Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) pada hari Senin, 29 Desember 2025, resmi mengumumkan pemberian kontrak senilai US$8,6 miliar kepada raksasa dirgantara Boeing. Pengumuman ini menandai titik terang bagi program jet tempur F-15 Israel setelah melalui proses negosiasi panjang sejak pengajuan Letter of Request (LOR) oleh Israel pada Januari 2023 lalu. (more…)
Meksi debutnya telah berakhir di Pasifik, yakni dengan tuntasnya penarikan armada F-15C Eagle dari Pangkalan Udara (Lanud) Kadena di Okinawa, Jepang. Namun, kiprah jet tempur battle proven yang terbang perdana pada 26 Februari 1979 ini, belum berakhir, di ‘Tanah Kelahirannya’, F-15C masih mengemban tugas besar, bahkan disiapkan untuk beroperasi terus hingga tahun 2030-an. (more…)
Saat Angkatan Udara AS (USAF) memilih Boeing F-15EX Eagle II sebagai bagian dari rencana pengadaan mereka, maka sudah menjadi pertimbangan bahwa jet tempur twin engine ini kelak akan dioptimalkan untuk menjalankan misi Manned-Unmanned Teaming (MUM-T) dan Joint All Domain Command and Control (JADC2). Selain bekal fitur dan sensor yang canggih, desain F-15EX yang tandem seat, menyiratkan kesiapan Boeing untuk peran MUM-T dan JADC2 di F-15EX. (more…)
Nama jet tempur battle proven F-15 Eagle tengah menjadi pembicaraan di Indo Pasifik, setelah jet tempur superioritas udara tersebut tengah dikerahkan di Diego Garcia, basis militer Amerika Serikat yang terletak di Samudra Hindia bagian tengah – tak terlalu jauh dari Indonesia. Dan terkait F-15 varian terbaru (F-15EX Eagle II), ada kabar bahwa Boeing akan meningkatkan produksi F-15EX. (more…)
Menjelang pameran pertahanan Indo Defence yang akan dihelat pada bulan Juni mendatang, perhatian publik tertuju pada beberapa perjanjian pengadaan alutista yang telah masuk tercatat dalam Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding/MoU) di periode sebelumnya. Selain pengadaan kapal selam Scorpene dari Perancis, juga masih menanti kontrak efektif adalah pengadaan jet tempur Boeing F-15EX Eagle II. (more…)
Ketidakseimbangan neraca perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Indonesia menjadi salah satu alasan utama penerapan tarif impor tinggi oleh AS terhadap Indonesia baru-baru ini. Pada tahun 2024, AS mencatat defisit perdagangan sebesar $17,9 miliar dengan Indonesia, di mana ekspor AS ke Indonesia bernilai $10,2 miliar, sementara impor dari Indonesia mencapai $28,1 miliar. (more…)
Meski Kemampuan Operasional Awal atau Initial Operational Capability (IOC) dari teknologi Eagle Passive Active Warning Survivability System (EPAWSS) pada jet tempur F-15EX Eagle II baru dicapai pada tahun ini. Namun, sudah ada kabar terbaru datang dari perancangnya, yang mana BAE Systems mengumumkan versi terbaru EPAWSS yang disebut EPAWSSv2. (more…)
Berbeda dengan jet tempur generasi keempat Rusia, maka jet tempur produksi Amerika Serikat kebanyakan tidak dilengkapi dengan built-in IRST (Infrared Search and Track), meski perangkat IRST dapat saja dipasang secara opsional dalam modul atau pod. (more…)
Melanjutkan ‘tradisi’ sejak penerbangan perdana F-15 Eagle pada tahun 1972, Boeing belum lama ini mengumumkan pesanan kursi lontar (ejection seat) ACES II buatan Collins Aerospace, untuk dipasang pada jet tempur F-15EX Eagle II. Sebanyak 144 unit kursi lontar akan disediakan untuk F-15EX milik Angkatan Udara AS (US Air Force). (more…)
Setelah F/A-18E/F Super Hornet, pengebom B-1B Lancer, pesawat intai maritim P-8A Poseidon dan F-35C Lightning II. Kini ada kabar terbaru, bahwa jet tempur F-15E Strike Eagle dan F-15EX Eagle II milik Angkatan Udara AS (USAF), akan bergabung sebagai wahana peluncur rudal anti kapal jarak jauh, AGM-158C Long Range Anti-Ship Missile (LRASM). (more…)