Senjata strategis Australia di masa depan akan bertambah dahsyat lagi, kali ini dengan adopsi rudal anti kapal jarak jauh super canggih yang disebut sebagai AGM-158C Long Range Anti-Ship Missiles (LRASM). Berbeda dengan rudal anti kapal kebanyakan, AGM-158C yang punya sifat standoff air-launched cruise missile ini dapat beroperasi otonom dan punya jarak luncur 560 km. (more…)