Tak meraih lisensi atau peluang kerja sama atas produk alutsista Barat, bukanlah akhir dari segalanya, di tangan desainer dan insinyur yang ‘cemerlang’, Cina membuat kejutan dengan menampilkan sosok kendaraan tempur (ranpur) lapis baja roda ban, yang bentuknya mirip dengan ranpur rancangan Jerman, Rheinmetall Boxer 8×8. (more…)
Setelah diperkenalkan pada Pameran Dirgantara Internasional (ILA) 2024 di Berlin, kini pengembangan rudal anti drone yang disebut Small Anti Drone Missile (SADM) telah memasuki babak baru, setelah pada 8 November 2025, Parlemen Jerman (Bundestag) memberikan persetujuan untuk proyek SADM dengan estimasi anggaran sekitar €490 juta (US$565 juta). (more…)
Setelah sukses mengangkut eskavator dan truk tangki BBM, pesawat angkut berat Airbus A400M Atlas belum lama ini mendapat muatan ‘kelas berat’ baru untuk menambah porfolionya. Persisnya pada 9 Juli 2025, A400M milik Angkatan Udara Jerman telah mengangkut untuk pertama kalinya ranpur (kendaraan tempur) lapis baja roda rantai Infantry Fighting Vehicle (IFV) Puma. (more…)
Seolah mengikuti langkah Austria, Jerman diwartakan juga mengorder sistem hanud mobile Skyranger 30. Bedanya, bila Austria akan memasang turret Skyranger 30 pada ranpur Pandur Evolution 6×6, maka angkatan bersenjata Jerman akan mengintegrasukan turret Skyranger 30 pada ranpur roda ban yang lebih besar, yakni Boxer 8×8. (more…)
Lantaran membeli dalam jumlah besar, Australia mendapatkan hak eksklusif dalam pengadaan kendaraan tempur (ranpur) Boxer 8×8, termasuk kebagian porsi untuk berkontribusi dalam desain ranpur roda ban produksi Rheinmetall tersebut. Kontribusi desain untuk Boxer 8×8 disebut berdasarkan input dan saran langsung dari personel Angkatan Darat Australia (Australian Army) yang selama ini telah mengoperasikan batch perdana Boxer 8×8. (more…)
Proyek pengadaan ranpur Boxer 8×8 tak pelak menjadi bukti keberhasilan Australia dalam alih teknologi pada industri pertahanan. Betapa tidak, ranpur Boxer 8×8 yang aslinya berasal dari Jerman, namun, justru kini Australia berhasil meraih kesepakatan untuk mengekspor Boxer 8×8 ke Jerman. (more…)
Angkatan Darat Australia (Australian Army) telah mengumumkan kemampuan operasional awal – initial operational capability (IOC) untuk armada ranpur roda ban Boxer 8×8. IOC ini menjadi tonggak sejarah di bawah program Land 400 Phase 2 dengan nilai US$3,53 miliar. IOC dapat diraih setelah Australia menerima batch pertama Boxer 8×8 produksi Rheinmetall pada Juni tahun lalu. Sebelumnya, Angkatan Darat Australia telah menerima enam unit Boxer 8×8 untuk uji coba dan pelatihan. (more…)
Banyak hal menarik ditampilkan dalam pameran militer Eurosatory 2022 di Paris, Perancis (13 – 17 Juni 2022). Salah satu yang membetot perhatian di hari pertama adalah static display dari kendaraan tempur (ranpur) lapis baja roda ban besutan Rheinmetall, yakni Boxer. Bila selama ini publik mengenal Boxer dalam platform roda ban 8×8, maka di Eurosatory 2022, pertama kalinya Rheinmetall memperlihatkan Boxer dalam wujud lain. (more…)
Wahana intai tak pelak menjadi elemen kunci dalam pergerakan kavaleri, terutama sebelum memasuki wilayah lawan. Untuk itu, pada ranpur modern tak jarang dilengkapi dengan drone mini untuk tugas pengintaian yang dimaksud. Hal itu setidaknya sudah diaplikasikan pada ranpur BTR-3KS (Ukraina)dan BT-3F “Arctic” (Rusia). (more…)
Modernisasi alutsista besar-besaran tengah dijalankan Australia, di lini darat, selain sedang mengevaluasi dua ranpur roda rantai lapis baja, antara IFV (Infantry Figting Vehicle) Lynx KF41 buatan Rheinmetall Defence dan Redback buatan Hanwha Defence. Rupanya ada kabar bahwa Angkatan Darat Australia akan segera kedatangan gelombang (batch) pertama dari ranpur IFV roda ban Boxer 8×8. (more…)