Tag: BPPT

Roket Balistik Kemhan Jatuh di Rumpin, R-Han 122B Kah?

Hari Selasa kemarin (5/9), sebuah roket milik Balitbang Kementerian Pertahanan (Kemhan) dilaporkan jatuh di kebun bambu milik warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Mengutip sumber dari Detik.com (6/9/2017), roket tersebut mengalami kegagalan paska uji coba statistik. Tidak ada kerusakan berarti dan korban jiwa akibat jatuhnya roket ini. (more…)

Misi Anti Kapal Selam, TNI AL Waspadai “Shadow Zone”

Teknologi sonar (Sound Navigation And Ranging) sampai saat ini masih yang paling diandalkan dalam misi peperangan bawah air, khususnya dalam mengendus keberadaan dan posisi kapal selam lawan. Namun, apa yang terjadi bila ada suatu zona di bawah laut yang aman atau bebas dari suhu dan salinitas. Maka yang muncul adalah shadow zone, wilayah di bawah permukaan laut yang tidak dapat dideteksi oleh sonar pencari. Di shadow zone inilah acap kali kapal selam lawan atau kapal selam asing dapat ‘ngetem’ sembari melakulan misi pengintaian. (more…)

Hiu Merah: Robot ROV Laut Dalam Produksi Dalam Negeri

ROV (Remotely Operated Vehicle) bukan sesuatu yang baru diterapkan di Indonesia, robot penyelam laut dalam ini setidaknya sudah digunakan kalangan sipil, seperti Badan Penerangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan tentunya TNI AL, khususnya pada Satuan Kapal Ranjau (Satran) di Tripartite Class dan kapal Oseanografi Rigel Class. Namun, meski dalam status prototipe, Balitbang Kementerian Pertahanan dan PT Robomarine Indonesia sejak tahun 2015 telah merintis ROV produksi dalam negeri. (more…)

Rajawali 720 Jadi Bintang di “Drone Carnaval”

Industri Dalam Negeri yang selama ini berkecimpung dalam rancang bangun prototipe drone (UAV/Unmmaned Aerial Vehicle) mulai mendapatkan angin segar dari Kementerian Pertahanan (Kemhan). Meski sebagian besar belum mendapatkan kontrak produksi, belum lama ini dilakukan Demo Terbang Drone yang digelar di Komplek Pustek Roket LAPAN, Rumpin Bogor Jawa Barat pada 27 Juli 2017. Beraham jenis drone yang dirilis institusi pemerintah dan perusahaan swasta bersatu dalam satu event yang lebih mirip disebut “drone carnaval.” (more…)

Alap-Alap PA4: Drone Intai Mini dengan Endurance Tujuh Jam

Alap-Alap tak bisa dibilang baru dalam jagad drone di Indonesia, debutnya pengembangannya telah dimualai hampir delapan tahun silam oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Dari usia pengembagan, Alap-Alap bisa dikata seumuran dengan drone alias PUNA (Pesawat Udara Nirawak) Wulung yang kini digunakan Skadron Udara 51. Seperti halnya Wulung, Alap-Alap juga ditenagai mesin propeller dengan bahan bakar cair (bensin). Bedanya Alap-Alap punya dimensi, bobot dan payload yang lebih kecil dibanding Wulung. Dan setelah lama tak terdengar kabar beritanya, pada Sabtu lalu (15/7/2017), Alap-Alap varian terbaru kembali unjuk gigi dihadapan media. (more…)

Intip Dua Desain Kapal Selam Mini 22 Meter Untuk TNI AL

Tak terbantahkan bahwa Indonesia pernah menjadi penguasa Siluman Bawah Laut, dan pelan berharap pasti, kini predikat kekuatan yang dahulu pernah disandang ingin digenggam lagi. Memang berat perjalanan yang harus dilalui, mengingat apa yang dilakukan negara tetangga sudah jauh lebih unggul, baik dari aspek kualitas dan kuantitas alutsista kapal selam. Dalam konteks penggelaran armada kapal selam, selain berharap akuisisi 12 unit kapal selam dapat terealisasi di tahun 2024, juga ada program pengembangan kapal selam mini (midget submarine) untuk kebutuhan Korps Hiu Kencana TNI AL. (more…)

Sotong AUV: Prototipe Drone Bawah Laut Rancangan Dalam Negeri

12

Ketika kapal hidro oseanografi terbaru TNI AL jenis OCEA OSV190 SC WB, yakni KRI Rigel 933 dan KRI Spica 934 tiba di Tanah Air, salah satu wahana andalan yang dibawanya adalah drone bawah laut, atau disebut AUV (Autonomous Underwater Vehicle) yang sanggup menyelam hingga kedalaman 3.000 meter. Namun jauh sebelum itu, para injiner di Indonesia juga sudah mampu meluncurkan prototipe AUV. (more…)

LAPAN LSU-05: UAV dengan Kemampuan Terbang 8 Jam dan Jarak Jangkau 800 Km!

lsu05-test-flight02-300x200

Dimulai sejak masa kampanye Pemilu Presiden 2014, debut drone alias UAV (Unmanned Aerial Vehicle) seolah terdongkrak lewat niatan Capres Jokowi saat itu untuk memberdayakan peran drone untuk kepentingan intai pertahanan. Dari situlah beberapa instansi yang tekait iptek kian terpacu untuk mewujudkan prototipe drone. LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) menjadi ‘salah satu’ pemain yang diperhitungkan di Tanah Air. Setelah sukses dengan proyek prototipe LSU (LAPAN Surveillance UAV)-02 yang berhasil take off dari dek kapal perang KRI Diponegoro 365. (more…)