Angkatan Udara Filipina (PAF) kembali memperkuat tulang punggung mobilitas udaranya dengan menerima batch kelima helikopter multiperan S-70i Black Hawk pada 23 Januari 2026. Upacara penerimaan aset strategis ini dilangsungkan di Pangkalan Udara Villamor, Pasay City, yang menandai tibanya lima unit tambahan dari total pesanan 32 unit pada kontrak tahap kedua. (more…)
Angkatan Udara Filipina (PAF) dipastikan akan memiliki taring yang jauh lebih tajam dalam menjaga kedaulatan wilayah udaranya. Pada 12 Desember 2025, pemerintah Filipina secara resmi menandatangani kontrak strategis dengan Korea Aerospace Industries (KAI) untuk melakukan peningkatan kemampuan (upgrade) besar-besaran terhadap 11 unit jet tempur FA-50PH Fighting Eagle yang saat ini dioperasikan. (more…)
Indonesia dan Filipina punya tantangan serupa dalam menghadapi kelompok separatis bersenjata, dan kedua negara juga sama-sama mengoperasikan pesawat serang ringan bermesin turboprop A-29 (aka – EMB-314) Super Tucano, untuk misi Close Air Support (CAS). Meski pesawatnya sama, untuk bekal persenjataan ternyata berbeda. (more…)
Angkatan Bersenjata Filipina melalui Angkatan Udara Filipina (Philippine Air Force – PAF) telah mempertahankan keputusannya untuk membeli enam unit tambahan pesawat serang ringan A-29B Super Tucano buatan Embraer, di tengah pertanyaan keras yang diajukan oleh Senator Raffy Tulfo saat debat pleno anggaran Departemen Pertahanan Nasional pada 28 November 2025. (more…)
Sebagai negara yang mendapat ancaman konflik bersenjata dari dalam dan luar negeri, maka menarik untuk mencermati dengan apa yang dilakukan oleh Filipina. Terkhusus untuk meladeni konflik bersenjata domestik yang dilakukan kelompok separatis, Pusat Penelitian dan Pengembangan – Air Force Research and Development Center (AFRDC) Angkatan Udara Filipina telah meluncurkan drone bersenjata buatan dalam negeri pertamanya. (more…)
Buntut dari konflik perbatasan dengan Cina di Laut Filipina Barat, Angkatan Udara Filipina (PAF) berencana meningkatkan kemampuan endurance dan jangkauan terbang helikopter S-70i Black Hawk agar lebih mampu menjalankan misi pengamanan dan patroli di sekitar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). (more…)
Melanjutkan berita pada bulan Januari lalu, kini proyek pengadaan tambahan jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle untuk Angkatan Udara Filipina (PAF) telah dimatangkan dalam penandatangan kontrak atas 12 unit FA-50 produksi Korea Aerospace Industries (KAI) pada tanggal 3 Juni 2025. (more…)
Photo credits to Alberto Cucini @ Jetphotos, and Gianluca Galli @ Airliners.net.
Setelah pengumuman Elbit Systems pada tahun 2023 yang meraih kontrak pengadaan dua unit pesawat intai maritim ATR 72-600 MPA untuk Angkatan Udara Filipina, maka belum lama ini ada kabar unit pertama pesawat tersebut tengah melakukan uji coba penerbangan di Turin, Italia. (more…)
Pihak Angkatan Udara Filipina (PAF) telah merilis hasil investigasi atas jatuhnya sebuah jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle dengan nomer 002 yang ditemukan dalam kondisi hancur (total loss) di Bukidnon pada 4 Maret 2025. Insiden yang menewaskan kedua penerbang FA-50 disebut bukan disebabkan oleh masalah teknis atau mekanis. (more…)
Meski Filipina pernah menyatakan tertarik pada Saab Gripen buatan Swedia, namun pinangan untuk jet tempur utama Negeri Pinoy akhirnya merujuk pada F-16 C/D Block 70/72 atau kondang disebut F-16 Viper buatan Lockheed Martin. (more…)