
Industri pertahanan Vietnam kembali mencatatkan sejarah melalui pengembangan prototipe kendaraan angkut personel (APC) amfibi 8×8 terbaru yang diberi kode XTC-03. Dirancang sepenuhnya di dalam negeri oleh industri pertahanan Vietnam, XTC-03 diproyeksikan sebagai pengganti strategis yang jauh diklaim lebih unggul dibandingkan seri BTR-80 buatan Rusia yang telah lama menjadi tulang punggung angkatan darat mereka. (more…)

Siapa sangka, sebuah Toyota Land Cruiser double cabin dengan plat baja ternyata punya daya gempur setara IFV (Infantry Fighting Vehicle). Di tangan milisi Houthi, Yaman, kendaraan pelahap medan off-road ini bisa dipasangi kubah kanon milik ranpur amfibi BTR-80. Walau tidak diketahui bagaimana kinerja kanon kaliber 30 mm pada kendaraan berpenggerak 4×4 ini, tapi penempatan kanon BTR-80 pada Toyota Land Cruiser menarik untuk dicermati. (more…)

Kilas balik ke tahun 2002, Kavaleri Korps Marinir pernah diperkuat 12 unit panser amfibi BTR-80A. Bahkan panser 8×8 ini seolah menjadi ikon kavaeri Marinir, terlebih saat BTR-80A Korps Marinir ditugaskan sebagai komponen dalam batalyon mekanik Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. Dari 12 unit yang didatangkan, satu unit diantaranya mengalami rusak berat akibat terjangan Tsunami di Aceh. Dan saat ini, kesemua unit BTR-80A yang tersisa dikabarkan masih berada di Lebanon. Dengan kondisi tersebut, sudah selayaknya Korps Marinir mendapatkan ranpur pengganti di lini panser 8×8. (more…)

Desain dan lekuknya boleh dikata bak pinang dibelah dua dengan ranpur BTR-80 buatan Rusia, namun ini adalah BTR-3, yang asli buatan Ukraina dengan mesin besutan Jerman, serta usia yang masih terbilang baru, lantaran baru masuk fase produksi pada tahun 2001. Mengikuti garis keturunan BTR-80 yang terkenal laris, BTR-3 dalam beberapa varian juga sukses di ekspor ke 10 negara. Dan pada 15 April 2019, Kiev Armoured Plant, anak perusahaan Ukroboronprom mengumumkan varian terbaru BTR-3 yang diberi label BTR-3KS. (more…)

Berkecamuknya konflik Rusia vs Ukraina di tahun 2013 – 2014 berdampak pada pembatalan pembelian 50 unit pansam (panser amfibi) BTR-4 untuk Korps Marinir TNI AL. Padahal BTR-4 sudah dimasukkan dalam paket pengadaan strategis MEF (Minimum Essential Force) I TNI. Di tempat berbeda, PT Pindad menangkap peluang kebutuhan hadirnya pansam di lingkup TNI dengan merilis Anoa 2 6×6 Amphibious. (more…)

Patut disyukuri bahwa militer Indonesia lumayan punya pengalaman dalam mengoperasikan ranpur kelas IFV (Infantry Fighting Vehicle), diantaranya ada BVP-2, BTR-80A, AMX-10P, dan yang paling baru BMP-3F. IFV memang punya kemiripan dengan peran APC (Armoured Personnel Carrier), yaitu sama-sama bertugas menghantarkan prajurit yang diangkutnya ke wilayah operasi yang telah ditentukan. Tapi IFV punya kemampuan ‘lebih’ dibanding APC. (more…)