Tag: AKS

Tak Pernah Absen di RIMPAC, Dongkrak Pamor Kapal Selam Changbogo Class

Sebagai sekutu dekat Amerika Serikat, wajar bila Korea Selatan rajin turut dalam gelaran latihan tempur yang digelar Negeri Uwak Sam, terkhusus yang terkait kawasan Asia Pasifik. Dan dari beragam tajuk latihan perang, Multilateral RIMPAC (Rim Of The Pacific) yang diselenggarakan dua tahun sekali di Hawaii, tak pernah luput dari kesertaan Negeri Ginseng tersebut. Bila Indonesia baru di 2014 mengirimkan kapal perangnya, maka armada kapal perang Korea Selatan sudah sejak 2002 terlibat aktif di RIMPAC. (more…)

Terkait Performa, TNI AL Hentikan Operasional NBO-105 dalam Misi UNIFIL

Di tengah keterbatasan alutsista, sejak 2009 Indonesia secara rutin mengirimkan kapal perangnya yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF) UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). Secara bergantian korvet-korvet TNI AL bergabung dengan kapal perang dari Bangladesh, Brazil, Jerman, Turki dan Yunani dalam MTF UNIFIL. Dan menedukung kehadiran elemen kapal perang, setiap misi korvet TNI AL selalu didukung dengan satu unit helikopter. (more…)

Skoryy Class: Jejak Sejarah Destroyer Kedua di Indonesia

KRI Siliwangi 201

Jika ada yang bertanya, apakah ada ‘sisa’ kapal perang ini yang dapat dilihat? Maka jawabannya memang tidak ada. Namun paling tidak, dari beberapa foto yang terpublikasi, sosok kapal perang jenis perusak (destroyer) Skoryy Class yang pernah dimiliki TNI AL (d/h ALRI) ini pernah menorehkan kisah sejarah perkembangan alutsista di Tanah Air, di jaman Indonesia dipandang sebagai kekuatan militer terbesar di Asia Selatan. (more…)

TNI AL Sebar Korvet Parchim Class Untuk Komando Armada III

Seiring dengan pembentukan Komando Armada III (Koarmada III) di Sorong, Papua Barat yang diresmikan pada 11 Mei 2018, maka secara langsung diikuti pula dengan reorganisasi struktur kekuatan tempur dan alutsista yang menyertai. Selain kekuatan Marinir setingkat divisi dalam Pasmar (Pasukan Marinir) III, dari unsur laut juga mulai dipersiapkan penempatan kapal perang sebagai kekuatan organik Koarmada III. Seperti salah satu kabar yang beredar adalah ‘pendistribusian’ korvet Parchim Class (aka – Kapitan Pattimura Class) untuk Koarmada III. (more…)

FLIR Star SAFIRE 380HD: Penjejak Berbasis Thermal Terbaru di CN-235 220 MPA Puspenerbal TNI AL

Skadron Udara 800 Puspenerbal TNI AL belum lama berselang telah menerima pesanan keempat pesawat intai maritim CN-235 220 MPA dari PT Dirgantara Indonesia. Persisnya pada Selasa, 9 Januari 2018, satu unit CN-235 220 diterima oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang didampingi KSAL Laksamana TNI Ade Supandi. Dibanding ketiga pesawat terdahulu, ternyata ada yang berbeda pada unit keempat ini, dimana ada perubahan posisi penempatan sensor FLIR (Forward Looking Infrared). (more…)

Setelah 17 Tahun, TNI AL Kini Resmi Menerima Helikopter AKS Terbaru, AS565 MBe Panther!

Sejak tahun 2000, TNI AL tak lagi mengoperasikan helikopter AKS (Anti Kapal Selam), pasca dipensiukannya Westland Wasp karena usianya telah uzur. Dan kini setelah 17 tahun berselang, Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) kini telah memiliki helikopter AKS keluaran terbaru, AS565 MBe Panther yang hari ini (29/9) secara resmi diserahkan oleh pihak PT Dirgantara Indonesia (PT DI) kepada TNI AL di fasilitas Hanggar Rotary Wing PT DI di Bandung, Jawa Barat. (more…)

Di HUT TNI Ke-72, Dua Helikopter AKS AS565 MBe Panther Akan Unjuk Kebolehan

Dari aspek udara, acara puncak HUT TNI Ke-72 pada 5 Oktober mendatang di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, dijadwalkan juga akan dimeriahkan dengan penampakkan dua helikopter AKS (Anti Kapal Selam) AS565 MBe Panther pesanan Kementerian Pertahanan untuk Puspenerbal TNI AL. Selain AH-64 Apache, kemunculan helikopter ini menjadi sesuatu yang amat ditunggu, mengingat Indonesia tertinggal dari Australia, Singapura, Malaysia dan Thailand dalam kepemilikan helikopter AKS. (more…)

Misi Anti Kapal Selam, TNI AL Waspadai “Shadow Zone”

Teknologi sonar (Sound Navigation And Ranging) sampai saat ini masih yang paling diandalkan dalam misi peperangan bawah air, khususnya dalam mengendus keberadaan dan posisi kapal selam lawan. Namun, apa yang terjadi bila ada suatu zona di bawah laut yang aman atau bebas dari suhu dan salinitas. Maka yang muncul adalah shadow zone, wilayah di bawah permukaan laut yang tidak dapat dideteksi oleh sonar pencari. Di shadow zone inilah acap kali kapal selam lawan atau kapal selam asing dapat ‘ngetem’ sembari melakulan misi pengintaian. (more…)