
Industri kedirgantaraan militer Cina kembali memamerkan lompatan teknologi dalam sejarah modern. Rekaman video terbaru yang beredar luas di media sosial lokal memperlihatkan satu unit jet tempur stealth generasi kelima, Chengdu J-20A, yang masih berbalut warna kuning primer pabrikan—sebuah indikasi kuat bahwa pesawat tersebut baru saja keluar dari lini perakitan. (more…)

Cina baru saja menunjukkan lompatan besar dalam industri manufaktur militer melalui implementasi teknologi “Dark Factory” atau pabrik tanpa cahaya untuk memproduksi jet tempur siluman tercanggihnya, Chengdu J-20 Mighty Dragon. Mengutip laporan dari Science and Technology Daily, penggunaan otomatisasi penuh berbasis kecerdasan buatan (AI) ini telah berhasil meningkatkan efisiensi produksi komponen utama jet tersebut hingga hampir 150 persen. (more…)

Selain mengutamakan membawa persenjataan pada internal weapon bay, namun jet tempur steath dalam misi tertentu juga dapat membawa persenjataan secara eksternal. Meski mengurangi atau bahkan mengorbankan kemampun stealth-nya, tapi konfigurasi ini tetap diperlukan dalam beberapa kondisi. Seperti belum lama ini jet tempur stealth andalan Cina, Chengdu J-20 Mighty Dragon tampil dalam “beast mode”. (more…)

Tepat hari ini, 14 tahun lalu, persisnya pada 11 Januari 2011, jagad dirgantara global mencatat peristiwa penting, dimana telah terbang untuk pertama kalinya jet tempur generasi kelima Chengdu J-20 “Mighty Dragon”. Dengan terbangnya J-20, menorehkan Cina sebagai pemain di sektor produsen jet tempur steath, lantaran sebelum J-20, lini jet tempur stealth yang operasional di dunia baru diisi F-22 Raptor dan F-35 Lightning II. (more…)