
Angkatan Udara Cina (PLAAF) kembali memamerkan lompatan teknologi militernya melalui uji coba platform pesawat pengintai generasi terbaru yang dijuluki sebagai “Monster Baru”, yakni KJ-3000 AWACS (Airborne Warning and Control System/AEW&C). Kehadiran pesawat berkemampuan radar tingkat tinggi ini terendus melalui rekaman uji coba penerbangan teranyar yang viral di platform X, memicu diskusi hangat di kalangan pengamat militer global. (more…)

Angkatan Udara India (Indian Air Force – IAF) secara resmi memberikan izin operasional tempur akhir (final combat clearance) bagi sistem peringatan dini dan kendali udara (Airborne Early Warning and Control – AEW&C) “Netra”. Langkah ini menandai keberhasilan besar bagi industri pertahanan domestik India setelah melewati proses pengembangan intensif selama dua dekade. (more…)

Sebuah pengakuan mengejutkan atas keberhasilan taktik perang udara konvensional kembali menyeruak ke ruang publik. Dalam sebuah wawancara eksklusif di stasiun televisi nasional Iran baru-baru ini, para pilot jet tempur Angkatan Udara Republik Islam Iran (IRIAF) secara terbuka menceritakan detail misi penyusupan udara berani mati yang mereka lakukan pada tanggal 1 Maret 2026 lalu. (more…)

Angkatan Udara Rusia dilaporkan baru saja menerima tambahan armada pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AEW&C) Beriev A-50U yang telah dimodernisasi. Kabar mengenai penyerahan pesawat intai raksasa ini pertama kali diungkapkan oleh kanal Telegram militer terkemuka Rusia, Fighterbomber. (more…)

Setelah melalui proses evaluasi yang panjang dan ketat, Pemerintah Perancis secara resmi mengumumkan keputusan untuk memesan dua unit pesawat Airborne Early Warning & Control (AEW&C) GlobalEye buatan perusahaan pertahanan Swedia, Saab. Kesepakatan ini juga mencakup opsi tambahan untuk dua unit lagi di masa depan, yang bertujuan untuk menggantikan armada legendaris namun menua, Boeing E-3F Sentry (AWACS). (more…)

Keputusan Angkatan Udara AS (USAF) pada 26 Juni 2025, ibarat pukulan bagi Boeing Defense, Space & Security di segmen pesawat peringatan dini atau Airborne Warning and Control System (AWACS), pasalnya USAF telah menolak proposal Boeing untuk memasok E-7 Wedgetail sebagai pengganti E-3 Sentry yang akan dipensiunkan bertahap. (more…)

Ketika pertama kali debutnya diketahui pada tahun 2007, Shaanxi Aircraft Corporation (SAIC) KJ-200 langsung membetot perhatian dunia, pasalnya Cina telah membuktikan mampu menciptakan pesawat peringatan dini dan kontrol udara – Airborne Early Warning and Control (AEW&C) dengan desain antena tegak, yang sebelumnya populer digunakan oleh pesawat AEW&C buatan Swedia, Saab Erieye. (more…)

Meski telah mengoperasikan delapan unit AEW&C (Airborne Early Warning and Control) Saab 2000 Erieye buatan Swedia, namun Angkatan Udara Pakistan faktanya juga mengoperasikan AEW&C jenis lain, yakni Shaanxi ZDK-03 buatan Cina. (more…)

Update analisis citra satelit terkait pengembangan pesawat peringatan dini dan kendali udara atau Airborne Early Warning and Control (AEW&C) dari basis Ilyushin Il-76 oleh Korea Utara, rupanya tidak meleset. Pada artikel yang diposting pada awal Maret 2025, disebut pembuatan hampir tuntas, maka kabar terbaru mengonfirmasi bila pesawat AEW&C yang dimaksud kini telah mengudara. (more…)

Meski konkritnya belum begitu jelas, lawatan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ikut membawa angin segar bagi perkembangan industri pertahanan di Indonesia. Terkait tawaran dari Havelsan, perusahaan teknologi pertahanan Turki untuk kerja sama airborne early warning and control system (AWACS) bersama PT Dirgantara Indonesia (PT DI), maka ada update terbaru yang dapat disampaikan. (more…)