Hubungan strategis antara New Delhi dan Moskow di sektor pertahanan kembali membuahkan terobosan besar. India dan Rusia dilaporkan tengah berkolaborasi mengembangkan varian terbaru rudal jelajah supersonik BrahMos dengan peningkatan jangkauan hingga 800 kilometer. Langkah ini akan menggandakan kemampuan jangkauan mayoritas rudal Angkatan Darat India saat ini yang rata-rata berada di angka 450 km. (more…)
Langkah Indonesia dalam memperkuat otot pertahanan maritimnya kembali mencatatkan tonggak sejarah baru. Menyusul spekulasi panjang selama beberapa tahun terakhir, Pemerintah Indonesia dilaporkan telah resmi menandatangani kesepakatan pengadaan sistem rudal jelajah supersonik BrahMos dari India. (more…)
Kerja sama pertahanan antara India dan Rusia kembali memasuki babak baru yang ambisius. Mengikuti kesuksesan kolaborasi jangka panjang, kedua negara kini tengah mengeksplorasi model perakitan lokal untuk rudal sistem pertahanan udara (hanud) S-400 Triumf. Langkah ini diambil seiring dengan rencana India untuk menambah kekuatan pertahanan langitnya secara signifikan. (more…)
Sebagai rudal anti kapal pesisir (coastal missile defence), nama rudal Brahmos sudah lekat sebagai arsenal alutsista Korps Marinir Filipina. Dan setelah beberapa gelombang (batch) pengiriman dari India, untuk pertama kali Korps Marinir Filipina meresmikan baterai atau kompi pertama rudal anti kapal Brahmos. (more…)
Filipina kini menjadi negara dengan penebalan alutsista terdepan di Asia Tenggara, selain penggelaran sistem rudal presisi jarak jauh Typhon Weapon System dari Angkatan Darat AS (US Army) dan NMESIS dengan rudal anti kapal NSM milik Korps Marinir AS (USMC), Negeri Pinoy belum lama ini kedatangan batch (gelombang) kedua rudal jelajah Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai (coastal defence missile system). (more…)
Saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto pernah mengunjungi paviliun Brahmos Aerospace di Naval Defence & Maritime Security Exhibition (NAVDEX) 2023 pada 23 Februari 2023 di Abu Dhabi. Meski tidak ada pernyataan tentang rencana akuisisi Brahmos, namun, kunjungan pejabat pertahanan Indonesia telah memicu spekulasi, seperti kemungkinan bahwa rudal jelajah supersonik India – Rusia ini masuk dalam daftar belanja alutsista RI. (more…)
Sejak pengiriman perdana pada pertengahan April 2024, media lokal di India menyebut kontrak akuisisi baterai rudal Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai – Shore-Based Anti-Ship Missile System (SBASM) pesanan Korps Marinir Angkatan Laut Filipina, telah dituntaskan. (more…)
Apa yang pernah disebutkan bahwa Indonesia akan menjadi negara pengguna rudal anti kapal supersonik Brahmos (Brahmaputra Moskva) kedua di Asia Tenggara, rupanya bakal menjadi kenyataan. Meski belum ada informasi tentang kontrak efektif, namun tanda-tanda ‘datangnya’ Brahmos kian menderang, termasuk diketahui bahwa satuan penggunanya kelak saat dioperasikan di Indonesia. (more…)
Punya kecanggihan setara dengan jet tempur Sukhoi Su-30MKI, ada kabar bahwa Angkatan Udara Malaysia (RMAF) tertarik untuk melengkapi armada Sukhoi Su-30MKM dengan rudal jelajah udara ke permukaan Brahmos ALCM (Air Launched Cruise Missile). Su-30MKM adalah varian Sukhoi series tercanggih di Asia Tenggara, yang secara spesifikasi punya kecanggihan di atas milik Indonesia, Vietnam dan Myanmar. (more…)
Diterbangkan menggunakan pesawat angkut C-17 Globemaster milik Angkatan Udara India, pada 19 April 2024, telah tiba rudal jelajah Brahmos (Brahmaputra Moskva) di Pangkalan Udara Clarck, Filipina. Kehadiran Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai, dipercaya mampu menjadi efek deteren Negeri Pinoy dalam menghadapi provokasi dan ancaman dari Cina. (more…)