Tag: AKS

Tampil Lebih Garang, Helikopter AKS AW159 Wildcat Kini Dibekali ‘Sayap’ Bersenjata

Jagad pemerhati alutsista tentu telah mendengar tentang kemampuan helikopter anti kapal selam (AKS) Leonardo AW159 Wildcat, khususnya saat helikopter ini resmi diakuisisi oleh AL Filipina beberapa waktu lalu. Dan belum lama ini, Leonardo memperkenalkan kemampuan baru dari Sang Kucing Liar ini, dimana AW159 Wildcat dapat dipasangi sepasang sayap. Seperti sudah diduga, penambahan sayap bukan untuk urusan aerodinamis, melainkan agar Wildcat dapat lebih banyak menggotong persenjataan dalam sekali terbang. (more…)

Rusia Mulai Gelar “Harmony,” Modul Mata-mata di Dasar Lautan

Meski terus dikuyo-kuyo oleh Amerika Serikat, seperti pada penerapan Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) yang mengganjal penjualan alutsista, bukan berarti ambisi Rusia redup dalam gelora pengaruh politik dan militer global. Setelah menunjukan tajinya di Suriah, segmen dunia bawah air kabarnya mulai akan digeber oleh Negeri Beruang Merah tersebut. Selain memunculkan sosok kapal selam nuklir terpajang dan torpedo berhulu ledak nuklir, lini sistem penjejak bawah air dalam lingkup anti submarine warfare juga bakal digenjot, persisnya mulai 2020 Rusia bakal mulai menggelar hydro acoustic surveillance system. (more…)

TrakkaCam TC-300 – Inilah Kamera Pengintai untuk Helikopter AKS AS565 MBe Panther TNI AL

Bila merujuk ke pernyataan Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Laksamana Muda TNI Agus Setiadji saat seremoni penyerahan 5 unit heli AS565 MBe Panther di hanggar rotary wing PT DI (24/1/2019), disebutkan bahwa unit pertama dari dua unit pesanan helikopter AS565 MBe Panther full AKS (Anti Kapal Selam) akan diterima Kemhan dari PT Dirgantara Indonesia pada September 2019. Dan, apakah di bulan ini akan ada serah terima helikopter full AKS tersebut? (more…)

Almaz Project 23420 – Pertahankan RBU-6000, Inilah Desain Korvet Anti Kapal Selam AL Rusia

Bagi Angkatan Laut Rusia keberadaan korvet untuk misi Anti Kapal Selam (AKS) masih tetap dibutuhkan. Dengan bobot tonase kapal yang terbilang sedang, korvet dipercaya sebagai wahana yang efektif untuk menguber, mengidentifikasi dan menghancurkan kapal selam. Setelah di dekade 70-an merilis Grisha Class dan project 1331M yang kemudian diwujudkan Jerman Timur sebagai Parchim Class (aka – Kapitan Pattimura Class). Saat ini muncul desain baru korvet AKS yang bukan tak mungkin untuk diproduksi Rusia di masa depan. (more…)

AL Filipina Terima AW159 Wildcat, Helikopter Anti Kapal Selam dengan Radar AESA

Bicara tentang helikopter dengan kemampuan anti kapal selam (AKS), rupanya ada sedikit persamaan antara Indonesia dan Filipina. Indonesia lewat Puspenerbal nantinya akan menerima dua unit helikopter AS565 Mbe Panther dengan kemampuan full AKS (dari 11 unit helikopter Panther yang dipesan). Sementara Filipina sejak Maret 2016 telah menandatangani kontrak pengadaan dua unit Leonardo (d/h AgustaWestland) AW159 Wildcat dengan nilai 100 juta euro. (more…)

Besok! 10 Helikopter AS565 MBe Panther Lengkapi Kekuatan Udara TNI AL

Dalam tiga kali penyerahan, sampai saat ini sudah 5 unit helikopter AKS (Anti Kapal Selam) AS565 MBe Panther yang diserahkan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) untuk kebutuhan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal). Dan menurut rencana, pada Kamis (24/1/2019), PT DI di Bandung kembali akan melakukan seremoni penyerahan 5 unit helikopter produksi Airbus Helicopters ini kepada Kementerian Pertahanan. Dengan penyerahan tersebut, maka sudah 10 unit AS565 MBe Panther yang telah diserahkan oleh PT DI.

(more…)

ATR-72 600 MPA, Berjaya di Regional Airliner Kini Bertarung di Pasar Intai Maritim

Bagi rute penerbangan domestik dan perintis, nama ATR-72 seolah menjadi raja di Tanah Air, khususnya untuk segmen turbo propeller. Dioperasikan olen Garuda Indonesia, Wings Air dan Kalstar, debut pesawat besutan ATR (Aerei da Trasporto Regionale atau Avions de Transport Régional) begitu akrab dalam menunjang transportasi udara nasional. Bahkan operator terbesar ATR-72 di dunia adalah Wings Air (Lion Air Group) – 56 unit dari Indonesia. (more…)