Tag: DCNS

AL Australia Bangkitkan Nama Attack Class, Kini dalam Sosok Kapal Selam Masa Depan

Bila Singapura tengah menanti kedatangan kapal selam terbaru Type 218SG yang dijadwalkan unit perdana akan diserahkan pada tahun 2021, maka dari belahan selatan Indonesia, Australia juga telah mencangkan untuk mengganti secara bertahap 6 unit kapal selam Collins Class yang telah beroperasi sejak 1996. Monster Bawah Laut yang bakal menjadi taring AL Australia (Royal Australian Navy) belum lama ini telah dikukuhkan namanya sebagai “Attack Class.”

(more…)

Untuk Heavy Frigate TNI AL, Pilih FREMM Italia atau Perancis?

Aquitaine Class (Perancis).

Dalam seleksi kandidat heavy frigate untuk TNI AL, nama FREMM (Frégate européenne multi-mission) alias European multi-purpose frigate, namanya serasa tersisih jika dibandingkan Iver Huitfeldt Class, Admiral Gorshkov Class dan De Zeven Provincien Class. Meski namanya populer untuk publik di Tanah Air, diantara keempat kandidat frigat untuk TNI AL, justru sejatinya baru FREMM yang telah menyambangi Indonesia, yakni dalam lawatan ITS Carabiniere yang singgah di Jakarta pada Maret 2017. (more…)

DSME Menangkan Proyek Overhaul Kapal Selam KRI Cakra 401

Flash back ke November 2015, dua galangan kapal kampiun, Daewoo Shipbuilding dan Marine Engineering (DSME), Korea Selatan dan DCNS, galangan kapal asal Perancis, menawarkan proposal paket overhaul untuk kapal selam KRI Cakra 401. Untuk merebut kontrak MRO (Maintenance, Repair dan Overhaul) senilai US$40 juta, kedua galangan menjanjikan paket ToT (Transfer of Technology) kepada pihak mitra lokal, dalam hal ini PT PAL. Seperti DCNS menawarkan combat management system (CMS) SUBTICS (Submarine Tactical Integrated Combat System). SUBTICS bukan sembarang CMS, sistem ini selama ini telah digunakan pada armada kapal selam nuklir Perancis.

(more…)

Turki Tawarkan Kapal Selam Reis Class (Type 214) Untuk TNI AL

Target pengadaan kapal selam selam hingga 12 unit pada tahun 2024 jelas menjadikan Indonesia sebagai pasar yang strategis bagi manufaktur kapal selam. Betapa tidak, saat ini yang sudah jelas ‘terlihat’ baru ada lima unit kapal selam milik Korps Hiu Kencana, yakni dua unit Cakra Class (Type 209) dan tiga Nagapasa Class (aka – Changbogo Class) yang masih dalam proses pengiriman. Sisanya masih ada tujuh unit kapal selam yang masih harus dicari. Dan nampaknya TNI AL memang membuka peluang bagi jenis kapal selam lain, diluar Nagapasa Class. (more…)

Siap Ikut Tender di 2017, DCNS Tawarkan Dua Desain Kapal Perang Untuk TNI AL

OPV 90 Kership
OPV 90 Kership

Meski belum meraih kontrak strategis di Indonesia, galangan kapal asal Perancis DCNS tidak menyerah dalam menawarkan solusinya untuk TNI AL. Setelah sebelumnya melakukan pembicaraan intens dengan PT PAL terkait eksplorasi kebutuhan kapal selam di Indonesia, hingga menawarkan kapal selam littoral Scorpene Class 1000. Kabar terbaru menyebut DCNS tengah mempersiapkan proposal desain frigat dan korvet yang mampu memenuhi standar dan kualifikasi TNI AL. (more…)

PT PAL dan DCNS Eksplorasi Kebutuhan Kapal Selam Untuk TNI AL

1-andrasta

Dengan rampungnya basis produksi kapal selam di galangan PT PAL pada September mendatang, secara langsung dimulai babak baru pembangunan kapal selam di dalam negeri. Selain proyek perdana berupa pengerjaan KRI Nagarangsang 405 (Nagabanda Class – aka Changbogo Class), fasilitas produksi kapal selam PT PAL juga nantinya dicanangkan untuk merilis kapal selam lanjutan untuk kebutuhan Korps Hiu Kencana TNI AL. (more…)

DCNS Tawarkan SUBTICS Combat Management System dalam Paket Overhaul KRI Cakra 401

61955

Menyambung pemberitaan di Indomiliter pada 18 November 2015, disebutkan ada dua galangan kapal yang berkompetisi untuk meraih kontrak overhaul kapal selam TNI AL KRI Cakra 401. Dua galangan tersebut, Daewoo Shipbuilding dan Marine Engineering (DSME), Korea Selatan dan DCNS, galangan kapal asal Perancis, sama-sama menawarkan paket maintenance, repair dan overhaul (MRO). Dan hingga tulisan ini diturunkan, nyatanya belum ada pemenang dari kontrak yang nilainya mencapai US$40 juta. (more…)

DSME dan DCNS Berkompetisi Menangkan Proyek Overhaul KRI Cakra 401

11610976fb4

Saat kapal selam Changbogo Class pertama tiba di Indonesia pada awal tahun 2017, maka kapal selam Type 209/1300 TNI AL telah memasuki usia 36 tahun pengabdian, maklum duo KRI Cakra 401 dan KRI Nanggala resmi diserahterimakan ke Indonesia pada tahun 1981. Dengan usia Cakra Class yang kian menua, tak lantas kedua kapal selam ini akan dipensiunkan. Secara platform, Type 209/1300 masih serviceable, ditambah kedua kapal sudah pernah dilakukan repowering dan upgrade sistem elektronik. (more…)