PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kembali berpartisipasi dalam Singapore Airshow 2026 (3-8 Februari 2026). PTDI menampilkan produk unggulan dengan konfigurasi misi khusus (special mission), di antaranya CN-235 220 Anti-Submarine Warfare (ASW), N-219 Maritime Surveilllance Aircraft (MSA), Unmanned Combat Aerial Vehicle (UCAV) MALE Elang Hitam dan roket FFAR 70mm. (more…)
Lockheed Martin melalui divisi Sikorsky Aircraft baru saja merayakan pencapaian besar, pada tanggal 13 Januari 2026, perusahaan secara resmi menyerahkan unit helikopter MH-60R Seahawk yang ke-350 kepada Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy). (more…)
Meski postur Angkatan Laut Filipina tergolong kecil, namun akan dibuat ‘berotot’, termasuk pada sistem senjata armada terpadu, bila saat ini hanya ada dua kapal perang permukaan yang dilengkapi helikopter serang/anti kapal selam (AKS/ASW), maka kekuatan udara maritim akan digenjot, yakni nantinya delapan kapal perang setara fregat masing-masing akan dilengkapi Leonardo AW159 Wildcat. (more…)
Sebagai negara dengan kekuatan militer terbesar di belahan selatan, Angkatan Laut Indonesia di masa lalu pernah mengoperasikan pesawat udara yang mampu melakukan misi intai dan penindakan di lautan, menjalankan peran anti kapal selam (AKS) – anti submarine warfare (ASW) hingga tahap eliminasi dengan penghancuran kapal selam lewat torpedo dan bom laut. Momen keemasan tersebut diwarnai dengan beroperasinya Fairey Gannet produksi Fairey Aviation Company. (more…)
USS Los Angeles – kapal selam serang US Navy dengan tenaga nulkir
Berkat peningkatan teknologi akustik, sonar dan magnetik, kapal selam dapat lebih siluman (stealth), menjadikannya sulit dideteksi dalam misi anti kapal selam (anti submarine warfare/ASW). Namun, kelompok ilmuwan Cina menyebut bahwa era kapal selam dengan kemampuan siluman bakal berakhir dengan adanya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) generasi mendatang. (more…)
Kondisi alam dapat dimanfaatkan guna memberikan keuntungan tersendiri pada strategi militer, terkhusus di Laut Cina Selatan, Kepulauan Paracel disebut bisa menjadi submarine kill zone. Indikasi tersebut muncul setelah adanya insiden yang menimpa kapal selam USS Connecticut (SSN-22) yang menabrak gunung bawah laut di Laut Cina Selatan pada tanggal 2 Oktober 2021. (more…)
Kemampuan pesawat tiltrotor MV-22B Osprey milik Korps Marinir AS (USMC) kini bertambah, selain sebagai wahana angkut taktis, kini MV-22B Osprey ketambahan peran dalam misi peperangan anti-kapal selam (anti submarine warfare). (more…)
Kelak Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) TNI AL akan mengoperasikan dua jenis helikopter yang punya kemampuan anti kapal selam (AKS) – anti submarine warfare (ASW). Setelah dua unit AS565 MBe Panther, nantinya aset eksisting helikopter Bell-412 akan dimodifikasi untuk dapat melakukan misi memburu dan mengidentifikasi kapal selam, yakni dengan pemasangan sonar celup (dipping sonar) HELRAS (Helicopter Long-Range Active Sonar) dari L3Harris. (more…)
Lantamal III Jakarta kembali kedatangan fregat Bargamini class (FREMM) Angkatan Laut Italia, kali ini yang sandar adalah ITS Antonio Marceglia (F597) yang tiba pada tanggal 13 Mei 2025. Berbeda dengan ITS Carabiniere (F593) yang pernah ke Jakarta pada tahun 2017, maka ITS Antonio Marceglia adalah fregat Bargamini class varian General Purpose (GP), sementara ITS Carabiniere adalah Bargamini varian Anti‑submarine warfare (ASW). (more…)
Salah satu jenis senjata yang amat ditakuti kapal selam adalah rudal anti kapal selam (anti-submarine missile), dengan mengkombinasikan fungsi rudal jelajah dan torpedo, elemen dalam anti-submarine warfare (ASW) ini dapat menjangkau sasaran lebih jauh pada sasaran di bawah permukaan. Selain dikembangkan Amerika Serikat dan Rusia, rupanya Cina juga harus diperhitungkan dalam produksi rudal anti kapal selam. (more…)