
Meski namanya tak sekondang PBY-5A Catalina buatan Consolidated Aircraft, Amerika Serikat, namun Perancis pasca Perang Dunia II pernah memproduksi pesawat angkut amfibi yang punya profil mirip PBY Catalina. Yang dimaksud adalah Nord Noroît, produksi Nord Aviation. Dan tepat hari ini, 76 tahun silam, Nord Noroît melakukan penerbangan perdananya. (more…)

Torpedo F21, jenis torpedo berat (heavy torpedo) yang juga ditawarkan sebagai sistem senjata pada kapal selam Scorpene class Indonesia, belum lama ini diuji tembak. Bukan berlangsung di Indonesia, pada 14 Desember 2024, F21 produksi Naval Group diluncurkan dari kapal selam serang nuklir Angkatan Laut Perancis (Marine Nationale) dengan menyasar target berupa eks korvet A69 Premier-Maître L’Her. (more…)

Beroperasi di atas lautan lepas, jet tempur dan pesawat intai dari kapal induk Perancis Charles de Gaulle mengandalkan teknik “buddy to buddy” air refueling, yang artinya pengisian bahan bakar di udara dilakukan oleh jet tempur. Khusus jet tempur yang berperan sebagai ‘tanker’ membawa tangki bahan bakar lebih banyak pada sayapnya. (more…)

Serangan Rusia ke kota Dnipro di Ukraina paa 21 November lalu diklaim menggunakan intermediate-range ballistic missile (IRBM) 9M729 Oreshnik (Kedr), yakni varian rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-26 Rubezh, telah membuka mata dunia tentang eksistensi jenis senjata super strategis jarak jauh, terlebih di dalamnya terdapat hulu ledak hipersonik MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles). (more…)

Ada yang menarik dari Euronaval 2024 (4-7 November 2024) di Paris, Perancis, yakni MBDA Missile Systems merayakan tonggak bersejarah atas produksi unit ke-4.000 rudal jelajah anti kapal legendaris Exocet (seluru varian), Unit Exocet ke-4.000, yakni varian terbaru Exocet MM40 Block 3c telah diserahkan kepada first launch customer, Angkatan Laut Perancis. (more…)

Dinamika teknologi kapal selam berkembang pesat, bila beberapa tahun lalu, hampir semua negara menganggap AIP (Air Independent Propulsion) sebagai kiblat kemajuan teknologi sumber energi kapal selam konvensional, maka belakangan ada perubahan persepsi, bahwa teknologi baterai Lithium-Ion (Li-ion) dipandang lebih baik ketimbang AIP dalam beberapa aspek. (more…)

Seiring dengan rencana masuknya frigat FDI (Frégate de Défense et d’Intervention) ke arsenal Angkatan Laut Perancis, maka armada frigat La Fayette class akan dipensiunkan secara bertahap. Menurut informasi yang dipublikasikan oleh Opex360 pada 16 Oktober 2024, Angkatan Laut Perancis telah mengumumkan rencana untuk mengubah peran dua frigat La Fayette menjadi kapal patroli laut lepas (high-seas patrol vessels). (more…)

Pada tanggal 3 Oktober 2024, Indomiliter.com berkesempatan untuk bertandang ke galangan Piriou di Kota Concarneau, Perancis Bagian Utara. Selain mendapat kesempatan langsung melihat pembanguna kapal penyapu ranjau City class pesanan Belgia dan Belanda, di fasilitas yang sama kami juga mendapat kesempatan untuk melihat dari dekat “Almak”, kapal latih dasar untuk kadet taruna Angkatan Laut Perancis dan luar Perancis. (more…)

Lantaran tengah gencar membangun postur alutsista laut, maka wajar bila Indonesia banyak didekati oleh manufaktur atau galangan kapal perang manca negara. Salah satu tawaran terbaru datang dari Naval Group, galangan asal Perancis yang bakal membangun dua unit kapal selam Scorpene Evolved bersama PT PAL ini, belakangan juga menawarkan frigat ultra modern kepada TNI AL, termasuk opsi membangun di Indonesia, yang dimaksud adalah Defense and Intervention Frigate (FDI), yang dikenal sebagai frigat Belharra class. (more…)

Heavy frigate FREMM (Frégate européenne multi-mission) atau European multi-purpose frigate, sudah pernah bertandang ke Indonesia, yakni dengan kehadiran frigat Italia ITS Carabiniere F593 (Bergamini class) pada Maret 2017 di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Namun itu FREMM Italia, sementara FREMM dari Perancis yang disebut Aquitaine Class, sejauh ini belum pernah menyapa Indonesia. (more…)