Aselsan, perusahaan pertahanan terbesar Turki, pada 27 Agustus 2025, mengumumkan dimulainya investasi industri pertahanan untuk memperkuat infrastruktur produksi massal bagi teknologi inovatif. Merayakan hari jadinya yang ke-50 tahun, Aselsam merayakan tonggak bersejarah dengan upacara peletakan batu pertama Oğulbey Technology Base, pembukaan sejumlah fasilitas produksi dan riset baru, serta pengiriman perdana sistem hanud (pertahanan udara) Steel Dome. (more…)
Dalam joint sail dan Maritime Partnership Exercise (MPX) 2025 bersama Angkatan Laut India, untuk pertama kalinya Angkatan Laut Filipina memperkenakan jenis senjata baru pada kapal perang permukaan. Jenis senjata yang dimaksud adalah kanon laras ganda Gokdeniz kaliber 35 mm di fregat BRP Miguel Malvar (FFG-06), sekaligus memperkenalkan jenis CIWS (Close In Weapon System) pertama yang diadopsi Angkatan Laut Filipina. (more…)
Lantaran bakal diakuisisi oleh Indonesia, debut rudal pertahanan udara (hanud) buatan Turki ini selalu mendapat sorotan netizen dalam pengembangannya. Persisnya, pada 30 Juli 2025, Aselsan dan Kementerian Pertahanan Turki mengumumkan penyelesaian serial production acceptance tests pada rudal Siper, yang artinya rudal siap produksi massal dan operasional rutin sudah bisa dimulai segera. (more…)
Aselsan, perusahaan pertahanan dan elektronik dari Turki, pada 4 Juli 2025, mengumumkan telah menuntaskan pengujian Sistem Penanggulangan Inframerah Terarah atau Directed Infrared Countermeasure (DIRCM) System Yildirim 100. Pengujian dilakukan dengan menangkis rudal berpemandu inframerah akfif yang dilengkapi hulu ledak. (more…)
Kinerja jet tempur tak bisa dilepaskan dari bekal persenjataan yang dibawanya, terlebih pada jet tempur generasi kelima, maka kehadiran amunisi atau persenjataan berkualitas dan presisisi tinggi menjadi melekat di dalamnya. Pada jet tempur KAAN produksi Turkish Aerospace Industries (TAI), pemenuhan sistem senjata produksi dalam negeri adalah prioritas, dan pada Paris Airshow 2025, ditampilkan paket senjata andalan yang akan melengkapi KAAN. (more…)
Dari beberapa perusahaan pertahanan asal Turki yang menawarkan solusinya di Indonesia, Aselsan menjadi salah satu yang meraih perhatian. Terkait dengan pameran pertahanan Indo Defence 2024 (11-14 Juni 2025), Aselsan pada tanggal 13 Juni 2025 meresmikan kantor perwakilannya di Jakarta, menjadikannya sebagai perusahaan pertahanan kedua dari Turki yang membuka kantor di Indonesia, setelah Turkish Aerospace Industries (TAI) yang membuka kantor di Bandung pada 25 Agustus 2024. (more…)
Presiden Prabowo Subianto dan Ahmet Akyol, President and CEO of Aselsan (kanan).
Pada tanggal 12 Juni 2025, Indomiliter.com mendapat kesempatan untuk mewawancarai Ahmet Akyol, President and CEO of Aselsan. Aselsan adalah perusahaan pertahanan dan elektronik ternama dari Turki, yang dalam Indo Defence 2024, Aselsan menawarkan beragam solusi dan kerja sama dengan pemerintah dan otoritas pertahanan di Indonesia. (more…)
Aselsan, perusahaan pertahanan dan teknologi elektronik dari Turki, dikabarkan akan memamerkan beberapa produk alutsista dalam pameran Indo Defence 2024 yang akan dihelat di JIExpo Kemayoran, Jakarta (11-14 Juni 2025). Salah satu yang akan dipamerkan adalah sistem radar pertahanan udara (hanud) mobile dengan fungsi early warning dan tracking berbagai jenis ancaman udara. Radar yang dimaksud adalah Aselsan ALP-300G. (more…)
Sistem proteksi aktif bagi Main Battle Tank (MBT) tak luput dari bidikan industri pertahanan Turki, dan ada kabar dari perusahaan pertahanan Turki, Aselsan, yang meluncurkan Akkor 10 Active Protection System (APS) 360 derajat untuk MBT Altay dan Leopard 2A4. (more…)
Setelah sukses menjalankan uji coba lepas landas dan mendarat secara otonom dengan dukungan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada 22 April 2025, maka drone tempur (UCAV) Bayraktar TB3 kembali membuat pencapaian baru dari kapal induk helikopter (LHD)/Kapal serbu amfibi TCG Anadolu. (more…)