Tag: alutsista

Almirante Clemente Class: Destroyer Escort TNI AL dengan Cita Rasa Italia

409px-DN-SN-82-09531

Lain halnya dengan sentuhan kuliner, cita rasa Italia memang tak begitu dominan di segmen alutsista TNI, padahal jika ditelaah industri pertahanan di Italia terbilang maju. Di lingkup alutsista TNI, identitas Italia diwakili cukup lama oleh meriam reaksi cepat OTO Melara 76 mm yang terdapat di frigat Van Speijk Class, Diponegoro Class (SIGMA Class) dan korvet Bung Tomo Class. Masih di lini kesenjataan TNI AL, flash back ke masa silam, tatkala TNI AL (d/h ALRI) di dapuk sebagai kekuatan maritim terbesar di Asia Tenggara, ada dua jenis kapal perang asal Italia yang menjadi etalase alutsista TNI AL. (more…)

ACMAT VLRA 4X4 STL: Truk Taktis Multipurpose Andalan Korps Marinir TNI AL

unnamed

Korps Marinir TNI AL memang kerap tampil beda dalam kelengkapan alutsista, maklum medan penugasan korps baret ungu ini memang unik dan menantang. Alhasil untuk urusan truk taktis multiguna pun, beberapa hadir dalam sentuhan khusus, salah satunya adalah truk VLRA (Liaison, Reconnaissance and Support Vehicle) 4X4 STL buatan ACMAT (Ateliers de Construction Mécanique de L’Atlantique), Perancis. (more…)

M-203 40mm: Pelontar Granat Terpopuler, Andalan Berjuta Infanteri

GL_KA_CART_03_04_lg

Senjata yang satu ini terbilang awet, pasalnya sudah malang melintang sejak lama di banyak medan peperangan, dan hingga kini pun sosok pelontar granat buatan Colt Defense ini masih laris manis dipasang pada berbagai senapan serbu keluaran terbaru. Inilah M-203, pelontar granat single shot yang tak hanya jamak dipakai di area konflik, tapi M-203 juga kondang sebagai atribut dalam film-film action dan perang.

(more…)

TNI AD Terima 2 Unit Landing Craft Tank Terbaru

1529743_-_main

Meski ada wadah Kolinlamil (Komando Lintas Laut Militer) TNI AL yang mengurusi pergeseran pasukan dan material tempur/non tempur TNI dalam jumlah besar, namun TNI AD sebagai matra dengan kekuatan kavaleri terbesar di Indonesia, masih memerlukan dukungan wahana lain untuk tujuan angkut logistik tempur.

(more…)

UF-2 Albatross: Generasi Kedua Pesawat Intai Amfibi TNI AU

TNI AU dan Kemhan saat ini mungkin tengah mempertingkan pengadaan pesawat intai amfibi, pasalnya belum lama berselang, pihak Rusia menawarkan Beriev Be-200 Altair. Sementara dari pihak Jepang mulai bersiap menawarkan pesawat amfibi turbo propeller US-2. Semua menyusul gaung poros maritim yang dicanangkan pemerintahan Jokowi saat ini. Memang idealnya bangsa maritim sebesar Indonesia harus mempunya pesawat dengan peran strategis, seperti pada kedua pesawat diatas.

(more…)

Akhirnya, Proyek Pesawat Jet KFX Korea Selatan-Indonesia Berjalan (Lagi)

image109-e1415207611752

Impian Indonesia memiliki pesawat jet anyar akhirnya berada di jalur yang tepat. Setelah penundaan berkali-kali bahkan sampai kegagalan tender pengadaan oleh Korea Selatan, mitra utama pemerintah yang juga menjadi produsen. Karena hanya satu perusahaan yang mengajukan tawaran untuk mengembangkan pesawat KFX, di mana Indonesia memiliki 20 persen saham di dalamnya. Akhirnya Tender pengembangan pesawat dibuka kembali, membuka jalan agar pesawat idaman baik Korsel maupun Indonesia ini menjadi kenyataan.

(more…)

UAV Heron, Apa Kabarmu Saat Ini?

iaf-uav

Perkembangan teknologi industri militer akhirnya menghantarkan kita pada alutista tak berawak yang dikendalikan dari jauh. Namun, unmanned aerial vehicle (UAV) atau lebih populer dengan istilah drone sendiri bukan barang baru di catatan sejarah. Menurut wikipedia, Konsep drone dapat ditelusuri sampai pertengahan abad ke-19, ketika Austria mengirim balon bom tanpa awak untuk menyerang Venesia.

(more…)

AEG SUT 533mm: Heavyweight Torpedo dengan Pemandu Sonar Pasif dan Aktif

fmpsutDari segi update teknologi, boleh jadi torpedo ini sudah agak ketinggalan saat ini. Tapi harus diakui bahwa torpedo SUT (Surface and Underwater Target) 533 mm yang pernah diproduksi PT Dirgantara Indonesia (d/h PT IPTN) adalah pencapaian penting dalam ranah perkembangan alutsista di dalam negeri. Pasalnya kali itulah, Indonesia mampu memproduksi torpedo secara lisensi dari AEG (Allgemeine Elektrizitäts-Gesellschaft), Telefunken, Jerman. Ini tak lain buah dari kebijakan strategis untuk menangani aspek peperangan bawah laut.

(more…)